Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Suku Quraisy Dan Konstribusinya Terhadap Gaya Dialek Teks Al- Qur’an Farih, Muhammad
JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication Vol. 3 No. 02 (2023): September
Publisher : Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/jadid.v3i02.701

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Hikmah wahyu Al-Qur'an yang Mulia dalam bahasa Arab, Suku Quraisy dikenal karena kehormatannya, statusnya yang tinggi, kemuliaan yang otentik, dan kesucian tempatnya di antara semua orang Arab. Pada masa jahiliyah dan pada masa awal Islam, Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Menurut Creswell, penelitian kualitatif adalah pendekatan untuk membangun pernyataan pengetahuan berdasarkan perspektif-konstruktif (misalnya, makna-makna yang bersumber dari pengalaman individu, nilai-nilai sosial dan sejarah, dengan tujuan untuk membangun teori atau pola pengetahuan tertentu), atau berdasarkan pertisipatori (misalnya orientasi terhadap isu, politik, kolaborasi atau perubahan), atau keduanya. Hasil dari penelitan ini menunjukan adanya kontribusi & pengaruh suku quraisy terhadap aaya dialek teks Al- Qur’an, Al-Qur’an diturunkan dalam dialek Quraisy, karena itu diturunkan kepada mereka karena semua bahasa orang Arab biasa merujuknya selama musim haji, perdagangan, dan lainnya, karena itu adalah bahasa yang dominan di antara semua bahasa pada waktu itu dan yang paling fasih dari semua bahasa. Sama seperti Nabi saw adalah Quraisy, Bahasa Quraisy adalah campuran dari bahasa-bahasa Arab mengambil dari bahasa-bahasa terbaik yang dekat dengannya, seperti bahasa Thaqif, Hawazin, Hudhail, dan Bani Saad, dan juga mengambil dari bahasa suku-suku yang datang ke Makkah dari tempat yang jauh, seperti bahasa Tamim, Al-Qur'an adalah dalam bahasa Quraisy. agar sesuai dengan semua bahasa suku dan dengan cara yang diketahui semua bahasa orang Arab. Konsep dialek Al-Qur'an adalah bahasa yang dibangun dan digunakan seseorang untuk berbicara, merupakan salah satu metode untuk berbicara. pertunjukan dalam bahasa yang diketahui suatu kelompok tertentu dari yang lain, seperti dialek pedagang, atau dialek desa, kata-kata kasar yaitu kekerasan, tajam, dan timbre ucapan dikatakan, artinya sedih, dan ini diketahui dengan merasakan nada dialeknya, dan dikatakan sebagai bahasa daerah, yaitu bahasa sehari-hari atau bahasa sehari-hari, dan berbeda dengan bahasa baku dalam pengucapan, tata bahasa, dan kosa katanya. Kata Kunci : Suku Quraisy, Dialek Al- Qur’an
الذكاءات المتعددة وأثرها في تعليم مهارة الكلام بمركز ترقية اللغة العربية المكثفة ولاية الهاشمية للبنات معهد النور الجديد الإسلامي بيطان Farih, Muhammad; Rauhillah, Siti; Robiatul Adawiyah, Yayah; Munawwaroh, Wardatul
JURNAL IJ-ATL Vol 6, No 1 (2022): Arabic Teaching and Learning
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/ijatl.v6i1.4004

Abstract

كانت تعتمد مهارة الكلام على القدرة التي تتطلب ذكاءً متعددًا لدى الطلاب في تعلم اللغة العربية. كان الغرض من هذا البحث وصف تطبيق الذكاءات المتعددة في تعلم مهارة كلام بمركز ترقية اللغة العربية المكثفة ولاية الهاشمية للبنات معهد النور الجديد الإسلامي بيطان. يستخدم هذا البحث طريقة نوعية باستخدام دراسة الحالة. أظهرت النتائج أن الذكاءات المتعددة في تعلم مهارة الكلام يمكن أن تزيد من مواهب اهتمامات الطلاب في المؤسسة وتمكنت من جعل معظم طالبات المدارس الإعدادية في بمركز ترقية اللغة العربية المكثفة ولاية الهاشمية للبنات يجيدون التحدث باللغة العربية بطلاقة من خلال مشاركة المسابقات والمواهب، ويُظهر تطبيق الذكاءات المتعددة تطورًا إيجابيًا في تنمية مهارة الكلام لدى الطالبات.
Islamic Education in the Formation of Religious Moderation Attitudes in the Selosari Magetan Community Suwito, Eko; Farih, Muhammad
EDU-RELIGIA : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya Vol 7 No 2 (2024): Edu-Religia : Jurnal Keagamaan dan Pembelajarannya
Publisher : Program Pascasarjana Pendidikan Islam Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/edu-religia.v7i2.8974

