Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang Berdasarkan Uji Kalendering Dengan Uji Pda Pada Pembangunan Jembatan Meninting Suparjo, Suparjo; Hoesain M, Ismail; Azhar, Pande Setiawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v3i12.3504

Abstract

Jembatan Meninting adalah jembatan yang berada di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat yang mengalami kerusakan akibat banjir sehingga dilakukan penggantian. Pada penggantian Jembatan Meninting digunakan fondasi tiang pancang, dalam membangun fondasi tiang pancang dibutuhkan perhitungan daya dukung fondasi. Daya dukung fondasi dapat dihitung dari uji beban dinamis di lapangan seperti uji kalendering dan uji PDA (Pile Driving Analyzer). Tujuan penelitian ini adalah memperoleh perbandingan daya dukung fondasi tiang pancang berdasarkan uji kalendering dengan uji PDA. Hitungan daya dukung fondasi tiang pancang berdasarkan uji kalendering menggunakan metode Hiley, Gates, dan ENR. Analisis dan interpretasi berdasarkan uji PDA menggunakan metode Case dan CAPWAP. Hasil perhitungan berdasarkan uji kalendering menunjukkan bahwa daya dukung izin (Qa) terkecil menggunakan metode Hiley sebesar 1547,460 kN, Gates sebesar 1669,483 kN, dan ENR sebesar 2369,548 kN lebih besar daripada daya dukung izin (Qa) rencana sebesar 1374,584 kN. Hasil analisis dan interpretasi berdasarkan uji PDA menunjukkan bahwa daya dukung izin (Qa) yang diperoleh menggunakan metode Case dan CAPWAP sebesar 2404,444 kN lebih besar daripada daya dukung izin (Qa) rencana sebesar 1374,584 kN. Perbandingan hasil daya dukung fondasi tiang pancang berdasarkan uji kalendering dengan uji PDA menunjukkan bahwa nilai rata-rata daya dukung izin (Qa) fondasi tiang pancang berdasarkan uji kalendering menggunakan metode Hiley sebesar 2311,555 kN lebih mendekati hasil daya dukung izin (Qa) fondasi tiang pancang berdasarkan uji PDA sebesar 2404,444 kN dengan selisih perbandingan sebesar 3,86%. Uji PDA memberikan hasil daya dukung yang lebih besar daripada uji kalendering, Hal tersebut dikarenakan perbedaan proses pelaksanaan serta faktor aman yang digunakan.
ANALISA PENGARUH METODE TERASERING PADA STABILITAS LERENG MENGGUNAKAN GEOSLOPE/W6: Analysis of Effect Terracering Method on Slope Stability by Geostudio V.6 Software Hoesain M, Ismail; Agustawijaya, Didi Supriadi; Ashari, Isya; Sulistyowati, Tri; Prabowo, Agung
Spektrum Sipil Vol 5 No 2 (2018): SPEKTRUM SIPIL
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/spektrum.v5i2.137

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi kestabilan suatu lereng antara lain adalah infiltrasi air hujan dan kelandaian suatu lereng. Air infiltrasi ini, selain mengurangi kohesi tanah, juga ikut menambah berat tanah sehingga longsor terjadi. Sebagian besar perbukitan di daerah Lombok Barat, lapisan tanah merupakan pasir kelanauan terutama di daerah sepanjang jalan raya Sesaot, sebagai kawasan wisata hutan dari Propinsi Nusa Tenggara Barat. Longsor di kawasan ini sering terjadi apabila musim hujan tiba.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui angka keamanan lereng terhadap durasi hujan dan penanggulangan longsor dengan membuat sudut lereng lebih datar dari lereng asli dan membuat terasering sepanjang lereng. Dalam analisisnya dibantu dengan menggunakan program Geostudio V.6. Pemodelan muka air tanah akibat hujan digunakan program SEEP/w sedangkan pemodelan lereng menggunakan program SLOPE/w.Hasil penelitian menunjukan, semakin lama durasi hujan (durasi hujan 8 jam), angka keamanan semakin menurun, sebesar 3,23% dari faktor keamanan tanpa hujan. Apabila dilakukan stabilisasi dengan mengurangi sudut lereng menjadi 65o dari kondisi asli 85o, faktor keamanan meningkat 22,8% dan bila dilakukan stabilisasi dengan tersering sebanyak 2 terasering, faktor keamanan mengalami peningkatan sebesar 17,34% dari kondisi asli lereng.
Pelatihan Teknik Dasar Pembuatan Desain Presentasi Menggunakan Microsoft PowerPoint Winarti, Dwi; Hoesain M, Ismail
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14129

Abstract

Abstract: The imperative for higher digital literacy among lecturers and students stems from science and technological progress, especially regarding the use of Microsoft PowerPoint (PPT) as a presentation aids. The main challenge faced is the low knowledge of students in compiling presentation material points, PPT features, and a lack of skills in PPT practice, which often results in monotonous and less informative. This community service program aims to improve students’ basic techniques knowledge and skills in creating presentation designs using PPT. This activity applies quantitative methods through an educational and training approach, covering materials such as field data visualization, PPT features, and PPT practice. This program was carried out in collaboration with The D3 Mining Engineering Student Association, Universitas Muhammadiyah Mataram as a partner, involving 16 participants. Evaluation was carried out through pre-test and post-test to measure changes in participants’ knowledge and skills using a Likert scale. The highest increase is about PPT features which is 42,50% from 36,25% to 78,75%, followed by PPT practice by 40,62% from 39,39% to 80,00%, and the lowest is field data visualization which is 37,50% from 35,00% to 72,50%. The average knowledge and skill enhancement among students reached 40,62%. Four of the students who had the highest knowledge and skills, reached 93,33% after training from 40,00% - 53,33% previously. Based on the evaluation, this program is considered successful, as evidenced by the increase in students’ knowledge and skills of all training materials presented. Overall, implementation of the activities went smoothly. Keywords: Digital Literacy; Students; Mining; Presentation; Likert Scale