Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Development Strategy Tourism in Mapur Island Marine Conservation Area Bintan Regency Winanda, Treza Desri; Amrivo, Viktor; Zulkarnain, Zulkarnain
Journal of Coastal and Ocean Sciences Vol. 5 No. 1 (2024): January
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jocos.5.1.39-44

Abstract

The coastal area of Mapur village is a conservation area that is a tourist attraction because of its uniqueness and natural beauty. This aims to increase people's income, utilize seagrapes without exploiting them, and make tourism while still paying attention to preserving the aquatic environment sustainably. This research was carried out in February 2022 in the Bintan Waters, Mapur Island, Bintan Regency, Kepulauan Riau Province. The method used in this study is mixed, including qualitative and quantitative methods. In this study, researchers explored data and information on topics or issues related to strategies for tourism development by describing qualitative and quantitative data using SWOT analysis. In selecting informants, the researchers used a purposive sampling technique with 30 respondents: a village leader, a PKK leader, the LPM, a youth organization leader, an Ecology Foundation Team, three fishermen, and 22 tourists. Results show that Mapur Village can be categorized as a water conservation area, which has now been designated as TWP (Tourism Water Park) in Bintan Timur. This village has excellent potential and is very promising as a tourism destination based on its natural resources, such as abundant sea grapes with high economic value ecological conditions. Waters and social support, beautiful beaches, and coral reefs in good condition all support the development of tourism on Mapur Island. The best strategy is to implement an aggressive approach by maximizing existing strengths and opportunities, which can be done with 4 SO strategies: cultivating sea grapes with eco-farming techniques, utilizing sea grapes and beautiful beaches to bring in tourists, and opening business opportunities for rural communities. They are building cooperation between village communities and the government, universities, and LPM and expanding promotions
PERAN PEREMPUAN MAJLIS TA’LIM AL - JALIL DALAM PENGELOLAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI KELURAHAN DOMPAK Vitasari, Vitasari; Ismail, Khodijah; Amrivo, Viktor; Yulikasari, T. Ersty
AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan Vol. 1 No. 1 (2023): AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/agronimal.v1i1.177

Abstract

Peran perempuan sangat diperlukan dalam rangka memecahkan permasalahan lingkungan yang salah satunya diakibatkan oleh sampah. Peran ibu rumah tangga sangat penting dalam pengelolaan sampah karena ibu memiliki peran sentral serta pionir dalam keluarga untuk memulai meminimalkan jumlah produksi sampah di dalam rumah tangga. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan kepada ibu rumah tangga yang tergabung dalam Majlis Ta’lim Al-Jalil, diketahui bahwa peran ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah secara umum berkategori antara sedang hingga sangat tinggi. Keterlibatan perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga pada proses penampungan dan pemilahan adalah sangat tinggi (100%), dimana laki-laki hanya terlibat 43,33% pada proses pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir. Peran ibu rumah tangga dalam menyediakan tempat penampung sampah yang memenuhi persyaratan adalah sedang (56,67%). Peran ibu rumah tangga dalam melakukan pemilahan adalah sangat tinggi (80%). Tingkat pengetahuan ibu rumah tangga paling banyak terdapat pada kategori baik (73,3%). Dukungan dan antusias ibu rumah tangga untuk berpartisipasi dalam program pemberdayaan khusus perempuan dalam pengelolan sampah juga tinggi (66,67%). Dari hasil tersebut dapat membuktikan bahwa ibu rumah tangga juga mempunyai keterlibatan dalam melakukan pembangunan lingkungan yang dalam hal ini ada pengelolaan sampah
PARTISIPASI DAN PERANAN PEREMPUAN DALAM KEGIATAN KONSERVASI Zona, Kemala Septia; Ismail, Khodijah; Amrivo, Viktor; T Ersty Yulika Sari
AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan Vol. 1 No. 1 (2023): AGRONIMAL: Jurnal Ilmiah Pertanian dan Peternakan
Publisher : Tahta Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55080/agronimal.v1i1.181

Abstract

Perempuan menjadi salah satu pihak yang dapat berperan dalam kegiatan konservasi. Perempuan memiliki sifat penjagaan yang sejalandengan tujuan konservasi. Adanya penelitian ini bertujuan untuk melihat partisipasi dan peranan perempuan dalam kegiata konservasi dengan metode kualitatif melalui penyebaran kuisioner kepada penggiat konservasi. Berdasarkan data yang diperoleh, rata-rata responden ialah laki-laki serta jumlah laki-laki yang terlibat dalam berbagai kegiatan konservasi lebiih dominan daripada perempuan. Terdapat 8 kegiatan konservasi dengan keiatan konservasi terbanyak yaitu konservasi terumbu karang. Perempuan banyak berperan dalam penyusunan rencana konservasi dan sedikit berperan dalam pelaksanaan konservasi di lapangan. Hambatan perempuan dalam melakukan kegiatan konservasi lebih bsar jika dibandingkan dengan kesempatan yang tersedia. Namun kesediaan dan kepedulian perempuan terhadap konservasi cukup tinggi. Jumlah perlibatan peerempuan dalam konservasi cenderung rendah namun responden menilai keterlibatan perempuan sangat diperlukan.