Abstract

This research aims to explore the role of Islamic education in shaping religious moderation attitudes in the community of Selosari Village, Magetan, East Java. The research uses a qualitative descriptive method with a case study design, data collection techniques are carried out through in-depth interviews, observations, and documentation during January to June 2023, with data analysis using data reduction, data presentation, and drawing conclusions that are validated through source triangulation. The results of the study show that Islamic education plays a significant role in the formation of religious moderation attitudes through the integration of moderation values in the curriculum, inclusive teaching methods, and active community involvement, despite facing challenges from the influence of radical groups. The conclusion of the study shows that Islamic education in Selosari has succeeded in forming religious moderation attitudes through an integrated approach and community involvement.
PENDIDIKAN ISLAM MODERAT DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER RELIGIUS DAN KEBANGSAAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Ulfa, Fahrunisa Miladia; Farih, Muhammad
Jurnal Al-Fatih Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 8 No. 1 Januari-Juni 2025
Publisher : STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/alfatih.v8i1.445

Abstract

This study aims to explore the application of moderate Islamic education in the learning process of Islamic Religious Education (PAI) at SMP Negeri 17 Gresik, as well as its contribution to the formation of students' religious and nationalism characters. The method used was a qualitative approach with a case study type, where data were collected through interviews, observations, and documentation involving the principal, teaching staff, and a number of students. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman technique. The results showed that the application of the principles of religious moderation in Islamic education learning plays a major role in enriching the study of Islamic education development, especially in strengthening the value of moderation at the secondary education level. This study specifically presents empirical evidence related to the implementation of religious moderation values in SMP Negeri 17 Gresik, which can be used as a reference for other educational institutions to integrate these values into their curriculum and teaching and learning process. In addition, this study offers a critical evaluation of the practice of moderate Islamic education, which is useful for consideration in developing more effective teaching strategies by educators and policy makers. The implementation of religious moderation values is proven to have a positive influence on the formation of students' religious character and nationalism, by encouraging attitudes of tolerance, openness, and respect for diversity. In conclusion, the internalization of moderation values not only strengthens an inclusive and rahmatan lil 'alamin religious foundation, but also fosters a sense of patriotism, social responsibility, and national spirit in students. This finding is very relevant in strengthening the character of the Indonesian nation in the midst of ethnic, cultural and religious diversity.
Implementasi Manajemen Kelas Pada Pembelajaran Bahasa Arab Siswa Unggulan kelas VIII A MTs Mambaus Sholihin Farih, Muhammad
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 2 No 02 (2024): DESEMBER
Publisher : LUGHATI: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/lughati.v2i02.1315

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui tentang bagaimana guru bahasa Arab di MTs Mambaus Sholihin dalam memgimplementasikan manageman kelas sehingga pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran karena demgan manajemen kelas yang baik dan tersistem dapat mengoptimalkan materi pelajaran bahasa Arab, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Karena penelitian ini berusaha mengungkapkan efektifitas managemen kelas Alasan peneliti menggunakan metode kualitatif karena: menyajikan langsung hakikat hubungan antara peneliti dan responden dengan tujuan supaya lebih peka, dan agar data dalam penelitian dapat dianalisis secara mendalam. Diantara hasil penelitan ini adalah Manajemen kelas yang diterapkan dalam mengoptimalkan pembelajaran bahasa Arab di kelas VIII A meliputi: perencanaan pembelajaran, pengorganisasian pembelajaran, pengkomunikasian, pemilihan metode, penggunaan, Usaha-usaha yang dilakukan dalam manajemen kelas untuk mengoptimalkan pembelajaran bahasa Arab siswa unggulan dikelas VIII A, adalah: mempersiapkan tugas administratif, memberi motivasi kepada siswa, membuat modul sesuai dengan materi, mengatasi setiap permasalahan siswa, memilih metode, membentukan kelompok diskusi, meningkatkan kedisiplinan siswa.
Prinsip Pendidikan Islam Moderat Dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 143 Dan Surah Al-Qalam Ayat 28 Lailiyah, Asma’ul Izzatul; Farih, Muhammad
AL MURABBI Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Al-Murabbi
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/amb.v9i2.5293

