Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pesona Tanah Porodisa di Wilayah Perbatasan Utara Indonesia Siti Fadlina
Warta Pariwisata Vol 18 No 1 (2020): Pariwisata Pulau-Pulau Kecil
Publisher : Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.835 KB) | DOI: 10.5614/wpar.2020.18.1.05

Abstract

Kepulauan Talaud merupakan kabupaten kepulauan di Sulawesi Utara. Kepulauan ini termasuk pulau terluar sebelah utara Indonesia, berbatasan dengan Philipina. Keindahan alam dan budaya menjadi daya tarik unggulan wisatawan mancanegara.
Analisis Daya Dukung (Carrying Capacity) dalam Mendukung Pengembangan Destinasi Pariwisata Pantai Batukaras Kabupaten Pangandaran Riza Saepul MIllah; Siti Fadlina
Tourism Scientific Journal Vol. 8 No. 2 (2023): Vol 8 No 2 Juni 2023
Publisher : STIEPAR YAPARI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32659/tsj.v8i2.268

Abstract

Tourism has become one of the industries that can have a large impact on the economy in Pangandaran Regency. One of the destinations, namely Batukaras Beach, has beautiful beach tourism attractions, especially for surfing sports lovers. The concept of Carrying Capacity of Batukaras Beach relates to the ability of a destination to absorb the impact of tourism development or development before the negative impact is real or occurs, and to pay more attention to its sustainability. This research methodologies uses quantitative and qualitative methods with primary data collection techniques through observation, surveys, and interviews. Secondary data collection uses various sources of literature, laws and regulations, statistical data, and others. This study aims to identify the four components of tourism destinations in Batukaras Village and calculate the carrying capacity of the tourism environment based on the biophysical aspects of the environment and management capacity in the Batukaras Beach tourism area using the formula developed by Cifuentes. The results of the calculation of the Effective Carrying Capacity (ECC) value of the Batukaras Coastal area are 1,048 per day, when compared to the current average number of actual visitors, visits on weekdays are 741 per day, still within the effective carrying capacity. Meanwhile, the number of visits on holidays, namely 2,464 visitors/day, already has a greater value and exceeds the value of the effective carrying capacity which has the potential to impact.
Analisis Pengembangan Desa Wisata Ekonomi Kreatif Di Kabupaten Ogan Komering Ilir Fadlina, Siti
JURNAL DESTINASI PARIWISATA Vol 11 No 1 (2023): VOL 11, NO 1 (2023): (JANUARY - JUNE)
Publisher : Program Studi Pariwisata Program Sarjana, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JDEPAR.2023.v11.i01.p05

Abstract

The development of a tourism village based on a combination of natural, cultural, and creative tourist attractions has made creative economic activities in Ogan Komering Ilir (OKI) Regency a major tourist attraction. The research aims to look at the process of developing a creative economy tourism village in OKI Regency by analyzing the selection of potential tourism village development sites, analyzing the assessment of the tourism village category, and analyzing the needs of tourism village development. The research method uses qualitative research in the form of primary data collection (observations, surveys, and interviews), and secondary data collection from various institutional and literary sources. The analytical method uses data analysis, scoring, and weighting techniques. Respondents in the study were 13 informants from district governments, village/kelurahan offices, community groups, business managers, business owners, craftsmen, and artists. The results of the analysis of the selection of locations for the development of tourism villages based on the creative economy are that there are 10 villages/kelurahan with high scores. The results of the assessment analysis for the creative economy tourism village category are on average in the productive and innovative village category, with a component rating level on a medium scale. So the priority is handling and improving the components with low and medium scale, namely the components of human resources, assistance and collaboration, institutions, infrastructure, digital technology, and finance. Keywords: development analysis, creative tourism village, creative economy village, Ogan Komering Ilir
Integrasi GIS untuk Analisis Kesesuaian Lahan dan Ketersediaan Air: Mendorong Potensi Peternakan Domba di Desa Bangunjaya, Pangandaran Ismiraj, Muhammad Rifqi; Millah, Riza Saepul; Fadlina, Siti; Witanto, Witanto; Kuswaryan, Sondi
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i1.52367

