Purnomo, Muhammad Fauzan Edy
Unknown Affiliation

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN PATCH ANTENA MIKROSTRIP BINTANG 24 DIFREKUENSI 2.4 GHZ DAN 5.8 GHZ PADA JARINGAN WIFI Rafif, Muhammad Alif; Purnomo, Muhammad Fauzan Edy; Kurniawan, Dwi Fadila
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 12 No. 6 (2024)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wi-Fi (Wireless Fidelity) merupakan salah satu standar komunikasi nirkabel yang paling populer di pasaran. Teknologi ini banyak digunakan baik di perkantoran, kampus, kafe, dan tempat umum lainnya. Di Indonesia, untuk keperluan Wi-Fi sudah dialokasikan dalam ISM band pada frekuensi 2.4 GHz dan 5.8 GHz.Untuk membantu proses transimisi data biasanya menggunakan antena. Antena memiliki peran sebagai pengirim dan penerima gelombang elektromagnetik yang berisi informasi-informasi oleh pengguna. Perancangan antenna mikrostrip bintang 24 bertujuan untuk menemukan formula antenna microstrip yang dibutuhkan oleh teknologi Wi-Fi. Pada penelitian ini akan merancang antenna microstrip patch bintang 24 untuk Wi-Fi yang bekerja pada frekuensi 2.4 GHz dan 5.8 GHz. Perangkat lunak yang digunakan dalam merancang antenna yaitu CST Studio Suite 2021 dengan menggunakan bahan substrat FR-4. Dari hasil simulasi antenna patch bintang 24 2.4 GHz memiliki nilai return loss-26.78 dB, VSWR 1.09, bandwidth 520 MHz, gain 4.46 dBi, impedansi 55.08 ohm dan pola radiasi ke segala arah. Dari hasil simulasi antenna patch bintang 24 5.8 GHz memiliki nilai return loss -41.05 dB, VSWR 1.01, bandwidth 1820 MHz, gain 4.35 dBi, impedansi 50.89 ohm, dan pola radiasi ke segala arah. Dari hasil pengukuran antenna patch bintang 24 2.4 GHz memiliki nilai return loss -21.74 dB, VSWR 1.17, bandwidth 2960 MHz, gain 4.31 dBi, impedansi 58.92 ohm, dan pola radiasi ke segala arah. Dari hasil pengukuran antenna patch bintang 24 5.8 GHz memiliki nilai return loss-20.22 dB, VSWR 1.21, bandwidth 2640 MHz, gain 4.19 dBi, impedansi 60.79 ohm, dan pola radiasi ke segala arah. Antena patch bintang 24 2.4 GHz menunjukkan performa yang lebih baik untuk aplikasi jaringan Wi-Fi dibandingkan antenna patch bintang 24 5.8 GHz. Kata Kunci: Komunikasi Nirkabel, Wi-Fi, Antena microstrip patch bintang 24, Performansi antena
Desain Sistem Kontrol Suhu pada Mesin Retort Makanan Berbasis Logika Fuzzy Mamdani Hassan, Naufal Mahib; Muslim, Muhammad Aziz; Purnomo, Muhammad Fauzan Edy
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembuatan produk siap saji diperlukan berbagai tahap proses agar  produk tidak terkontaminasi mikroorganisme yang berbahaya bagi tubuh.  Salah satu proses yang perlu dilakukan adalah tahap sterilisasi pada  kemasan produk untuk membunuh spora dan bakteri berbahaya seperti  Clostridium thermosaccolyaticum, Bacillus spp., dan Clostridium botulinum  yang berkembang pesat dalam kemasan siap saji dimana memiliki  karakteristik anaerobik. Retort atau autoclave merupakan salah satu  metode sterilisasi secara komersial yang berkaitan dengan penggunaan  panas dengan meningkatkan suhu dalam plant tertutup. Proses ini  memerlukan pengontrol yang baik untuk mengendalikan suhu steril di 115- 125oC dalam waktu yang sudah ditentukan untuk membunuh  mikroorganisme berbahaya. Logika Fuzzy Mamdani merupakan metode  penalaran berbasis pendekatan dan asumsi yang mirip dengan model  penalaran manusia yang dikenal dengan metode min-max. Metode ini  sesuai untuk digunakan dengan kondisi plant yang diatur tidak diketahui  karakteristiknya. Respon sistem khususnya nilai error steady state yang  didapat pada pengontrollan diperhatikan dimana toleransi terhadap  setpoint pada sterilisasi makanan tidak boleh diatas 5% untuk memastikan  bahwa mikroorganisme sudah mati dan makan terjamin steril. Selain itu  waktu settling time juga perlu diperhatikan untuk tidak terlalu lama  dikarenakan efisiensi waktu dan energi pada industri yang krusial dimana  idealnya dalam 1 batch proses sterilisasi ada di 30-60 menit. Setelah  dilakukan pengujian 1 batch proses retort didapat error steady state pada  proses pre-heating sebesar 1,6% dan fase holding di 1,72% dengan waktu  selama 38 menit 53 detik. Kata Kunci — Sterilisasi, Retort, Logika Fuzzy, Mamdani, error steady state 
