Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Pengukuran Derajat Kejenuhan dan Tingkat Pelayanan Ruas Jalan R. Sukamto Kota Palembang Hariman Al Faritzie
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.6442

Abstract

Kota Palembang merupakan ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, Indonesia, sekaligus Kota metropolitan diprovinsi tersebut. Kota Palembang merupakan pusat segala aktivitas perekonomian. Dampaknya lalu lintas yang terdapat di Kota Palembang sangat padat, sehingga sering terjadi kemacetan pada beberapa ruas jalan tertentu. Hal tersebut terjadi karena banyaknya kendaraan yang melalui jalur tersebut yang tidak di imbangi dengan kapasitas jalan tersebut serta tingginya aktivitas hambatan samping. Pada Laporan Tugas Akhir ini, penulis mengangkat topik tentang analisis kinerja tingkat pelayanan ruas jalan R. Sukamto Kota Palembang. Metode penelitian ini berpedoman pada PKJI 2014, dengan mengumpulkan data melalui pengamatan jumlah kendaraan yang melintas, hasil survei bertujuan untuk mengetahui data kapasitas ruas jalan, arus lalu lintas, hambatan samping, derajat kejenuhan. Dengan memiliki kapasitas sebesar (C) = 3492,72 Skr/jam. Dan arus lalu lintas (Q) = 2755,85 Skr/jam, sehingga hasil nilai derajat kejenuhan (DJ) paling tinggi di Ruas Jl. R. Sukamto Kota Palembang adalah pada siang hari pukul 11.00-12.00 WIB dengan DJ = 0,78, ini termasuk kategori tingkat pelayanan C dengan arus masih stabil, kecepatan lalu lintas ≥ 65 Km/jam, volume lalu lintas dapat mencapai 70% dari kapasitas (yaitu 1400 smp/jam, 2 arah) Q/C ratio 0,7-0,8.
Evaluasi Kinerja U-Turn Pada Bukaan Median Ruas Jalan KH. Wahid Hasyim 5 Ulu Kota Palembang Hariman Al Faritzie; Yules Pramona Zulkarnain; Felly Misdalena
Jurnal Deformasi Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v7i1.7855

Abstract

Salah satu fasilitas kelengkapan jalan yang menjadi sumber kemacetan adalah median jalan dengan bukaan untuk putaran balik arah (U turn) terutama di Jalan KH Wahid Hasyim 5 ulu Palembang. Hal ini disebabkan oleh semakin tingginya pertumbuhan jumlah kendaraan yang belum seimbang dengan panjang jalan yang ada. Evaluasi terhadap besarnya radius putar di median jalan dengan bukaan sangat perlu dilakukan apakah fasilitas tersebut memenuhi persyaratan atau tidak, dan juga menganalisis waktu putar dan tempuh kendaraan sehingga dapat dilakukan untuk mengatasi kemacetan. Metode yang dilakukan untuk menganalisis dan mengevaluasi yaitu kondisi geometrik jalan, besarnya nilai radius putar yang ada dilapangan, waktu putar dan tempuh kendaraan. Hasil perhitungan dan analisis didapatkan nilai radius putar dengan kendaraan rencana yaitu mobil penumpang dengan posisi 1 yaitu sebesar 722 cm dan untuk posisi 2 yaitu sebesar 755 cm. Sedangkan kendaraan berat untuk posisi 1 yaitu sebesar 1144 cm dan untuk posisi 2 yaitu sebesar 1141 cm.. Waktu putar yang dilapangan dianalisis yaitu berkisar 4 – 25 detik. Kecepatan tempuh kendaraan pada jam sibuk hari Senin di Arah Kertapati ke Simpang Flyover Jakabaring dengan kecepatan tempuh 26,55 km/jam pada pukul 06.00-08.00 WIB, untuk Arah Simpang Flyover Jakabaring ke Kertapati dengan kecepatan tempuh 29,27 km/jam pada pukul 11.00-13.00 WIB. Dan untuk hari Minggu di Arah Kertapati ke Simpang Flyover Jakabaring dengan kecepatan tempuh 27,36 km/jam pada pukul 11.00-13.00 WIB. Sedangkan di Arah Simpang Flyover Jakabaring ke Kertapati dengan kecepatan tempuh 26,77 km/jam pada pukul 16.00-18.00 WIB. Waktu terganggu disebabkan aktivitas pergi bekerja atau sekolah, rekreasi, belanja dan aktivitas lainnya.
Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene Serta Super Plasticizer Terhadap Kuat Tekan Dan Tarik Belah Beton Hariman Al Faritzie; Indra Syahrul Fuad; Imam Akbar
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i1.11576

