Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGELOLAHAN PEMBIAYAAN DANA TALANGAN HAJI MELALUI AKAD QARDH PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (BTN) SYARIAH CABANG MAKASSAR Bidol, Syamsuddin; Astuti, Andi
MANOR: JURNAL Manajemen dan Organisasi Review Vol 3 No 1 (2021): MANOR: Jurnal Manajemen dan Organisasi Review
Publisher : MANOR: JURNAL Manajemen dan Organisasi Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengetahui bagaimana pembiayaan dana talangan haji melalui akad Qardh merupakan pemecahan masalah yang perlu diketahui masyarakat. Setiap bank mempunyai cara sendiri dalam mengumpulkan dana pihak ketiga, bank tabungan negara (BTN) syariah adalah salah satu bank yang mempunyai suatu produk yang dapat meningkatkan modal yaitu produk tersebut dikenal dengan nama dana talangan haji. Untuk mengetahui Pengelolaan Pembiayaan Dana Talangan Haji Melalui Akad Qardh Pada PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Cabang Makassar sesuai dengan fokus penelitian dan rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, maka digunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, yang hasil penjabarannya akan dituangkan dalam bentuk deskriptif. Dari hasil penelitian Dalam talangan ini yang dilaksanakan oleh Bank BTN Syariah cabang Makassar menggunakan akad Qardh, yaitu pinjaman yang diberikan kepada nasabah dengan ketentuan bahwa nasabah wajib mengembalikan dana yang diterimanya pada waktu yang telah disepakati tanpa di ikuti atas kepemilikan barang itu sendiri. Sumber dana pinjaman Qardh yaitu untuk dana talangan diproleh dari dana pihak ketiga yang berinvestasi sepanjang tidak merugikan kepentingan nasabah pemilik dana dan bank yang mengelola serta menentukan arah investasinya. Kata Kunci :Talangan haji dan Akad Qardh
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG BERDAMPAK HUKUM DI MEDIA SOSIAL TWITTER Astuti, Andi; Salam, Salam; Sultan, Sultan
Panrita: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah serta Pembelajarannya Vol 4, No 3 (2024): PANRITA: Jurnal Bahasa dan Sastra Daerah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe: (1) the use of declarative speech acts in hate speech cases on Twitter social media. (2) describe the use of interrogative speech acts in cases of hate speech on Twitter social media. (3) describe the use of imperative speech acts in cases of hate speech on social media Twitter. This study uses a type of qualitative research with descriptive analysis. This study describes the use of declarative, interrogative, imperative speech acts in cases of hate speech on Twitter social media. Data collection techniques are carried out by capturing all the data and information needed by observing and capturing data, making the results of the analysis. This study uses research instruments, namely: the researcher acts as the main instrument and supporting instruments in the form of gadgets, laptops, and stationery. The results of the study reveal that in @dinadianne's uploads there are comments on the use of declarative speech acts in hate speech in this study in the form of words, phrases and sentences. The use of interrogative speech acts in the form of sentences. The use of imperative speech acts in the form of sentences.
PENGELOLAHAN PEMBIAYAAN DANA TALANGAN HAJI MELALUI AKAD QARDH PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (BTN) SYARIAH CABANG MAKASSAR Bidol, Syamsuddin; Astuti, Andi
JURNAL MANAJEMEN & ORGANISASI REVIEW (MANOR) Vol. 3 No. 1 (2021): MANOR: Jurnal Manajemen dan Organisasi Review
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/mjo.v3i1.281

Abstract

Mengetahui bagaimana pembiayaan dana talangan haji melalui akad Qardh merupakan pemecahan masalah yang perlu diketahui masyarakat. Setiap bank mempunyai cara sendiri dalam mengumpulkan dana pihak ketiga, bank tabungan negara (BTN) syariah adalah salah satu bank yang mempunyai suatu produk yang dapat meningkatkan modal yaitu produk tersebut dikenal dengan nama dana talangan haji. Untuk mengetahui Pengelolaan Pembiayaan Dana Talangan Haji Melalui Akad Qardh Pada PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Cabang Makassar sesuai dengan fokus penelitian dan rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, maka digunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, yang hasil penjabarannya akan dituangkan dalam bentuk deskriptif. Dari hasil penelitian Dalam talangan ini yang dilaksanakan oleh Bank BTN Syariah cabang Makassar menggunakan akad Qardh, yaitu pinjaman yang diberikan kepada nasabah dengan ketentuan bahwa nasabah wajib mengembalikan dana yang diterimanya pada waktu yang telah disepakati tanpa di ikuti atas kepemilikan barang itu sendiri. Sumber dana pinjaman Qardh yaitu untuk dana talangan diproleh dari dana pihak ketiga yang berinvestasi sepanjang tidak merugikan kepentingan nasabah pemilik dana dan bank yang mengelola serta menentukan arah investasinya. Kata Kunci :Talangan haji dan Akad Qardh
The Mediating Role of Wara’ in Green Halal Purchase Behavior among Generation Z Astuti, Andi; Razak, Syaparuddin; Farida, Ida
Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Vol. 12 No. 4 (2025): November-2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/vol12iss20254pp375-388