IMPLEMENTASI ALAT IOT UNTUK MENGUKUR AKTIVITAS AKTIF DAN PASIF BERBASIS REAL-TIME Sitorus, Wuri Handayani; Purnomo, Muhammad Fauzan Edy; Setyawan, Raden Arief
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 3 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah alat Internet of Things (IoT) yang dapat memantau parameter kesehatan vital secara real-time: saturasi oksigen, tinggi badan, berat badan, suhu tubuh, dan jumlah langkah kaki. Penelitian ini berupaya menciptakan solusi untuk pemantauan kesehatan jarak jauh yang efisien dan akurat, yang mengatasi keterbatasan alat pemantau konvensional. Kata kunci: Internet of things, akselerometer, mikrokontroller ESP32, Load cel HX711l, ultrasonic HC-SR04, MPU6050 
ANALISIS PERBANDINGAN PARAMETER ANTENA MIKROSTRIP PATCH BINTANG 27 DENGAN ANTENA MIKROSTRIP TRUNCATED PATCH BINTANG 27 SERTA PERBANDINGAN KINERJA PADA MODEM CPE ROUTER LTE Fikri, Muhammad; Kurniawan, Dwi Fadila; Purnomo, Muhammad Fauzan Edy
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis mengenai kinerja antena mikrostrip patch bintang 27 dan antena mikrostriptruncated patch bintang 27 pada frekuensi 2,4 GHz pada modem CPE router LTE. Perancangan antenadilakukan menggunakan CST Studio Suite, dilanjutkan proses fabrikasi dan pengujian menggunakanARINST Vector Network Analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antena mikrostrip truncatedpatch memberikan peningkatan performansi yang signifikan, terutama pada bandwidth, gain, directivity,efisiensi, serta axial ratio. Antena truncated patch menghasilkan bandwidth 178,7 MHz, gain 2,17 dB,directivity 3,56 dB, efisiensi 72,72%, dan axial ratio 2,24, yang lebih baik dibandingkan antena mikrostripbintang 27. Secara keseluruhan, antena mikrostrip truncated patch terbukti meningkatkan performansiantena dibandingkan desain patch Bintang 27. Dengan nilai axial ratio ≤ 3 dB, desain truncated patchdinyatakan lebih sesuai untuk aplikasi yang membutuhkan polarisasi melingkar dan stabilitas radiasi tinggi,serta layak diterapkan pada perangkat komunikasi berbasis LTE dan WiFi 2,4 GHz.Kata Kunci: Antena mikrostrip, Truncated patch, CST Studio Suite, Polarisasi Melingkar, Frekuensi 2.4GHz, Modem CPE router LTE, RSRP, RSRQ, SNR.
Desain dan Implementasi Sistem Kontrol Suhu Mesin Retort dengan Self-Tuning PID dalam Domain Digital Ramadhan, Faishal; Muslim, Muhammad Aziz; Purnomo, Muhammad Fauzan Edy
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 4 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses sterilisasi pangan menggunakan mesin retort memerlukan pengendalian suhu yang presisi untuk menjamin keamanan produk dan mempertahankan mutu. Namun, mesin retort memiliki karakteristik termal yang lambat, nonlinier, dan rentan terhadap gangguan, sehingga pengendali PID dengan parameter tetap kurang adaptif terhadap perubahan kondisi operasi. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol suhu mesin retort berbasis self-tuning PID dalam domain digital menggunakan mikrokontroler STM32. Model awal plant diperoleh melalui identifikasi offline menggunakan sinyal Pseudo Random Binary Sequence (PRBS) dan metode complexity estimation berbasis Bayesian Information Criterion (BIC) pada MATLAB, menghasilkan model ARX(4,3,1) dengan best fit 88,67%. Parameter PID digital dirancang menggunakan metode Ziegler-Nichols termodifikasi untuk sistem diskrit orde-n, kemudian didiskritisasi dengan pendekatan Backward Rectangular. Untuk meningkatkan kemampuan adaptasi, sistem dilengkapi estimasi online menggunakan Recursive Least Squares (RLS) dengan forgetting factor λ = 0,998. Sistem juga mengintegrasikan two-mode control serta supervisory constraint control dengan logika bang-bang berupa pilot flame override dan reignite untuk menjaga kestabilan nyala burner. Hasil pengujian pada plant nyata menunjukkan overshoot menurun dari 1,51% pada fase pre-heating menjadi 0,25% pada fase holding setelah tiga kali redesain PID. Pada fase holding, suhu dipertahankan pada 121,1°C selama 300 detik dengan seluruh data dalam toleransi ±1°C. Mekanisme self-tuning mengubah Kp dari 7,89 menjadi 5,22, Ti dari 453,19 s menjadi 539,76 s, dan Td dari 156,86 s menjadi 177,94 s. Target letalitas sterilisasi tercapai dengan F₀ ≥ 5 menit, melebihi batas minimum untuk inaktivasi Clostridium botulinum.Kata kunci—sterilisasi, retort, kontrol suhu, self-tuning PID, RLS, identifikasi sistem. 
