Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA VISUAL SISWA KELAS II MI FATAHILLAH CILEDUG KOTA TANGERANG Latifah, Nur; Sa'odah, Sa'odah
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v8i2.1794

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta di lapangan yang menunjukkan rendahnya kemampuan membaca siswa yakni hampir 66% siswa tidak dapat membaca dengan baik dan benar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) aktivitas siswa dalam proses pembelajaran membaca permulaan di kelas II MI Fatahillah Ciledug Kota Tangerang dan (2) kemampuan membaca siswa setelah diterapkannya media visual berupa kartu kata bergambar pada pembelajaran membaca permulaan di kelas II MI Fatahillah Ciledug Kota Tangerang. Media visual kartu kata bergambar merupakan suatu media pembelajaran yang telah dikembangkan . Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK model Kemmis & Mc.Taggard yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklusnya melalui langkah-langkah perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II MI Fatahillah Ciledug Kota Tangerang tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 31 orang siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata siswa dari pra siklus (62,74), siklus I (69,90), dan siklus II (74,74). Kata Kunci : Media Visual, Kemampuan Membaca Permulaan.
Penggunaan Media Pembelajaran Berupa Group Whatsapp terhadap Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas II SDN Pekojan 02 Petang Kota Jakarta Kistiningrum, Annisa; Sa'odah, Sa'odah; Hasan, Najib
MASALIQ Vol 2 No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.797 KB) | DOI: 10.58578/masaliq.v2i1.81

Abstract

This study aims to obtain information on the effectiveness of using WhatsApp media on student learning outcomes. This research uses qualitative research method with descriptive analysis method. In this study, there were 2 related respondents from SDN Pekojan 02 Petang Jakarta, consisting of one teacher and one student. Interviews were conducted in a structured manner with questions compiled and linked and developed with related literature. The results of this study are the ineffective use of Whatsapp media due to the lack of facilities and infrastructure and the unpreparedness of technology education.
Investment of Self-Confidence in Cingkrik Rawa Belong Pencak Silat for Elementary School Students Sa'odah, Sa'odah; Supriatna, Mamat
Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 11 No. 1 (2021): Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Departemen Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/aladzkapgmi.v11i1.3983

Abstract

This article aims to describe thoroughly the value of self-confidence in Pencak Silat activities for elementary school students. The scope includes the value of self-confidence in Pencak Silat Cingkrik Rawa Belong. The research method used is a literature review and field visits that include observation and interviews. The research subjects were the head of the Lengkong Arts and Culture House Foundation and the research object was elementary school students who were active in Pencak Silat activities in elementary schools. The research sites are the Cingkrik Rawa Belong Lengkong Cultural Art House and the Primary School in Tangerang. The instruments used were interviews and observation. The result of this research is that the value of self-confidence in Pencak Silat activities is the value obtained by children from training or Pencak silat activities and then retrained through the experience of the championships that have been followed The use-value contained in the Cingkrik Pencak Silat activity can be used as learning to instill confidence in elementary school students.
IMPLEMENTASI REWARD TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS II SD ISLAM ASYSYAKIRIN KOTA TANGERANG Fitria Utami, Angelia; Eka Saputri, Rahmawati; Sa'odah, Sa'odah
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6867

