Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN UNTUK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN MAKSIMUM STUDI KASUS PADA PERUMAHAN MANUNGGAL KARYA DI DESA SIDOMULYO, KEC. ANGGANA, KAB. Oktaviani, Viva
KURVA S Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.49 KB)

Abstract

Kalimantan Timur sebagai propinsi terluas kedua setelah Irian Jaya, dengan sendirinya pertumbuhan dan perkembangan penduduk juga cukup pesat sehingga kebutuhan akan rumah juga dirasakan masih kekurangan dan belum memenuhi kebutuhan yang ada, Sebagaimana layaknya Kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kecamatan Anggana yang berpenduduk tidak kuransg dari 28.974 jiwa, juga dihadapkan pada permasalahan pemukiman untuk memenuhi kebutuhan akan rumah. Untuk mendapatkan hasil keuntungan yang optimal dibandingkan harga pokok produksi dari investasi pembangunan perumahan Manunggal Karya di Desa Sidomulyo – Kecamatan Anggana yang layak dilaksanakan sehingga dapat diketahui jumlah masing-masing type-type yang akan dibangun sesuai lahan dan luas lahan untuk fasilitas-fasilitas umum. Objek penelitian dalam studi ini adalah pembangunan perumahan Manunggal Karya di Desa Sidomulyo – Kecamatan. Data yang dibutuhkan adalah data sekunder, yaitu data yang diambil pihak manajemen pengembang pembangunan perumahan Manunggal Karya di Desa Sidomulyo – Kecamatan. Dan variabel yang digunakan adalah harga jual, luas bangunan dari masing-masing type rumah yang hendak dibangun Berdasarkan hasil analisis metode linear dapat disimpulkan bahwa pembangunan pada perencanaan II dengan menggunakan perbandingan  6 : 1 : 2 : 1 sesuai dengan ketentuan pemerintah layak dillaksanakan karena didapatkan hasil keuntungan yang optimal yaitu sebesar Rp 21.943.350.000,- dengan jumlah unit rumah adalah sebagai berikut: type 36 = 186 unit, type 54 = 31 unit, type 70 = 62 unit dan type 98 = 31 unit. Jumlah total keseluruhan 310 unit dengan luas lahan yang terpakai sekitar 35.960 m2. dan lahan untuk fasilitas umum 24.040 m2.
PERENCANAAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM SAMARINDA SEBERANG 2.HERI PURNOMO, 1.VIVA OKTAVIANI
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.519 KB)

Abstract

Pada tahun 2008 Pemerintah Kalimantan Timur bermaksud akan mengadakan kegiatan Pekan Olahraga Nasional ke XVII yang akan diselenggarakan di Kota Samarinda tepatnya di wilayah Kelurahan Simpang Pasir Kecamatan Palaran, dimana dalam pelaksanaan PON XVII nantinya akan sangat membutuhkan pasokan air bersih untuk kebutuhan di stadion dan di perumahan atlit. Begitu pula dengan Kecamatan Samarinda Seberang yang nantinya akan menjadi wilayah berkembang sesuai dengan arah perkembangan tata ruang wilayah Kota Samarinda dimana pasokan air bersih sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan penduduk diwilayah tersebut. Dengan alasan diatas maka penulisan ini dilakukan guna meneliti kemungkinan nilai kurang dan nilai tambahnya melalui suatu desain Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Bersih dengan memanfaatkan sebesar-besarnya potensi dan sumber daya alam di daerah, sehingga akan tercapai suatu rancang bangun instalasi pengolahan air bersih yang berteknologi sederhana namun tepat guna, lebih murah dengan memanfaatkan sebagian besar potensi alam di daerah setempat, mudah mengoperasikannya, effisien dan cocok untuk kondisi di daerah. Dengan ketentuan yang mengacu pada SK SNI 03-6774-2007 dan PERPAMSI maka penulis mengharapkan mendapatkan hasil dimensi ruang bak proses pengolahan dan dapat menjelaskan proses pengolahan masing-masing bak.     
SISTEM MANAJEMEN INSTALASI PENGELOLAAN AIR BERSIH (IPA) UNIT GUNUNG LINGAI – SAMARINDA UTARA OKTAVIANI, VIVA
KURVA S Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.534 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v2i1.4390