IMPLEMENTASI CNN-LSTM BERBASIS MEDIAPIPE UNTUK KLASIFIKASI BODYWEIGHT EXERCISE SECARA REAL-TIME Habibi, Muhammad Rizal; Purnomo, Muhammad Fauzan Edy; Muttaqin, Adharul
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 5 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inaktivitas fisik merupakan tantangan kesehatan global yang signifikan. Pertumbuhan aplikasi kebugaran digital belum diimbangi kemampuan mengenali jenis gerakan olahraga secara otomatis dan real-time. Penelitian ini mengusulkan model CNN-LSTM berbasis MediaPipe untuk mengklasifikasikan lima jenis bodyweight exercise, yaitu push-up, sit-up, squat, jumping jack, dan lunges, beserta kelas idle secara real-time. Data pose tubuh diekstraksi menggunakan MediaPipe dan diperkaya melalui rekayasa fitur geometris serta fitur dinamika gerakan sehingga menghasilkan representasi spasial-temporal yang lebih informatif. Convolutional Neural Network (CNN) digunakan untuk mengekstraksi pola geometris antar-landmark tubuh, sedangkan Long Short-Term Memory (LSTM) digunakan untuk mempelajari pola temporal gerakan. Studi ablasi dilakukan melalui tujuh skenario konfigurasi (K1–K7) yang mencakup variasi arsitektur, rekayasa fitur, dan augmentasi data. Hasil penelitian menunjukkan konfigurasi terbaik, yaitu K7 (CNNLSTM dengan fitur spasial-temporal dan augmentasi data) memperoleh akurasi ensemble sebesar 94,96%. Pengujian pada 13 subjek dengan tiga variasi sudut kamera menunjukkan sudut 45° dan 90° menghasilkan performa terbaik, sedangkan sudut 0° mengalami penurunan akurasi, khususnya pada push-up. Sistem mampu beroperasi secara real-time dengan rata-rata 17,05 FPS dan waktu inferensi 84,96 ms pada perangkat tanpa GPU khusus. Kata Kunci—Bodyweight Exercise, CNN-LSTM, Human Activity Recognition (HAR), Mediapipe. 
RANCANG BANGUN DAN ANALISIS PERBANDINGAN ANTENA MIKROSTRIP PATCH DENGAN DAN TANPA USLOT FREKUENSI 2.4 GHZ Djatiningrat, R. Ng. Hyang Erlangga; Purnomo, Muhammad Fauzan Edy; Kurniawan, Dwi Fadila
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 6 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan membandingkan kinerja antena mikrostrip patch segitiga dengan dan tanpa U-slot pada frekuensi 2,4 GHz. Proses perancangan dan simulasi dilakukan menggunakan CST Studio Suite 2024 dengan substrat FR-4 (εr = 4,3; tan δ = 0,02; h = 1,6 mm). Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena tanpa U-slot memiliki return loss -14,44 dB dan bandwidth 57 MHz, sedangkan antena dengan U-slot menghasilkan return loss -22,36 dB dan bandwidth 125 MHz. Setelah proses fabrikasi, pengukuran menggunakan NanoVNA menunjukkan antena tanpa U-slot memiliki bandwidth 50 MHz, sementara antena dengan U-slot menghasilkan bandwidth 130 MHz atau meningkat sebesar 160% dibandingkan antena tanpa U-slot. Penambahan U-slot terbukti efektif memperlebar bandwidth melalui mekanisme resonansi ganda (dual resonance). Pergeseran frekuensi resonansi ke 2,41 GHz pada hasil fabrikasi masih berada dalam rentang ISM band 2,4 GHz (2,4–2,4835 GHz). Nilai gain negatif pada kedua antena disebabkan oleh karakteristik loss tangent substrat FR-4 yang tinggi. Kata kunci: Antena Mikrostrip, Frekuensi 2.4 GHz, FR-4, U-Slot, Bandwidth, CST Studio Suite, NonoVNA