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan dan menganalisis kesesuaian lahan dan ketersediaan air untuk peternakan domba di Desa Bangunjaya, Distrik Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, dengan menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis (Geo-Information System/GIS). Penelitian ini menggunakan metode superimposisi untuk mengintegrasikan data tutupan lahan yang ada dengan rencana tata ruang wilayah Kabupaten Pangandaran untuk tahun 2018-2032, menilai kesesuaian lahan aktual dan potensial untuk peternakan domba. Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar Desa Bangunjaya memiliki kondisi topografi dan tanah yang mendukung untuk peternakan domba. Analisis juga mengungkapkan bahwa area-area ini didukung oleh jaringan badan air yang memadai, menjamin ketersediaan air untuk ternak sepanjang tahun. Selain itu, penelitian ini mengakui pentingnya kedekatan dengan jaringan jalan, yang dapat memfasilitasi akses ke pasar dan transportasi barang. Studi ini juga menyoroti kebutuhan kritis untuk praktik pertanian yang berkelanjutan dan perencanaan strategis untuk mengurangi dampak lingkungan yang potensial, terutama di area sensitif. Kesimpulan dari studi ini adalah Desa Bangunjaya memiliki potensi yang signifikan untuk mengembangkan peternakan domba, didukung oleh sumber daya lahan dan air yang menguntungkan. Namun, penekanannya adalah bahwa ekspansi harus berlanjut dengan komitmen kuat terhadap prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang dan konservasi lingkungan.
Pendampingan Pengembangan Peternakan Domba Berkelanjutan Berbasis Analisis Morfologi Wilayah dan Stabilitas Lereng di Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran Ismiraj, Muhammad Rifqi; Wulansari, Asri; Millah, Riza Saepul; Fadlina, Siti; Agung, Witanto; Daud, Andre Rivianda; Kuswaryan, Sondi
Farmers: Journal of Community Services Vol 5, No 2 (2024): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v5i2.59218

Abstract

Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, memiliki potensi besar untuk pengembangan peternakan domba dan produksi pakan ternak, didukung oleh kondisi geografis perbukitan dengan lereng sedang yang mendominasi. Kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam merencanakan pengembangan peternakan domba yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek morfologi wilayah dan stabilitas lereng. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, diskusi dengan masyarakat, dan analisis peta serta data geospasial menggunakan ESRI ArcGIS PRO versi 10.3. Hasil analisis menunjukkan bahwa 95,77% wilayah kecamatan merupakan lereng sedang dengan kemiringan 15%-25%, yang cocok untuk aktivitas pertanian dan peternakan dengan risiko erosi tanah yang dapat dikelola melalui praktik pengelolaan lahan yang tepat. Area dengan kemiringan rendah (2%-15%) seluas 21,13 hektar ideal untuk pembangunan infrastruktur peternakan, sementara area dengan kemiringan lebih curam (25%-40%) memerlukan pengelolaan hati-hati untuk mencegah risiko longsor. Pengembangan peternakan domba di Desa Bangunjaya menawarkan manfaat ekonomi berupa diversifikasi pendapatan dan ketahanan pangan, manfaat lingkungan melalui praktik pertanian berkelanjutan, serta dampak sosial dengan meningkatkan keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat. Rekomendasi yang diberikan meliputi perencanaan partisipatif, penyediaan pelatihan, pemanfaatan teknologi geospasial, dan pembangunan kemitraan strategis. Desa Bangunjaya berpotensi menjadi model pengembangan peternakan domba yang berhasil, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan dengan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan.
Pendampingan Pengembangan Peternakan Domba Berbasis Analisis Kesesuaian Lahan: Kestabilan Pondasi, Potensi Erosi, dan Mitigasi Bencana di Desa Bangunjaya Ismiraj, Muhammad Rifqi; Wulansari, Asri; Millah, Riza Saepul; Fadlina, Siti; Agung, Witanto
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.62111

Abstract

Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membantu masyarakat Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran dalam mendirikan peternakan domba yang terencana dan berkelanjutan. Pendampingan dilakukan melalui analisis kesesuaian lahan yang mencakup tiga aspek utama: kestabilan pondasi, potensi bencana alam, dan potensi erosi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total luas wilayah 1.449,84 Ha, sebagian besar (1.428,70 Ha) memiliki kestabilan pondasi sedang, sedangkan sebagian kecil lainnya (21,13 Ha) memiliki kestabilan pondasi rendah sehingga memerlukan perencanaan konstruksi khusus. Seluruh area desa termasuk dalam kategori risiko bencana alam sedang, terutama terkait ancaman gerakan tanah dan aktivitas seismik, yang mengharuskan integrasi strategi mitigasi bencana dalam perencanaan pembangunan kandang domba. Selain itu, wilayah Desa Bangunjaya juga memiliki dominasi potensi erosi sedang (1.428,71 Ha) dengan sebagian kecil area memiliki potensi erosi tinggi (21,13 Ha), terutama disebabkan oleh kondisi topografi perbukitan hingga pegunungan dengan kemiringan yang curam. Oleh karena itu, direkomendasikan penerapan metode konservasi tanah baik secara vegetatif maupun mekanis. Secara keseluruhan, pendampingan ini menegaskan perlunya integrasi mitigasi bencana dan konservasi lahan dalam upaya mendukung peternakan domba yang aman, produktif, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Analisis Tapak Kawasan Situs Kutai Lama Dalam Perencanaan Kawasan Strategis Pariwisata ‎Kabupaten Kutai Kartanegara Siti Fadlina; Mochamad Rizal Fahmi Bangkit Sanjaya
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v1i1.24

