Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH TERENDAMNYA ASPAL AKIBAT BANJIR PADA RANCANGAN CAMPURAN ASPHALT CONCRETE (AC) DENGAN METHODE MARSHALL TEST TOHIR, MUSRIFAH
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v8i2.5617

Abstract

Dari hasil pengujian dengan perendaman sampel aspal akibat banjir, baik air yang mengandung lumpur, air yang mengandung limbah cair dan air yang mengandung limbah padat sangat berpengaruh terhadap hasil percobaan Durabilitas, Stabilitas dan Sisa Marshall Aspal Beton (Asphalt Concrete). Kecenderungan dari kelima jenis lokasi perendaman sampel aspal akibat banjir (air yang mengandung lumpur, air yang mengandung limbah cair dan air yang mengandung limbah padat) ini sama, yakni durabilitas dan stabilitas mengalami penurunan sesuai dengan bertambahnya lama perendaman. Hanya saja angka durabilitas dan stabilitas dari kelima jenis lokasi perendaman sampel tersebut beragam.
STABILITAS CAMPURAN ASPAL BETON (LASTON) DENGAN BAHAN TAMBAH ABU KAYU HASIL PEMBAKARAN BATU BATA MUSRIFAH TOHIR, ARI SASMOKO ADI,
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6032

Abstract

Campuran Lapis Aspal Beton merupakan lapis perkerasan jalan yang mampu memberikan daya dukung lapis perkerasan jalan dan berfungsi sebagai lapis kedap air sehingga mampu memberikan perlindungan pada konstruksi di bawahnya. Hasil penelitian dan pengujian di laboratorium dari persentase penambahan abu kayu untuk Stabilitas campuran ACBC nilai rata-rata penambahan abu kayu 5% = 1.149,134 Kg, penambahan abu kayu 10% = 1.055,964 Kg, penambahan abu kayu 15% = 1.109,430 Kg, dan penambahan abu kayu 20% = 1.003,546 Kg. Nilai Durabilitas lapis aspal beton (Laston) tidak ada yang memenuhi yang disyaratkan yaitu harus > 98 %.
PERHITUNGAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG PADA JEMBATAN BATAKAN III – BALIKPAPAN TOHIR, MUSRIFAH
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i1.6029

Abstract

Dengan meningkatnya perkembangan di berbagai bidang Pembangunan di daerah Balikpapan Timur pada khususnya yang disebut kawasan pesisir pantai, maka diperlukan prasarana jembatan yang cukup baik dan mantap. Pertumbuhan ekonomi serta kemajuan teknologi pada kenyataannya tidak selalu didukung oleh perkembangan atau pertumbuhan fasilitas yang dimiliki diantaranya prasarana jaringan jalan dan jembatan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan daya dukung tiang pancang ijin dan untuk mengetahui hasil kekuatan daya dukung tiang pancang tunggal setelah melalui proses kalendering berakhir. Cara pengambilan kalendering adalah dengan menempelkan kertas grafik / kertas millimeter pada tiang pancang selama 10 pukulan terakhir untuk setiap akhir pemancangan. Yang nantinya akan didapat grafik tinggi pantulan dan penetrasi, sehingga perhitungan daya dukung tiang pancang bisa dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya dukung tiang pancang yang ada, hasilnya aman dan mampu menahan atau memikul beban diatasnya. Pemakaian tiang pancang dalam satu abutment cukup menggunakan 15 titik tiang pancang baja ø 40 cm. sehingga pada pelaksanaan yang sedang dikerjakan kurang efisien, dimana pemakaian tiang pancang yang sedang dikerjakan saat ini sebanyak 18 titik tiang pancang.
Stabilitas Campuran Aspal Beton (Laston) Dengan Bahan Tambah Abu Kayu Hasil Pembakaran Batu Bata Ari Sasmoko Adi; Musrifah Tohir
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.55 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i3.6263

Abstract

Campuran Lapis Aspal Beton merupakan lapis perkerasan jalan yang mampumemberikan daya dukung lapis perkerasan jalan dan berfungsi sebagai lapis kedapair sehingga mampu memberikan perlindungan pada konstruksi di bawahnya.Hasil penelitian dan pengujian di laboratorium dari persentase penambahan abukayu untuk Stabilitas campuran ACBC nilai rata-rata penambahan abu kayu 5% =1.149,134 Kg, penambahan abu kayu 10% = 1.055,964 Kg, penambahan abu kayu 15%= 1.109,430 Kg, dan penambahan abu kayu 20% = 1.003,546 Kg. Nilai Durabilitaslapis aspal beton (Laston) tidak ada yang memenuhi yang disyaratkan yaitu harus> 98 %.
Evaluasi Kinerja Putar Balik (U-Turn) Terhadap Arah Arus Lalu Lintas Pada Jalan Letjen Suprapto di Kota Samarinda Musrifah Tohir; Purwanto Purwanto
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.003 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v1i1.4453

Abstract

Fasilitas putaran balik arah (U-Turn) pada jalan Letjen Suprapto di Kota Samarinda merupakan fasilitas untuk berputar arah bagi kendaraan yang ingin melakukan putar balik atau sebagai fasilitas untuk kendaraan menyeberang menuju jaringan jalan lainnya, namun fasilitas ini akan menimbulkan masalah-masalah lainnya dalam bentuk hambatan yang di sebabkan oleh kendaraan yang ingin menggunakan fasilitas putar balik.penelitian ini mempelajari tentang Volume Lalu Lintas, Analisa jarak kendaraan dengan kendaraan lainnya,waktu kendaraan bermanuver, dan Analisa putaran balik arah. Lokasi yang di amati pada ruas Jalan Empat lajur dua arah terbagi (4/D). yaitu putaran di depan jalan Anggur persimpangan jalan Lai, Kota Samarinda.
Rancangan Beton Normal dan Serat Kawat Bendrat Dengan Pasir Mahakam Serta Batu Pecah Palu Kutai Barat Musrifah Tohir
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.775 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v5i1.2641

