Logbook dan dokumen instruksi penggunaan alat merupakan komponen penting dalam pengelolaan laboratorium. Namun, sistem pencatatan manual yang masih banyak digunakan sering menimbulkan berbagai kendala, seperti keterlambatan input data, risiko kehilangan dokumen, serta rendahnya keterlacakan penggunaan alat dan bahan. Oleh karena itu, diperlukan efisiensi dan inovasi dalam manajemen laboratorium melalui penerapan pendekatan berbasis QR Code dan Spreadsheet. Digitalisasi menggunakan QR Code dalam pengelolaan laboratorium sebenarnya bukan hal baru, karena telah banyak laboratorium yang menerapkannya. Namun, banyaknya QR Code yang perlu discan oleh pengguna laboratorium menjadi kendala dalam keefektifan penerapan digitalisasi logbook, karena terlihat kurang sederhana. Modifikasi dengan mengintegrasikan seluruh dokumen ke dalam satu sistem berbasis QR Code yang terhubung dengan Google Spreadsheet, dapat mengoptimalkan digitalisasi di laboratorium. Pendekatan ini dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, serta keterlacakan data di laboratorium. Inovasi ini penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas manajemen laboratorium dan tertib administrasi melalui pencatatan penggunaan alat dan bahan secara digital. Tujuan kegiatan ini adalah mengaplikasikan sistem QR Code dan Google Spreadsheet untuk memonitor penggunaan alat dan bahan di Laboratorium Genetika dan Biomolekuler. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah penerapan sistem tersebut. Hasil menunjukkan bahwa penerapan QR Code dan Google Spreadsheet terbukti mampu mengoptimalkan digitalisasi administrasi laboratorium serta tidak menimbulkan kendala berarti dalam implementasinya.