Abstract

Peninggalan budaya dan sejarah pada masa Kerajaan Kutai menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kutai Kartanegara. Kawasan Situs Kutai Lama merupakan daya tarik wisata primer yang dimiliki Kawasan Strategis Pariwisata Sangasanga-Anggana dan Sekitarnya. Analisis tapak dibutuhkan untuk mengetahui kondisi lahan, meletakkan dan mengelompokkan fasilitas yang akan dibangun dalam sebuah perencanaan dan perancangan kawasan strategis pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data primer melalui wawancara, pengukuran langsung, dan pengamatan. Pengumpulan data sekunder diperoleh dari regulasi kawasan, peraturan bangunan dan gedung, data statistik, situs web, artikel, buku yang berkaitan dengan tema arsitektur dan laporan penelitian pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 9 komponen tapak di Kawasan Situs Kutai Lama dengan membuat deskripsi atas suatu fenomena sosial/alam secara sistematis dan faktual terhadap kawasan studi. Hasil penelitian disajikan dan diinterpretasikan melalui dokumentasi, peta analisis kawasan serta pemecahan masalah berupa rekomendasi penataan kawasan, rencana sub area pemanfaatan, serta rencana perancangan elemen bangunan dan lingkungan untuk pengembangan kawasan. Rencana sub area pemanfaatan pada tapak kawasan terdiri dari sub area inti (makam), sub area fasilitas penunjang, sub area lapangan, sub area lahan hijau, sub area pemukiman, sub area pelabuhan, sub area masjid, dan sub area pulau kambing.
Strategi Pengembangan Pariwisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Di ‎Kampung Wisata Kreatif Cigadung Kota Bandung Nanda Savana; Siti Fadlina; Mochammad Henfi Abdul Khoir
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v2i1.81

Abstract

Pariwisata dipandang sebagai hal yang berdampak positif terhadap perekonomian termasuk di wilayah Kampung Wisata Kreatif Cigadung. Meski begitu, pengembangan wisatanya masih berjalan dengan lambat sehingga perlu diketahui kondisi destinasi wisata beserta para pengelola yang terlibat dalam kepariwisataan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui secara lebih jelas strategi pengembangan pariwisata yang cocok untuk diterapkan di Kampung Wisata Kreatif Cigadung melalui analisis SWOT. Data diperoleh melalui melalui kajian literatur dari berbagai buku dan artikel jurnal baik itu dalam dan luar negeri sebagai bahan dan pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata edukasi kreatif merupakan solusi yang tepat untuk pengembangan pariwisata di wilayah Cigadung, selain itu dengan meningkatkan kerjasama riset bersama pemerintah dan akademisi akan membantu pengelola untuk mengembangkan wilayahnya.
Pengaruh Fasilitas dan Prasarana Terhadap Kepuasan Wisatawan Pada Daya Tarik Wisata Alam Gunung Puntang di Kabupaten Bandung Rizal, Mochamad Rizal Fahmi Bangkit Sanjaya; Siti Fadlina; Ahmad Rimba Dirgantara
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v3i1.107

Abstract

Sektor pariwisata dijadikan sebagai opsi yang memiliki dampak baik terhadap pertumbuhan perekonomian. Sehingga, kawasan potensial Gunung Puntang diresmikan menjadi daya tarik wisata alam Gunung Puntang atau lebih dikenal dengan Wana Wisata Gunung Puntang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengetahui bagaimana fasilitas dan prasarana objek wisata alam Gunung Puntang mempengaruhi kepuasan wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan deskriptif. Sebanyak 100 orang disurvei, baik secara online maupun offline, untuk mendapatkan data. Pendekatan yang digunakan adalah continuous non-probability sampling. Tim peneliti menggunakan SPSS 25 untuk melakukan uji reliabilitas, validitas, normalitas, T, koefisien korelasi Pearson's product moment, dan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil akhir penelitian dan uji T, nilai t hitung variabel fasilitas dan nilai t tabel keduanya adalah 8,150 > 0,163. H1 yang disetujui memberikan bukti lebih lanjut bahwa variabel fasilitas dapat meningkatkan kepuasan wisatawan.
Pengembangan Inovasi Produk Desa Wisata Big Farmer Berbasis Pariwisata Berkelanjutan Qurrota'ayuni, Kindy Nadia; Siti Fadlina; Febriana
Journal of Tourism Planning and Economic Development Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Tourism Planning and Economic Development (JOTPED)
Publisher : Universitas Persatuan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65483/jotped.v3i1.108

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan inovasi produk wisata berbasis keberlanjutan di Desa Wisata Big Farmer. Kualitatif deskriptif dengan pendekatan purposive sampling merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan eksplorasi produk dan indikator pariwisata berkelanjutan berdasarkan Permenparekraf No. 9 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan wisata agro, kuliner, budaya, dan petualangan menghasilkan inovasi produk wisata yang berdampak pada peningkatan daya saing desa, kontribusi ekonomi lokal, serta pembukaan lapangan kerja baru. Inovasi ini berperan dalam mendukung keberlanjutan Desa Wisata Big Farmer sebagai destinasi wisata alternatif.