Abstract

Instalasi dan Pengolahan Air (IPA) PDAM Kota Samarinda Unit Gunung Lingai dengan kapasitas debit 100 liter/detik telah melayani pelanggan pada tahun 2018 adalah sebanyak 15.557 sambungan rumah. Permasalahan yang terjadi adalah dalam pendistribusian air saat ini dilakukan pengiliran, maka untuk menjaga kebutuhan air bersih ke masyarakat agar tetap terjaga perlu dilakukan langkahlangkah strategis dan efisien. Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah : (1) Bagaimana kondisi terakhir instalasi pengolahan air bersih Unit Gunung Lingai dan kondisi 10 tahun ke depan, (2) Bagaimana menganalisa Sistem Kinerja Manajemen Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPA) Unit Gunung Lingai Samarinda Utara. Penelitian dengan melakukan survey lapangan, analisis dan dalam perhitungannya menggunakan metode Metode Eksponensial serta perhitungan sistem manajemen air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kondisi tingkat pelayanan IPA Unit Gunung Lingai saat ini (2018) adalah : sambungan rumah 15.557 (SR), Produksi Air : 6.666.834 M3 . Distribusi Air : 5.929.590 M3, Pendapatan Penjualan Air : Rp. 17.406.850.265 dan Biaya Operasi : Rp. 15.691.664.875. Sedangkan (2) Proyeksi pelayanan 10 tahun ke depan (2026) adalah sambungan rumah 24.532 (SR), Produksi Air : 14.696.287 M3 . Distribusi Air : 11.579.557 M3, Pendapatan Penjualan Air : Rp. 29.911.682.634,00 dan Biaya Operasi : Rp. 24.869.552.175,00 dan (3) Program Peningkatan Manajemen Pelayanan pada bidang Teknis Operasional, Bidang Keuangan, Bidang Pelayanan dan Pemasaran, Bidang Organisasi dan Manajemen serta Bidang Pengembangan SDM.
ANALISIS SALURAN DRAINASE PADA PERUMAHAN UNTUK PERIODE 5 TAHUN OKTAVIANI, VIVA
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik dan Arsitektur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.904 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v8i2.5106

Abstract

Pembanganan perumahan beserta sarana dan prasarananya dan dilengkapi fasilitas umum, infrastruktur lain perlu mendapatkan prioritas mengingat tempat tinggal adalah merupakan salah satu kebutuhan yang sangat mendasar akan suatu tempat tinggal, sistem saluran drainase merupakan salah satu bagian yang amat penting dalam perencanaan pembangunan suatu kawasan pemukiman perumahan, apabila terjadi hujan, maka di beberapa daerah yang permukaannya sudah ditutupi oleh bangunan dan beton yang tingkat infiltrasinya kecil menjadi banjir dan tergenang, sistem saluran drainase yang baik harus dapat menampung semua pembuangan air dengan semaksimal mungkin. Ada dua jenis distribusi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu distribusi Log Pearson III, dan Gumbel Type I. Uji kecocokan sebaran dilakukan untuk mengetahui jenis sebaran yang paling sesuai dengan data hujan, Ada dua jenis uji kecocokan yaitu uji kecocokan Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorof. Metode penelitian yang digunakan ialah metode pengumpulan dan analisa data. Data yang dipakai adalah data primer dan data skunder kemudian data-data tersebut dianalisa berdasarkan analisa hidrologi dan analisa hidrolika Berdasarkan dari hasil analisa dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, Dimensi untuk semua saluran dikawasan perumahan menggunakan penampang persegi ekonomis dengan periode ulang 5 tahun. Saluran Utama 1, kedalaman saluran (h) 30 cm, Lebar dasar saluran (B) 50 cm, tinggi jagaan 20 cm, dan debit desain sebesar 0,618 m3/dtk. Saluran Utama 2, kedalaman saluran (h) 30 cm, Lebar dasar saluran (B) 60 cm, tinggi jagaan 20 cm, dan debit desain sebesar 0,395 m3/dtk. Saluran Utama 3, kedalaman saluran (h) 30 cm, Lebar dasar saluran (B) 50 cm, tinggi jagaan 20 cm, dan debit desain sebesar 0,351 m3/dtk.
Analisis Saluran Drainase Pada Perumahan Untuk Periode 5 Tahun Viva Oktaviani
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.362 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v7i2.6268

