Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Use of Two Stay Two Stray Strategy to Improve Students Writing Ability in Report Text Fatmawati, Ita
Tell : Teaching of English Language and Literature Journal Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : English Department FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/tell.v7i1.2695

Abstract

Two stay two stray strategy is a fun learning activity because the strategy makes students motivated in learning to write report text. This research uses classroom action research to solve some problems at class IX SMP Al-muhajirin somengko in learning to write English. The problems are less interested in writing English, lack of ideas, grammar, and lack vocabulary. Based on the problems the writer tried to conduct classroom action research by applying two stay two stray strategy. The purpose of this research are: (1) To describe the implementation of two stay two stray strategy in teaching writing for nine grade students of SMP Al-Muhajirin Sumengko. (2) To describe the improvement of writing ability of nine grade students of SMP Al-Muhajirin Sumengko after implementing two stay two stray strategy. (3) To describe the student's response to the implementation of two stay two stray strategy. This study was conducted in 1 cycle of two meetings through four stages: planning, action, observation, and reflection. Data collected through observation checklist, field notes, and questionnaires. The result from data analysis found that students' ability improved after post-activity assignment. The evident is  from the results of tests showing the pre-activity assignment data is 13.6 with the category of students adequate to fair, after post activity assignment is 15.7 with category student ability good to adequate. It can be concluded that two stay two stray strategy is successfully implemented to improve the ability to write students.
Metode Penyajian Tafsir Al Qur'an Berbasis Moderasi Beragama Andriani, Novia; Fatmawati, Ita; Ilma, Syaikhotul; Farih, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36392

Abstract

Moderasi beragama dalam ranah tafsir menekankan keseimbangan antara teks dan konteks, rasionalitas dan spiritualitas, serta kesetiaan terhadap tradisi ulama klasik sekaligus keterbukaan terhadap perkembangan sosial kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyajian tafsir Al-Qur’an yang berorientasi pada prinsip moderasi beragama sebagai pendekatan keilmuan dan praksis keagamaan yang relevan dengan konteks keberagamaan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dari karya-karya tafsir modern dan kontemporer, serta dokumen literatur terkait moderasi beragama. Analisis dilakukan dengan menelaah prinsip penafsiran moderat, seperti tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal dalam menentukan makna ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penyajian tafsir berbasis moderasi beragama tidak hanya menawarkan struktur penjelasan ayat yang sistematis, tetapi juga menyediakan kerangka interpretatif yang lebih inklusif, dialogis, dan solutif terhadap problem sosial keagamaan. Penyajiannya melibatkan tiga aspek utama: (1) kerangka nilai moderasi, (2) pendekatan metodologis dalam penafsiran, dan (3) penyajian yang membangun pemahaman publik yang sehat dan toleran. Penerapan metode tersebut pada QS. Al-Hujurat ayat 13 memperlihatkan bahwa pesan tentang kesetaraan manusia, larangan diskriminasi, dan urgensi moralitas takwa dapat disampaikan melalui penafsiran yang memperhatikan dimensi historis-tekstual sekaligus kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini menegaskan bahwa model penyajian tafsir moderat dapat menjadi alternatif penting dalam pengembangan kajian tafsir Al-Qur’an di era kontemporer, khususnya dalam mendorong pemahaman keagamaan yang lebih damai, interaktif, dan responsif terhadap dinamika pluralitas bangsa.