Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Tourism Planning and Economic Development

Pembangunan Berkelanjutan Dalam Industri Pariwisata: Analysis Stakeholders Pada Kentucky ‎Fried Chicken Indonesia Ahmad Rimba Dirgantara; Kindy Nadia Qurota’ayuni
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v1i1.23

Abstract

Sumber terkait mengenai teori stakeholder pada industri pariwisata semakin banyak dikaji karena berkaitan dengan keberlanjutan usaha. SDGs poin ke 9 menyebutkan pentingnya keberlanjutan pada lini bisnis atau usaha. Poin tersebut memberikan arahan mengenai “pembangunan infrastruktur yang tangguh, meningkatkan Industri Inklusif dan berkelanjutan, serta mendorong inovasi”. SDGs Kementerian PPN Bappenas. Lingkup pembangunan berkelanjutan pada su bidang ekonomi dan sosial membutuhkan analisis lebih mendalam agar mampu memberikan kontribusi positif pada pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan bisnis atau usaha. Berdasarkan teori analisis stakeholder dari Aliekperov (2021) terdapat komponen- komponen yang berpengaruh pada keberlanjutan suatu usaha, yaitu: Supplier, Communities, Competitors, Shareholders, Costumers dan Government. Studi ini menggunakan metodologi riset secara kualitatif dengan sumber data sekunder, objek pada penelitian ini adalah perusahaan waralaba chain restaurant Kentucky Fried Chicken (KFC) Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi stakeholder yang ada pada usaha chain restaurant terbesar di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan keterkaitan antar komponen- komponen dari stakeholder, sehingga jika salah satu dari komponen tersebut tidak berjalanan dengan baik maka komponen lain akan terganggu.
Fenomena Umroh Mandiri Terhadap Bisnis Perjalanan Wisata Di Indonesia Dirgantara, Ahmad Rimba; Syaiba Amalia Syamsiah; Laila Ramadhina; Pangestika, Irawan
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v3i1.106

Abstract

This study examines the phenomenon of independent Umrah and its impact on the travel business in Indonesia, focusing on two significant provinces: South Sumatra and West Java. This research aims to analyze the factors driving the popularity of independent Umrah and its implications for the dynamics of the travel industry. Primary data was collected through in-depth interviews with three informants: independent Umrah participants, government representatives from the Hajj and Umrah sector at the Ministry of Religious Affairs, and travel business operators. Data analysis utilized a qualitative thematic approach to identify patterns and relationships among variables. The findings indicate a significant increase in public interest in independent Umrah, primarily due to its more affordable cost than conventional packages and flexibility in arranging schedules and itineraries. However, this phenomenon has disrupted traditional Umrah travel businesses, which face declining demand and must adapt their marketing strategies. Conversely, general travel business operators have started integrating support services for independent Umrah, such as local transportation rentals and specialist guides, as new business opportunities. The study also highlights regulatory challenges, including potential misuse of travel permits and the need for stricter oversight by relevant authorities. The implications of this research emphasize the need for collaboration among the government, business operators, and communities to create a sustainable, equitable, and Sharia-compliant Umrah travel ecosystem. This study recommends digital-based business model innovations to enhance the competitiveness of conventional travel operators.
Pengaruh Fasilitas dan Prasarana Terhadap Kepuasan Wisatawan Pada Daya Tarik Wisata Alam Gunung Puntang di Kabupaten Bandung Rizal, Mochamad Rizal Fahmi Bangkit Sanjaya; Siti Fadlina; Ahmad Rimba Dirgantara
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v3i1.107

Abstract

Sektor pariwisata dijadikan sebagai opsi yang memiliki dampak baik terhadap pertumbuhan perekonomian. Sehingga, kawasan potensial Gunung Puntang diresmikan menjadi daya tarik wisata alam Gunung Puntang atau lebih dikenal dengan Wana Wisata Gunung Puntang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengetahui bagaimana fasilitas dan prasarana objek wisata alam Gunung Puntang mempengaruhi kepuasan wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan deskriptif. Sebanyak 100 orang disurvei, baik secara online maupun offline, untuk mendapatkan data. Pendekatan yang digunakan adalah continuous non-probability sampling. Tim peneliti menggunakan SPSS 25 untuk melakukan uji reliabilitas, validitas, normalitas, T, koefisien korelasi Pearson's product moment, dan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil akhir penelitian dan uji T, nilai t hitung variabel fasilitas dan nilai t tabel keduanya adalah 8,150 > 0,163. H1 yang disetujui memberikan bukti lebih lanjut bahwa variabel fasilitas dapat meningkatkan kepuasan wisatawan.