Abstract

Beton normal adalah beton yang mempunyai berat isi 2200 – 2500 kg/m3 dengan menggunakan agregat yang dipecah. Beton Serat merupakan campuran beton biasa dan bahan lain yang berupa serat, di mana serat berukuran 5 cm dan mempunyai variasi terhadap berat beton yaitu variasi 5% dan variasi 10%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan yang dihasilkan  Beton Normal dan Beton Serat yang menggunakan kawat bendrat dengan agregat kasar batu pecah  Kutai Barat dan agregat halus dari Mahakam.Penelitian ini menggunakan metode perancangan campuran (Standar Nasional Indonesia) SNI 03-2847-2002 yang dilakukan di laboratorium dengan menggunakan ukuran maksimal agregat kasar yaitu  40 mm. Sampel yang digunakan untuk beton Normal maupun beton Serat 5% dan beton Serat 10% masing-masing menggunakan 30 sampel dan jumlah keseluruhan sampelnya adalah 90 sampel.Dari hasil pengujian kuat tekan beton Normal pada umur 28 hari nilai kuat tekan rata-rata perlu (f’cr) = 132,25 kg/cm²  dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) = 115,07 kg/cm² dari kuat tekan rata-rata perlu yang ditargetkan (f’cr) = 255 kg/cm²  dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) = 175 kg/cm²  . Pengujian kuat tekan beton Serat 5% pada umur 28 hari nilai kuat tekan rata-rata yang ditargetkan (f’cr) = 155,48 Kg/cm² dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) = 134,4 kg/cm² dari kuat tekan rata-rata perlu yang ditargetkan (f’cr) = 255 Kg/cm² dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) = 175 Kg/cm². Pengujian kuat tekan beton Serat 10% pada umur 28 hari nilai kuat tekan rata-rata yang ditargetkan (f’cr) = 159,25 Kg/cm² dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) = 133,46 kg/cm² dari kuat tekan rata-rata perlu yang ditargetkan (f’cr) = 255 Kg/cm² dan kuat tekan yang diisyaratkan (f’c) = 175 Kg/cm².
Perbandingan Campuran Beton Dengan Menggunakan Agregat Halus Ex. Tenggarong Ex. Palu Dan Agregat Kasar Ex. Palu Dengan Cara Perendaman Dan Tidak Di Rendam Rizkina, Haidir; Habir, Habir; Tohir, Musrifah
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/teknikd.v11i3.8383

Abstract

Penelitian tentang perbandingan campuran beton dengan cara perendaman dan tidak di rendam, dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium teknik sipil Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Metode ini menggabungkan bahan material agregat halus ex. Tenggarong, ex. Palu dan agregat kasar ex. Palu untuk pembuatan sampel beton pada umur 3, 7, 14, 21 dan 28 hari melalui cara perhitungan mix design dan perhitungan faktor koreksi. Kuat tekan beton rencana f’c = 20.75 Mpa pada bahan material agregat halus ex. Tenggarong, ex. Palu dan agregat kasar ex. Palu dengan perawatan direndam didapat hasil kuat tekan pada umur 3 hari f’c 28.82 Mpa, 7 hari f’c 26.11 Mpa, 14 hari f’c 23.91 Mpa, 21 hari f’c 23.58 Mpa dan 28 hari f’c 24.43 Mpa. Untuk yang tidak direndam didapat hasil kuat tekan pada umur 3 hari f’c 25.41 Mpa, 7 hari f’c 21.93 Mpa, 14 hari f’c 19.29 Mpa, 21 hari f’c 16.44 Mpa dan 28 hari f’c 16.97 Mpa. Dari hasil analisa tersebut dapat diketahui bahwa beton yang dirawat dengan perendaman dapat mencapai kuat tekan rencana sedangkan yang tidak direndam tidak dapat mencapai kuat tekan rencana.
Studi Kapasitas Saluran Drainase pada Area Depan SPBU Mahkota Jalan Kapten Soedjono Kecamatan Sambutan Samarinda Oktaviani, Viva; Tohir, Musrifah; Suharto, Harto
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 3 (2025): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i3.48043

Abstract

This study aims to evaluate the capacity of drainage channels in the Front Area of the Mahkota Petrol Station on Jalan Kapten Soedjono, Sambutan District, whether it is able to accommodate the surface flow discharge that occurs due to rain. The methods used include direct surveys in the field, rainfall data collection, channel geometric data, and hydrological and hydraulic analysis using rational methods and Manning equations. The results showed that some channels at the study site had a smaller capacity than the maximum runoff discharge that occurred, so it had the potential to cause local inundation and flooding. The maximum daily rainfall data for 10 years was analyzed using the distribution of Pearson Log Type III with the planned rainfall of 2 years of the 2-year re-period of 107.09 mm. The planned flood discharge (Qt) was calculated using a rational method, with a result of 1,447 m³/second (right channel) and a concentration time of 0.150 hours. The capacity of the channel with right dimensions (a: 1.40 m, b: 1 m, h: 1 m) of 2.117 m³/s, indicates that the channel is capable of accommodating the design discharge. However, the results of field observations indicate the need for replanning to maintain smooth flow and prevent potential local inundation. This research can be the basis for improving the drainage system in Samarinda City.