Abstract

The lack of enthusiasm and active participation among students in learning activities is a common challenge in elementary education, including in the second-grade class at SD Islam Asysyakirin, Tangerang City. This study aims to describe the implementation of rewards in enhancing students' learning motivation. A descriptive qualitative approach was used, involving 21 participants consisting of 10 second-grade students, 10 parents, and 1 homeroom teacher. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings show that the types of rewards given by the teacher include verbal rewards (praise such as "very good"), nonverbal rewards (gestures like smiles and thumbs-up), and physical rewards (stickers and stationery). Verbal rewards proved to be the most effective, marked by a 30% increase in student participation, a 25% increase in enthusiasm, and a 35% increase in task completion. Consistent reward-giving encouraged students to be more active, responsible, and enthusiastic in learning activities. These findings address the gap in previous studies, which mostly discuss rewards from a theoretical perspective, by providing empirical evidence from real classroom practice at the elementary level. The practical implication of this study suggests that a systematic reward implementation tailored to student characteristics can be an effective strategy for enhancing learning motivation from an early age. ABSTRAK Minimnya semangat dan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan belajar menjadi tantangan umum dalam pembelajaran di sekolah dasar, termasuk di kelas II SD Islam Asysyakirin Kota Tangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pemberian reward dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan partisipan sebanyak 21 orang, terdiri atas 10 siswa kelas II B, 10 orang tua, dan 1 guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk reward yang diberikan guru meliputi reward verbal (pujian seperti "bagus sekali"), reward nonverbal (gestur seperti senyuman dan acungan jempol), serta reward fisik (stiker dan alat tulis). Reward verbal terbukti paling efektif, ditandai dengan peningkatan partisipasi siswa sebesar 30%, peningkatan antusiasme sebesar 25%, dan ketuntasan penyelesaian tugas sebesar 35%. Pemberian reward yang konsisten mendorong siswa untuk lebih aktif, bertanggung jawab, dan bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.Temuan ini mengisi celah penelitian terdahulu yang cenderung hanya membahas reward secara teoritis, dengan menghadirkan bukti empiris dari praktik kelas nyata di jenjang sekolah dasar. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan reward yang sistematis dan sesuai karakteristik siswa dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar sejak dini.
IMPLEMENTASI PROGRAM LITERASI DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA KELAS II SD MUTIARA HATI KOTA TANGERANG Rohmah, Dini Aulia; Sa'odah, Sa'odah; Fadhillah, Dilla
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program literasi dalam pembentukan karakter siswa kelas II di SD Mutiara Hati. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II, wali kelas, dan kepala sekolah sebagai pelaku utama dalam pelaksanaan program literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap kegiatan literasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi dilaksanakan melalui kegiatan membaca 15 menit sebelum pelajaran, pengisian jurnal harian, penggunaan pojok baca, serta pengintegrasian literasi numerasi dan digital dalam proses pembelajaran. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan literasi dasar siswa, tetapi juga membentuk karakter positif. Nilai-nilai karakter yang berhasil dikembangkan meliputi religius, mandiri, disiplin, tanggung jawab, percaya diri, kreatif, dan gemar membaca. Implementasi literasi yang dilakukan secara konsisten dan terarah mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter siswa secara menyeluruh.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS IV SDN PENINGGILAN 5 KOTA TANGERANG Mutiara, Rahma; Sumiyani, Sumiyani; Sa'odah, Sa'odah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4007

Abstract

Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan dalam keterampilan menyimak siswa dan pentingnya pendekatan kreatif dalam pembelajaran. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk menggali pengalaman siswa dan guru, dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video interaktif meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman materi secara signifikan. Meskipun siswa menunjukkan ketertarikan tinggi, variasi kesiapan dan rasa percaya diri sebelum menyimak menghambat kinerja mereka. Siswa mampu menjelaskan dan mengidentifikasi pokok-pokok pikiran, namun mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan secara komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media sosial dalam pembelajaran dapat memperkuat keterampilan menyimak, tetapi memerlukan dukungan guru untuk mempersiapkan siswa secara mental dan emosional. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dalam metode pengajaran dan peran aktif media sosial dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan efektif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih relevan dan menarik bagi siswa.
PENGARUH METODE KETERAMPILAN PROSES BERBASIS PENDEKATAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SDN JURUMUDI 4 KOTA TANGERANG Mariyam, Siti; Perdiansyah, Ferry; Sa'odah, Sa'odah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode keterampilan proses berbasis pendekatan berdiferensiasi terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas IV di SDN Jurumudi 4 Kota Tangerang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional dan kurangnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment), yang melibatkan dua kelas: kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing sebanyak 25 siswa. Kelas eksperimen diberikan perlakuan berupa metode keterampilan proses berbasis pembelajaran berdiferensiasi, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tes, observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil posttest menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 70,82 dan kelas kontrol sebesar 67,2. Uji hipotesis menggunakan uji t (separated model) menghasilkan nilai Thitung = 2,6247 dan Ttabel = 2,01, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode keterampilan proses berbasis pendekatan berdiferensiasi terhadap hasil belajar IPAS siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan berdiferensiasi sebagai strategi efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS di sekolah dasar.