Abstract

Beton merupakan material yang paling banyak digunakan dalam bangunan konstruksi. Beton adalah campuran semen, agregat halus, agregat kasar, dan air, serta dapat ditambah bahan tambah lain dengan perbandingan tertentu. Penelitian ini menggunakan bahan dengan potongan serat polypropylene serta super plasticizer sebagai bahan tambah campuran beton terhadap kuat tekan dan tarik belah beton. Benda uji berupa silinder dengan variasi normal dan serat polypropylene 0,25%, 0,50%, 0,75% serta super plasticizer 1%, 2%, 3% dengan umur perawatan 7, 14, 21, 28 hari. Hasil penelitian pada variasi campuran serat polypropylene 0,25% + 1% super plasticizer hasil kuat tekan 32,03 MPa. Pada campuran serat polypropylene 0,25% + 2% super plasticizer hasil kuat tekan sebesar 33,08 MPa. Pada variasi campuran serat polypropylene 0,25% + 3% super plasticizer sebesar 35,87 MPa. Campuran serat polypropylene 0,50% + 1% super plasticizer sebesar 32,51 MPa. campuran serat polypropylene 0,50% + 2% super plasticizer kuat tekan 35,87 MPa. dan pada  campuran serat polypropylene 0,50% + 3% super plasticizer hasil kuat tekan sebesar 37,32 MPa. Pada campuran serat polypropylene lebih dari 50% mengalami penurunan kuat tekan, dimana pada campuran serat polypropylene 0,75% + 1% super plasticizer hasil kuat tekannya 25.87 MPa. Pada campuran serat polypropylene 0,75% + 2% super plasticizer sebesar 27,79 MPa. Dan pada campuran serat polypropylene 0,75% + 3% super plasticizer sebesar 29,43 MPa
Kajian Pengaruh Variasi Campuran Abu Sekam Padi Dan Bubuk Arang Kayu Terhadap Nilai CBR Pada Tanah Felly Misdalena; Hariman Al Faritzie
Jurnal Deformasi Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v8i2.13478

Abstract

Dalam membangun suatu konstruksi jalan maka yang harus perhatikan yaitu tanah dasarnya dikarenakan tanah dasar inilah yang mempengaruhi kuat tidaknya suatu konstruksi. Stabilisasi tanah adalah suatu upaya dalam memperbaiki sifat-sifat tanah yang kurang memiliki kekuatan dalam menahan beban di atasnya. Salah satu metode stabilitas tanah yang digunakan yaitu menambahan bahan yang mampu meningkatkan kekuatan tanah. Metode yang digunakan secara umum dalam penelitian adalah metode pengujian Laboratorium. Pada pengujian tersebut menggunakan material seperti abu sekam padi dan bubuk arang kayu sebagai bahan stabilisasi tanah. Berdasarkan hasil pengujian CBR laboratorium diperoleh bahwa sampel yang menggunakan abu sekam padi pada kadar 4% memiliki peningkatan nilai CBR tertinggi yaitu sebesar 6,23% terhadap tanah asli. Sedangkan sampel tanah yang menggunakan bubuk arang kayu pada kadar 10% juga mengalami peningkatan nilai CBR sebesar 2,12 %