Abstract

The Qur'an characterizes the Muslim community as a wasat community. In this context, all actions and behaviors must reflect moderation. To achieve this attitude, more effort is needed because this attitude is not taken from granted. The development of Muslims, especially young people who are far from being moderate, is an indication that moderation is not well projected. To form this attitude, it is necessary to conceptualize how the Qur'an provides a logical structure in the attainment of becoming a wasat community. Among the verses of the Qur'an that discuss this topic are Q.S. Al-Baqarah verse 143 and Q.S. Al-Qalam verse 28. This structure can then be used to provide education and planting to the younger generation through education in schools. The approach used in this research is a qualitative approach with a type of library research. This study analyses the principles of moderate Islamic education in Q.S. Al-Baqarah Verse 143 and Q.S. Al-Qalam Verse 28. The results of this study indicate that the principles of moderate Islamic education in Q.S. Al-Baqarah Verse 143 namely balance and diversity principles in which these principles can be realized through an inculcation approach and a cognitive moral development approach. While the principle of moderate Islamic education in Q.S. Al-Qalam Verse 28 namely the principles of openness, balance, and integration in which these principles can be realized through a value analysis and clarification approach and an action learning approach.
Utilization of Black Soldier Fly (BSF) as Green Technology in Coconut Waste Management and Farmers’ Economic Empowerment Farih, Muhammad; Lajaria, Ridha Taurisma; Djauhar, Asri; Tandipayuk, Grace Permatasari
MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Vol 8 No 1 (2025): December Period
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/mandar.v8i1.5791

Abstract

This study aims to analyze farmers’ perceptions, attitudes, and readiness to adopt the Black Soldier Fly (BSF) technology as an environmentally friendly innovation in coconut waste management in the Konawe Islands, Indonesia. A descriptive quantitative approach was used by surveying 45 coconut farmers in Pewalea village. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using descriptive statistics with a Likert scale. The results indicate that 71.1% of farmers had never heard about BSF technology, while 77.8% expressed positive attitudes toward its implementation. A total of 55.6% were willing to adopt the technology if training and assistance were provided, and 64.4% identified access to capital as the main determinant of adoption. This study highlights the potential of BSF as a green innovation supporting circular economy practices and sustainable entrepreneurship in rural areas. The implication of this research is that the successful adoption of BSF technology requires integrated policies that strengthen farmers’ access to training, financial support, and market networks, which in turn can enhance rural economic resilience and environmental sustainability
Motivasi Wali Santri Dalam Memilih Pondok Pesantren Daruttauhid Malang Sebagai Lembaga Pembelajaran Bahasa Arab: Motivasi Wali Santri Dalam Memilih Pondok Pesantren Daruttauhid Malang Sebagai Lembaga Pembelajaran Bahasa Arab Farih, Muhammad
Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 3 No 02 (2025): DESEMBER
Publisher : LUGHATI: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/lughati.v3i02.1361