Abstract

Pembanganan perumahan beserta sarana dan prasarananya dan dilengkapi fasilitas umum, infrastruktur lain perlu mendapatkan prioritas mengingat tempat tinggal adalah merupakan salah satu kebutuhan yang sangat mendasar akan suatu tempat tinggal, sistem saluran drainase merupakan salah satu bagian yang amat penting dalam perencanaan pembangunan suatu kawasan pemukiman perumahan, apabila terjadi hujan, maka di beberapa daerah yang permukaannya sudah ditutupi oleh bangunan dan beton yang tingkat infiltrasinya kecil menjadi banjir dan tergenang, sistem saluran drainase yang baik harus dapat menampung semua pembuangan air dengan semaksimal mungkin. Ada dua jenis distribusi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu distribusi Log Pearson III, dan Gumbel Type I. Uji kecocokan sebaran dilakukan untuk mengetahui jenis sebaran yang paling sesuai dengan data hujan, Ada dua jenis uji kecocokan yaitu uji kecocokan Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorof. Metode penelitian yang digunakan ialah metode pengumpulan dan analisa data. Data yang dipakai adalah data primer dan data skunder kemudian data-data tersebut dianalisa berdasarkan analisa hidrologi dan analisa hidrolika Berdasarkan dari hasil analisa dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa, Dimensi untuk semua saluran dikawasan perumahan menggunakan penampang persegi ekonomis dengan periode ulang 5 tahun. Saluran Utama 1, kedalaman saluran (h) 30 cm, Lebar dasar saluran (B) 50 cm, tinggi jagaan 20 cm, dan debit desain sebesar 0,618 m3/dtk. Saluran Utama 2, kedalaman saluran (h) 30 cm, Lebar dasar saluran (B) 60 cm, tinggi jagaan 20 cm, dan debit desain sebesar 0,395 m3/dtk. Saluran Utama 3, kedalaman saluran (h) 30 cm, Lebar dasar saluran (B) 50 cm, tinggi jagaan 20 cm, dan debit desain sebesar 0,351 m3/dtk
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan untuk Mendapatkan Keuntungan Maksimum Studi Kasus Pada Perumahan Manunggal Karya Di Desa Sidomulyo, Kec. Anggana, Kab. Kutai Kartanegara Viva Oktaviani
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.808 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v4i1.2483

Abstract

East Kalimantan province's second largest after Irian Jaya, on its own growth and development of the population is also quite rapidly so that the housing needs also felt still shortcomings and do not meet existing needs, As befits District in Kutai, District Anggana a population of not less than 28 974 the soul, is also faced with the problem of housing to meet housing needs.To get the optimum benefit compared to the cost of production of investment in housing construction Manunggal Karya Sidomulyo Village - District of Anggana are feasible so that can know the number of each type-type to be built under the land and land for public facilities. The object of research in this study is a residential development in the village Karya Manunggal Sidomulyo - Subdistrict. The required data is secondary data, ie data retrieved management Manunggal Karya developer of residential development in the village Sidomulyo - Subdistrict. And the variable used is the selling price, the building area of each type of house that will be built Based on the analysis of linear methods can be concluded that development planning II by using the ratio of 6: 1: 2: 1 in accordance with the provisions of decent government dillaksanakan for the results obtained optimum gain in the amount of Rp 21,943,350,000, - the number of housing units is as follows: type 36 = 186 units, type 54 = 31 units, type 70 = 62 units and type 98 = 31 units. The total number of 310 units with a total land area of about 35 960 m2 unused. and land for public facilities 24 040 m2.
Pengaruh Perubahan Debit Banjir Periode Ulang 25 Tahun Akibat Sedimentasi Pada Sub Das Karang Asam Kecil di Kota Samarinda Yayuk Sri Sundari; Viva Oktaviani
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.186 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v1i1.4452

Abstract

For soil types in the Karang Asam Sub Watershed, it is a subtle material resulting from river sedimentation. The effect of biophysical conditions on land cover / land use on sedimentation is very influential when the flood discharge rises because there is no holding river so that the surface water flow becomes large and erosion occurs which results in sedimentation in the river so that the capacity of the river falls due to land use changes that occur erosion resulting in sedimentation into the river so that the capacity of the river is reduced. Reduction in river flow capacity can be caused by sedimentation originating from sedimentation in the River due to the absence of cover vegetation and the improper use of land. The results of the analysis of total sediment transport for all fractions (QB) using the Einstein formula in the Main River of Karang Asam Kecil obtained QB = 0.054 m3 / s, so that the results of this sediment transport are thought to cause siltation / sedimentation which can reduce the water holding capacity of the river.
Sistem Manajemen Instalasi Pengelolaan Air Bersih (IPA) Unit Gunung Lingai-Samarinda Utara Viva Oktaviani
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.142 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v8i2.6222

