Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Manajemen Kurikulum Program Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Al-Azhar Mojosari Situbondo Rohmatillah, Siti; Shaleh, Munif
Jurnal Pendidikan Islam Indonesia Vol 3 No 1 (2018): Pendidikan Islam
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jpii.v3i1.91

Abstract

This development research aims to design the management of the Tahfidz Al-Qur'an program. This study applies the development method of Borg and Gall research. Development design is using the inverted Taba model. The seven steps of the model applied are: first, diagnosing needs; second, formulating goals; third, choose content; fourth, organize content, fifth; choose learning experience, sixth; organize learning experiences, seventh; evaluate. The development plan is then validated by experts and declared feasible for field testing.
TEKNIK SELF MANAGEMENT PADA PECANDU NARKOBA MELALUI KONSELING KELOMPOK DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BANYUWANGI Sariningsih, Putri Intan; As'ad, As'ad; Shaleh, Munif
Konseling At-Tawazun Vol 4 No 1 (2025): Konseling At-Tawazun: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : Fakultas Dakwah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/attawazun.v4i1.6558

Abstract

Narkoba adalah narkotika dan obat bahan berbahaya yang jika diminum, dihisap, dihirup, ditelan, atau disuntikan, berpengaruh pada kesehatan fisik, psikis dan pola pikir manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Teknik Self Management Pada Pecandu Narkoba Melalui Konseling Kelompok di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama proses konseling kelompok pada warga binaan menggunakan teknik self management dan dilaksanakan melalui enam tahapan sehingga sebagian besar dari mereka mampu mengungkap dan menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama. Kedua dengan self management melalui konseling kelompok para pecandu narkoba mampu membentuk suatu pengendalian diri dalam menghadapi permasalahan dan mewujudkan harapan yang diinginkan dengan usaha dan kemampuannya sendiri sehingga mereka tidak terjerumus kembali ke dalam narkoba dan memulai kehidupan baru yang lebih baik setelah menjalani masa hukuman.
PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Shaleh, Munif; Asmuki, Asmuki; Mahmudi, Mahmudi; Junaidi, Junaidi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.32826

Abstract

Penelitian ini mengulas butiran pemikiran al-Ghazali tentang desain kurikulum pendidikan Islam. Referensi utama dalam penelitian kepustakaan ini adalah karya agung al-Ghazali yaitu Ihya 'Ulum al-Din dan risalah tipis dengan judul Ayyuha al-Walad. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain pengembangan kurikulum Islam dalam pandangan al-Ghazali. Dari penelitian ini, peneliti mengetahui bahwa tujuan pendidikan Islam adalah untuk menyucikan diri yang dapat ditempah tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dapat diambil dalam mu'amalah, sehingga tidak boleh ada dikotomi antara ilmu duniawi dan akhirat dalam kurikulum pendidikan Islam. Namun demikian, al-Ghazali tidak menjelaskan tentang sistem evaluasi yang dapat digunakan dalam pendidikan Islam. Dalam butiran pemikiran al-Ghazali, ia telah mengindikasikan penyediaan bahan yang berbeda yang diperlukan untuk siswa dan pelajar dewasa melalui konstruksi dan klasifikasi ilmu pengetahuan yang ditawarkan.
Paradigma Azyumardi Azra Tentang Pendidikan Islam Multikultural dan Implikasinya di Era Pandemi COVID -19 Shaleh, Munif; Mahmudi, Mahmudi
Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Vol. 7 No. 1 (2022): Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/edupedia.v7i1.2051

Abstract

Penelitian ini menelaah tentang pemikiran Azyumardi Azra tentang pendidikan Islam multicultural. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Data diperoleh dari hasil telaah kepustakaan. Diskursus pendidikan multicultural memang sudah banyak dibahas, akan tetapi tataran praksisnya masih dapat dihitung jari. Pandangan Azra tentang pendidikan Islam multicultural selalu bergandengan dengan tujuan agama Islam. Dasar dari pendidikan Islam multicultural secara religious merupakan fitrah manusia yang diciptakan berbeda-beda. Dari segi falsafah kebangsaan, pendidikan Islam multicultural hadir dari semboyan Bhineka Tunggal Ika. Hasil dari pendidikan Islam multicultural adalah kepribadian peserta didik yang tidak hanya bertakwa, beriman, bermoral, tapi juga mempunyai sikap menghargai perbedaan dan berpengetahuan moderat.
INOVASI PEMBELAJARAN DI PONDOK PESANTREN DI ERA GLOBALISASI Holil, M.; Nada, Zahrotun; Shaleh, Munif; Muis, Abdul; Ruzakki, Hasan
Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Vol. 7 No. 2 (2023): Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/edupedia.v7i2.2675

Abstract

This study aims to describe the teacher's strategy and several factors that influence it in internalizing local wisdom values ​​in elementary school Islamic religious education subjects. This research is included in research that uses qualitative methods with a case study approach. Data collection techniques carried out by researchers include observation techniques, questionnaires, and interviews. Furthermore, the data that has been obtained is analyzed from the stages of reduction, presentation and verification. The results of this study indicate that the teacher's strategy for internalizing local wisdom values ​​in Islamic religious education learning is quite varied, from the teacher's strong understanding of local wisdom itself, identifying local wisdom around, determining learning objectives based on local wisdom and integrated teaching materials. local wisdom values. Factors supporting the realization of learning that internalizes local wisdom values ​​include clear government regulations, the wealth of local wisdom in Indonesia, adequate mileage, good school principal support, and compatibility between teaching materials and local wisdom values ​​in students. While the inhibiting factors were found to be the absence of a special budget, high entry fees for cultural heritage, weak parental support, and low understanding of local wisdom teachers in Indonesia.
CLASSROOM ACTION RESEARCH AS A SOLUTION FOR THE PROBLEMS AT ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION STUDY IN CLASSROOMS Rafiqie, Musyaffa; Shaleh, Munif; Winarso, Heru Puji
Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/edupedia.v8i1.3322

Abstract

Each teacher is required to be able to carry out Classroom Action Research activities. The teacher's ability to carry out Classroom Action Research activities is a measure of the teacher's success in the process of improving classroom learning. On the other hand, to fulfill teacher competence, in carrying out duties as an educator. Classroom Action Research , one of the research activities to solve problems in Islamic Religious Education (PAI) learning materials. Islamic Religious Education (PAI) learning materials include: Aqidah-Akhlaq, Al-Qur'an and Hadith, Fiqh, History of Islamic Culture and Arabic.
MULTICULTURALISM: THE IMPORTANCE OF RELIGIOUS MODERATION EDUCATION IN INDONESIA Akhmad Khoiri; Samsudi, Wedi; Munawaroh, Munawaroh; Shaleh, Munif
Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Vol. 8 No. 2 (2024): Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/edupedia.v8i2.3832

Abstract

Indonesia is a country with diversity which includes ethnicity, language, culture, social status and religion. This is one of the reasons why Indonesia is known as a multicultural country. With multiculturalism in Indonesia, it is necessary for people in Indonesia to have a moderate understanding of religion, this is usually called religious moderation. The aim of this research is to discuss religious moderation in uniting multicultural Indonesian society. The method used in this research is a qualitative method in the form of library research using a descriptive analysis approach. The results of this research show that a country that is nicknamed a multicultural society needs to have an understanding and awareness of the need for an attitude of respect for differences, diversity and ways of interacting with other people as best as possible without having to look at their background and origin. This is the reason why religious moderation education is needed by having an attitude of tolerance, respecting differences of opinion and recognizing the existence of other people, so that it can create a peaceful and harmonious Indonesian society.