Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pengoptimalan Aplikasi Google Bisnisku dalam Pemasaran Usaha Papan Akrilik Wisuda di Lampung Mahmud, Imam; Wahyu Septianna, Erna
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16201

Abstract

Penggunaan platform online menjadi penting bagi pelaku usaha dalam upaya untuk meningkatkan eksposur dan menjangkau pasar yang lebih luas di era digital. Namun, banyak UMKM di Lampung belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi digital, termasuk Google Bisnisku, sebagai strategi pemasaran efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan dan strategi penerapan Google Bisnisku dalam meningkatkan penjualan produk papan akrilik dari Motivasiin.id. Dengan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas Google Bisnisku dalam menarik pelanggan baru dan meningkatkan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur-fitur Google Bisnisku, seperti ulasan pelanggan, peta lokasi, dan profil bisnis, secara signifikan mendongkrak visibilitas dan kredibilitas usaha, serta berkontribusi pada peningkatan pendapatan. Kesimpulannya, penerapan Google Bisnisku merupakan strategi pemasaran digital yang efektif bagi UMKM untuk memperkuat daya saing dan memperluas basis pelanggan. Kata kunci: Google Bisnisku, Pemasaran digital, UMKM, Papan akrilik.
Analisis Ucapan Talak Berdasarkan ‘Urf; Ucapan’ Pulang Ke Rumah Ibumu’ Saat Marah Filayati, Muhammad Akbar; Mahmud, Imam; Muttaqin, Muhammad; Raida, Noor; Ramadhani, Intan Aulia; Fitriani, Haida
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i1.1596

Abstract

Pernikahan dalam Islam merupakan perjanjian suci yang bertujuan mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Namun, dalam dinamika rumah tangga, konflik sering memicu ucapan emosional dari suami, seperti "Pulang ke rumah ibumu!", yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum terkait talak. Penelitian ini bertujuan menganalisis status hukum ucapan tersebut ketika diucapkan dalam keadaan marah, dengan fokus pada peran 'urf (adat kebiasaan) sebagai instrumen penafsir. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kepustakaan, menganalisis literatur fikih klasik, peraturan perundang-undangan (UU No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam), serta jurnal ilmiah relevan secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ucapan "Pulang ke rumah ibumu" tergolong talak kinayah (implisit) yang keabsahannya bergantung pada niat suami. Dalam konteks 'urf Indonesia yang menjunjung nilai kekeluargaan, ucapan tersebut umumnya dipahami sebagai ekspresi emosi temporer, bukan pernyataan talak definitif. Pasal 117(2) dan 139 KHI mengintegrasikan 'urf dalam penilaian talak kinayah, dimana Pengadilan Agama mempertimbangkan konteks sosial-budaya dan memerlukan pembuktian niat melalui sumpah atau saksi. Penelitian menyimpulkan bahwa ucapan tersebut tidak otomatis menjatuhkan talak kecuali disertai niat yang jelas, dengan 'urf berfungsi sebagai penentu makna kontekstual yang melindungi keutuhan rumah tangga dari talak impulsif.
PERTUKARAN SOSIAL PETANI KAKAO DENGAN KOPERASI KONSUMEN BINA SEJAHTERA PESAWARAN DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KAKAO DI KECAMATAN WAY RATAI DAN KEDONDONG Mahmud, Imam; Wibisono, Damar
Jurnal Analisa Sosiologi Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jas.v12i3.67715

Abstract

Cocoa (Theobroma Cacao L) has a significant role in the national economic condition because most of the cocoa plantations in Indonesia managed by cocoa farmers, including in the Way Ratai and Kedondong District, Pesawaran Regency, Lampung. However, the cocoa production in the area is still not optimal due to the old age of the cocoa plants and traditional cultivation techniques. Therefore, a partnership with the Koperasi Bina Sejahtera Pesawaran Consumer (KBSP) is needed. This research purpose to knowing the partnership between cocoa farmers and Koperasi KBSP using social exchange theory. The method used is descriptive qualitative. The results showed that the first step of cooperation between cocoa farmers and Koperasi KBSP carried out through an agreement without any conditions for cocoa farmers but only needed a letter of commitment so that the number of cocoa farmers who registered as members of the Koperasi KBSP increased. This condition strengthened by several program plans to increase cocoa productivity in the Way Ratai and Kedondong District, including ensuring the supply of quality seeds, the certainty of additional income while waiting for the harvest period, and profits in the process of selling cocoa plants. Results of the study strengthen social exchange theory which explains four main constituents: the existence of reinforcement tools in the form of rewards and resources, exchange mechanisms based on subjective cost-reward analysis, structure and social capital that stimulate social exchange, and reciprocity that creates duty between parties involved in the social exchange.Keywords: Cooperation, Partnership, Cooperative, Social Exchange AbstrakTanaman Kakao (Theobroma Cacao L) memiliki peranan cukup penting bagi perekonomian nasional, karena sebagian besar perkebunan kakao di Indonesia dikelola oleh rakyat, diantaranya yaitu di wilayah Kecamatan Way Ratai dan Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Akan tetapi, produksi kakao yang dihasilkan oleh petani kakao di wilayah tersebut belum optimal karena  usia tanaman yang sudah tua dan teknik budidaya tradisional. Oleh sebab itu, dibutuhkan adanya kerja sama kemitraan dengan koperasi Konsumen Bina Sejahtera Pesawaran (KBSP). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kerja sama kemitraan antara petani kakao dengan Koperasi KBSP dengan menggunakan teori pertukaran sosial (social exchange theory). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah awal kerja sama antara petani kakao dengan Koperasi KBSP dilakukan melalui perjanjian tanpa syarat apapun bagi petani kakao, tetapi hanya dibutuhkan surat komitmen kerja sama, sehingga jumlah petani kakao yang mendaftar sebagai anggota koperasi mengalami peningkatan. Kondisi tersebut diperkuat oleh beberapa rencana program untuk meningkatkan produktivitas kakao Kecamatan Way Ratai dan Kecamatan Kedondong, yang meliputi kepastian penyediaan bibit yang berkualitas, kepastian tambahan penghasilan selama menunggu masa panen, dan keuntungan dalam proses penjualan tanaman kakao. Hasil penelitian memperkuat teori pertukaran sosial yang menjelaskan empat empat konstituen utama yaitu adanya alat penguatan berupa imbalan dan sumber daya, mekanisme pertukaran berdasarkan analisis biaya-imbalan subjektif, struktur dan modal sosial yang menstimulus terjadinya pertukaran sosial, dan timbal balik yang menciptakan kewajiban di antara para pihak yang terlibat dalam pertukaran sosial yang saling menguntungkan. Kata Kunci: Kerja Sama, Kemitraan, Koperasi, Pertukaran Sosial