Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Value Crisis in SMEs Branding Communication: A Systematic and Bibliometric Study of Business Ethics Transformation Hartati, Sri; Karim, Edwin; Alam, Naufal Shayed; Wijaya, Fanji
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.12340

Abstract

In today’s complex digital and ethical business environment, MSMEs face increasing tension between market-driven branding strategies and the integration of authentic ethical values. This study identifies a core problem in the literature: a persistent fragmentation between performance-oriented branding and ethics-oriented communication within MSME practices. Using a Systematic Literature Review (SLR) guided by PRISMA 2020 and supported by bibliometric tools (Bibliometrix and VOSviewer), we analyzed 79 Scopus-indexed articles published between 2015 and 2025. The analysis reveals three dominant conceptual clusters: (1) digital branding and social media, (2) sustainability and CSR integration, and (3) ethical legitimacy and stakeholder value. Despite increasing attention to sustainability, ethical dimensions often remain symbolic or fragmented. As a response, this study proposes a novel framework integrating digital strategy, value-based sustainability, and ethical stakeholder legitimacy. The study contributes a conceptual foundation for future research and offers practical guidance for branding strategies that are not only performative but also ethically grounded and socially legitimate.
Penerapan Aplikasi Crapco Dalam Meningkatkan Efektivitas Pengolahan Sampah Rumah Tangga di Desa Sayang, Kabupaten Sumedang Aina, Qorri; Hartati, Sri; Karim, Edwin; Aldianto, Leo; Karuza, Naura Pasya
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3908

Abstract

Di berbagai wilayah permasalahan sampah rumah tangga selalu menjadi isu krusial, termasuk di Desa Sayang Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Hal tersebut dipicu dari kurangnya kesadaran masyarakat dalam pemilahan dan pengolahan sampah yang berdampak pada pencemaran lingkungan dan kesehatan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengolahan sampah rumah tangga di Desa Sayang melalui penerapan aplikasi CRAPCO Indonesia yang dipadukan dengan pelatihan dan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi: sosialisasi, pelatihan untuk menyampaikan pemahaman tentang pentingnya pengolahan sampah rumah tangga, serta pengenalan aplikasi CRAPCO Indonesia, pendampingan,dan monitoring. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah, serta kemampuan dalam memanfaatkan aplikasi CRAPCO untuk mengolah sampah organik menjadi kompos dan ecoenzyme. Mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara efektif dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI KELOMPOK WANITA NELAYAN MELALUI PEMBENTUKAN KOPERASI POKLAHSAR Hartati, Sri; Dugani, Rudi; Karim, Edwin; Alam, Naufal Shayed
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24756

Abstract

Permasalahan yang ditangani adalah keberadaan wanita/istri nelayan sebagai penyokong kebutuhan ekonomi rumah tangga sangat dibutuhkan mengingat para suami yang bekerja sebagai nelayan tidaklah dapat digantungkan dari sisi penghasilan. Besarnya kontribusi istri nelayan terhadap peningkatan pendapatan ekonomi rumah tangga nelayan tradisional merupakan salah satu wujud kemampuan dan kemandirian kaum wanita di daerah pesisir untuk menopang ekonomi keluarganya. Seiring dengan berjalannya usaha mereka, tidak sedikit dari anggota POKLAHSAR mengalami masalah dalam modal usaha, terlebih pada saat pandemi ini. Saat ini kelompok belum mampu memberikan bantuan dalam hal modal usaha, padahal kelompok ini sudah memiliki nilai “kekuatan “ dan kekompakan bekerja sama dalam aktivitas usaha terutama dalam menyebarkan pengetahuan dan keterampilan usaha.