Abstract

This study aims to analyze the mediating role of wara’ in linking Islamic ethics, religious norms, and environmental awareness to green halal purchase behavior among Generation Z consumers. A survey was conducted with 157 Muslim Gen Z respondents in South Sulawesi using convenience sampling and a five-point Likert scale. Data were analyzed using SEM-PLS (SmartPLS 4) through measurement and structural model assessments. The findings indicate that Islamic ethics significantly influence the formation of wara’, and wara’ serves as a mediator that strengthens green halal purchase behavior. Religious norms directly affect consumer behavior, while environmental awareness reinforces ethical consumption orientation. These results demonstrate that the internalization of moral and spiritual values contributes to more consistent sustainable consumption behavior. The study implies the importance of halal literacy programs, value-based education, and ethical marketing strategies to cultivate responsible, sustainability-oriented consumer behavior aligned with Islamic principles.
Digitalisasi dan Kolaborasi Sebagai Upaya Ketahanan Ekonomi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Astuti, Andi; Mahfudnurnajamuddin, Mahfudnurnajamuddin; Imaduddin, Imaduddin
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v11i2.2579

Abstract

ABSTRAKDigitalisasi telah menjadi faktor penting dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam meningkatkan kolaborasi antar UMKM. Pendekatan deskriptif-analitik digunakan untuk menggambarkan fenomena digitalisasi secara rinci dan mengidentifikasi hubungan dengan kolaborasi UMKM. Data diperoleh melalui tinjauan literatur, studi kasus, dan observasi pada UMKM yang telah mengadopsi teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi mempermudah UMKM dalam menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Selain itu, digitalisasi membuka peluang kolaborasi melalui pertukaran informasi, berbagi sumber daya, dan partisipasi dalam promosi bersama. Koperasi modern juga menjadi wadah strategis yang mendukung kolaborasi antar UMKM dengan menyediakan akses pembiayaan, pelatihan, dan layanan lainnya. Namun, tantangan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan akses teknologi di daerah terpencil masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait untuk menyediakan pelatihan, pendampingan, dan subsidi teknologi bagi UMKM. Digitalisasi tidak hanya menjadi alat untuk meningkatkan daya saing tetapi juga langkah strategis untuk menciptakan inovasi dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan optimalisasi digitalisasi, UMKM memiliki potensi besar untuk menghadapi tantangan global dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.Kata Kunci: Digitalisasi, UMKM, Kolaborasi, Efisiensi OperasionalABSTRACTDigitalization has become a crucial factor in supporting the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia. This study aims to analyze the role of digitalization in enhancing collaboration among MSMEs. A descriptive-analytical approach was employed to provide an in-depth depiction of digitalization phenomena and to identify its relationship with MSME collaboration. Data were collected through literature reviews, case studies, and observations of MSMEs that have adopted digital technology. The findings reveal that digitalization facilitates MSMEs in accessing broader markets, improving operational efficiency, and strengthening customer relationships. Additionally, digitalization creates opportunities for collaboration through information exchange, resource sharing, and joint promotion participation. Modern cooperatives also serve as strategic platforms supporting MSME collaboration by providing access to financing, training, and other services. However, challenges such as low digital literacy, limited infrastructure, and restricted technology access in remote areas remain significant barriers. This study emphasizes the importance of support from the government and related institutions in providing training, mentoring, and technology subsidies for MSMEs. Digitalization is not merely a tool for enhancing competitiveness but also a strategic step toward fostering innovation and inclusive economic growth. By optimizing digitalization, MSMEs have the potential to tackle global challenges and contribute to sustainable economic development.Keywords: Digitalization, MSMEs, Collaboration, Operational Efficiency