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang menjadi motivasi orang tua mempertimbangkan pondok pesantren agar mampu menjawab berbagai tantangan dan permasalahan dalam pembelajaran bahasa Arab kontemporer dengan proses pendidikan dan pengajaran yang lebih terpadu. Penelitian ini menggunakan metode yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis fakta-fakta yang ditemukan di lapangan yang bersifat verbal, kalimat, fenomena pada wali santri Pondok Pesantren Daruttauhid Malang dengan pendekatan studi kasus karena informasi data yang dibutuhkan digali dan dikumpulkan dari kasus-kasus yang ada di lapangan penelitian. Dalam penelitian ini peneliti akan berperan sebagai instrumen kunci (researcher as key instrument), dimana peneliti akan mengumpulkan sendiri data-data yang ingin dicarinya melalui dokumentasi, observasi perilaku, dan wawancara dengan partisipan. Diantara hasil penelitian ini adalah motivasi orang tua dalam memilih Pondok Pesantren Daruttauhid Malang sebagai lembaga pendidikan bahasa Arab. Berdasarkan fakta-fakta yang terjadi di lapangan yaitu adanya keinginan wali santri yang mengharapkan anaknya memiliki kemampuan bahasa Arab. Motivasi wali santri dalam memilih pendidikan berbasis pondok pesantren bagi putra-putrinya merupakan langkah yang sangat tepat untuk dilakukan terutama dalam hal pengembangan kemampuan berbahasa. Faktor pendukung motivasi wali santri dalam memilih Pondok Pesantren Daruttahid Malang sebagai lembaga pendidikan bagi putra-putrinya adalah karena lingkungan bahasa Arab dan alumni Pondok Pesantren Daruttahid Malang,
Collaborative Learning Strategy in Alfiyah Memorization and Arabic Language Learning at Madrasah Aliyah Mambaus Sholihin Gresik Makinuddin, Mohammad; Farih, Muhammad; Ghofur, Abdul; Khofiyah, Ummu
Al-Fusha : Arabic Language Education Journal Vol 8 No 1 (2026): January
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/alfusha.v8i1.2506

Abstract

This study aims to analyse the application of collaborative learning strategies in strengthening the memorization of Alfiyah and its implications for Arabic language learning at Madrasah Aliyah Mambaus Sholihin Gresik. The method used is qualitative case study with data collection through interviews, observation, and documentation involving teachers and students as informants. The results show that collaborative learning is effective in increasing motivation, active participation, and mastery of memorizing Alfiyah, which has a positive impact on Arabic communication skills. Obstacles such as differences in ability and time limitations can be overcome by the teacher's role as a facilitator who provides group management and continuous motivation. The implications of this study encourage the systematic integration of collaborative strategies in madrasah Arabic curriculum as well as developing the use of technology in advanced learning.
Metode Penyajian Tafsir Al Qur'an Berbasis Moderasi Beragama Andriani, Novia; Fatmawati, Ita; Ilma, Syaikhotul; Farih, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36392

Abstract

Moderasi beragama dalam ranah tafsir menekankan keseimbangan antara teks dan konteks, rasionalitas dan spiritualitas, serta kesetiaan terhadap tradisi ulama klasik sekaligus keterbukaan terhadap perkembangan sosial kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode penyajian tafsir Al-Qur’an yang berorientasi pada prinsip moderasi beragama sebagai pendekatan keilmuan dan praksis keagamaan yang relevan dengan konteks keberagamaan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) dari karya-karya tafsir modern dan kontemporer, serta dokumen literatur terkait moderasi beragama. Analisis dilakukan dengan menelaah prinsip penafsiran moderat, seperti tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i'tidal dalam menentukan makna ayat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penyajian tafsir berbasis moderasi beragama tidak hanya menawarkan struktur penjelasan ayat yang sistematis, tetapi juga menyediakan kerangka interpretatif yang lebih inklusif, dialogis, dan solutif terhadap problem sosial keagamaan. Penyajiannya melibatkan tiga aspek utama: (1) kerangka nilai moderasi, (2) pendekatan metodologis dalam penafsiran, dan (3) penyajian yang membangun pemahaman publik yang sehat dan toleran. Penerapan metode tersebut pada QS. Al-Hujurat ayat 13 memperlihatkan bahwa pesan tentang kesetaraan manusia, larangan diskriminasi, dan urgensi moralitas takwa dapat disampaikan melalui penafsiran yang memperhatikan dimensi historis-tekstual sekaligus kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini menegaskan bahwa model penyajian tafsir moderat dapat menjadi alternatif penting dalam pengembangan kajian tafsir Al-Qur’an di era kontemporer, khususnya dalam mendorong pemahaman keagamaan yang lebih damai, interaktif, dan responsif terhadap dinamika pluralitas bangsa.