Abstract

Permasalahan yang terjadi adalah dalam pendistribusian air saat ini dilakukan pengiliran, maka untuk menjaga kebutuhan air bersih ke masyarakat agar tetap terjaga perlu dilakukan langkah- langkah strategis dan efisien. Penelitian dengan melakukan survey lapangan, analisis dan dalam perhitungannya menggunakan metode Metode Eksponensial serta perhitungan sistem manajemen air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kondisi tingkat pelayanan IPA Unit Gunung Lingai saat ini adalah: sambungan rumah 15.557, Produksi Air: 6.666.834 M3. Distribusi Air: 5.929.590 M3, Pendapatan Penjualan Air: Rp. 17.406.850.265 dan Biaya Operasi: Rp. 15.691.664.875. Sedangkan Proyeksi pelayanan 10 tahun ke depan (2026) adalah sambungan rumah 24.532 (SR), Produksi Air: 14.696.287 M3. Distribusi Air: 11.579.557 M3, Pendapatan Penjualan Air: Rp. 29.911.682.634,00 dan Biaya Operasi: Rp. 24.869.552.175,00 dan Program Peningkatan Manajemen Pelayanan pada bidang Teknis Operasional, Bidang Keuangan, Bidang Pelayanan dan Pemasaran, Bidang Organisasi dan Manajemen serta Bidang Pengembangan SDM.
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Bersih Pada Perusahaan Daerah Air Minum Samarinda Seberang Viva Oktaviani; Heri Purnomo
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.879 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v5i1.2642

Abstract

Pada tahun 2008 Pemerintah Kalimantan Timur bermaksud akan mengadakan kegiatan Pekan Olahraga Nasional ke XVII yang akan diselenggarakan di Kota Samarinda tepatnya di wilayah Kelurahan Simpang Pasir Kecamatan Palaran, dimana dalam pelaksanaan PON XVII nantinya akan sangat membutuhkan pasokan air bersih untuk kebutuhan di stadion dan di perumahan atlit. Begitu pula dengan Kecamatan Samarinda Seberang yang nantinya akan menjadi wilayah berkembang sesuai dengan arah perkembangan tata ruang wilayah Kota Samarinda dimana pasokan air bersih sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan penduduk diwilayah tersebut. Dengan alasan diatas maka penulisan ini dilakukan guna meneliti kemungkinan nilai kurang dan nilai tambahnya melalui suatu desain Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Bersih dengan memanfaatkan sebesar-besarnya potensi dan sumber daya alam di daerah, sehingga akan tercapai suatu rancang bangun instalasi pengolahan air bersih yang berteknologi sederhana namun tepat guna, lebih murah dengan memanfaatkan sebagian besar potensi alam di daerah setempat, mudah mengoperasikannya, effisien dan cocok untuk kondisi di daerah. Dengan ketentuan yang mengacu pada SK SNI 03-6774-2007 dan PERPAMSI maka penulis mengharapkan mendapatkan hasil dimensi ruang bak proses pengolahan dan dapat menjelaskan proses pengolahan masing-masing bak.     
Kajian Penggunaan Metode Empiris Dalam Penentuan Dimensi Rencana Saluran Drainase di Daerah Letjen Suprapto Balikpapan Viva Oktaviani; Suharto Suharto
Kurva S : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Sipil Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.647 KB) | DOI: 10.31293/teknikd.v9i3.6260

Abstract

Penelitian dilakukan di Jalan Letjen Suprapto Balikpapan dimana sering terjadibanjir pada saat musim penghujan, penelitian dilakukan dengan menganalisiskapasitas saluran yang ada sehingga sehingga nantinya diperoleh dimensi saluranyang baru. Data sekunder didapat dari Badan Meteorologi dan Geofisika Balikpapanberupa data curah hujan harian maksimum selama 10 tahun. Metode perhitungananalisis curah hujan rencana menggunakan Metode Log Person Type III.Selanjutnya untuk perhitungan debit banjir rencana menggunakan metoderasional. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kapasitas saluran eksisting sudah tidakmampu menampung debit banjir rencana sehingga harus dilakukan pembesarandimensi saluran sesuai dengan hasil perhitungan kala ulang 2 dan 5 tahun dimanahasilnya telah mencukupi atau layak, dengan tinggi smua saluran (kala 5 tahun)sekitar 0,70 – 1,15 m, lebar bawah saluran sekitar 1,00 – 1,15 m, tinggi saluranpenampang basah sekitar 0,40 – 0,65 m dan luas penampang basah sekitar 0,40 –0,63 m.