Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pandangan Hukum Islam Terhadap Kerusakan Hutan Atas Pembangunan Bumi Perkemahan Di Taman Hutan Raya Abd. Latief Kabupaten Sinjai Hamka; Indra Satriani; Eril; Irna Rufaida Arma
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol. 9 No. 2 (2023): Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam, Juni 2023
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/assyariah.v9i2.1095

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang deforestasi taman hutan raya (TAHURA) Abdul Latif di Sinjai dalam perspektif hukum Islam. Artikel ini berkontribusi dalam diskusi mengenai hutan yang mengalami deforestasi akibat pengelolaan hutan yang tidak mengedepankan konservasi. Pertanyaan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana kerusakan hutan atas pembangunan bumi perkemahan TAHURA dalam perspektif hukum Islam? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan studi kualitatif melalui observasi dan wawancara. Penelitian ini juga menggunakan data netnografi yang sumber data diperoleh melalui penelusuran data online dan observasi partisipan online. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, kerusakan hutan atas pembangunan perkemahan TAHURA Abdul Latief Kabupaten Sinjai masih tergolong kecil jika dibandingkan secara kuantitatif 1,2 Ha tambah akses jalan sekitar 400 meter, dengan jumlah luas TAHURA sekitar 720 Ha hanya sekitar 0,3% luas area. Selain itu, kerusakan atas pembangunan bumi perkemahan dan track sepeda di TAHURA Abd. Latief pada dasarnya mendatangkan manfaat atas peserta perkemahan dan manfaat bagi masyarakat (penjual kelontongan) jika ada kegiatan perkemahan. Namun, manfaat tersebut terbilang kecil jika dibandingkan dengan kerusakan hutan akibat pembukaan lahan, dikarenakan bukan sesuatu yang urgen untuk dilakukan
Pendampingan Konseling Islami dalam Mengatasi Krisis Identitas Remaja di Era Digital Suriyati, Suriyati; Suriati, Suriati; Muhlis, Muhlis; Nur, Makmur Jaya; Jafar, Nur Masyhar Faizin; Riska, Riska; Eril; Umar
INKAMKU : Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2026): INKAMKU : Journal of Community Service
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/inkamku.v5i1.4436

Abstract

The development of digital technology has a significant impact on the identity formation process of adolescents. Exposure to social media, a culture of social comparison, and the unfiltered flow of information often trigger an identity crisis, which Erik Erikson, in his psychosocial developmental stage, calls identity versus role confusion. This community service program aims to implement an Islamic counseling program as a preventive and curative effort to help adolescents build a healthy identity in the digital age. The method used is a participatory approach through group counseling, individual counseling, and psychoeducation based on the values ​​of monotheism, tazkiyatun nafs (respect for the self), and moral development. The program is implemented through a needs assessment, mentoring sessions, and evaluation of changes in participants' attitudes and understanding. The expected outcomes are increased self-awareness, controlled digital media use, and the formation of a more stable self-identity grounded in Islamic values. With an integrative approach combining psychological and spiritual aspects, Islamic counseling has the potential to become an applicable intervention model in schools and communities.