Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Whistleblowing System terhadap Tindak Kecurangan dengan Independensi sebagai Moderator Octavia Lhaksmi Pramudyastuti; Utpala Rani; Agustina Prativi Nugraheni; Ghina Fitri Ariesta Susilo
Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 6, No 1: Juni 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jia.v6i1.32335

Abstract

Acts of fraud and corruption are still the main problems in Indonesia. This country needs a new method, namely a whistleblowing system or a violation reporting system as an early detection that minimizes fraud. This study aims to investigate the moderating effect of auditor independence on the relationship of whistleblowing systems and fraud. Data was collected employing surveys and interviews with auditors and Supervisors for the Implementation of Government Affairs in the Regions (P2UPD) at the Provincial Inspectorate X. Data analysis was carried out using moderated regression analysis (MRA) and the test results indicated that there was anecdotal evidence that auditor independence weakens the effect whistleblowing system implementation on the intensity of fraud that can be found by the auditor. This indicates that auditors who have high independence tend to ignore the existence of the whistleblowing system to find fraudulent acts.
ANALISIS PENANGANAN RISIKO PASAR DAN RISIKO PEMBIAYAAN DALAM MENJAGA KUALITAS PEMBIAYAAN PRODUK CICIL EMAS PADA BSI KCP MAGELANG MUNTILAN Khoerunnisa; Ghina Fitri Ariesta Susilo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 4 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/bxxshf40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan risiko pasar dan risiko pembiayaan dalam menjaga kualitas pembiayaan pada produk Cicil Emas di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Magelang Muntilan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko pasar timbul akibat fluktuasi harga emas yang dipengaruhi kondisi ekonomi global serta rendahnya keyakinan sebagian calon nasabah terhadap stabilitas investasi emas. Sementara itu, risiko pembiayaan disebabkan oleh ketidakmampuan nasabah dalam memenuhi kewajiban angsuran akibat penurunan pendapatan, beban keuangan lain, serta kondisi mendesak yang tidak terduga. Dalam mengatasi risiko pasar, BSI menerapkan strategi berupa transparansi informasi harga emas harian, peningkatan edukasi dan sosialisasi, pemberian insentif, serta pendekatan persuasif melalui penyampaian success story dan program inovatif. Adapun penanganan risiko pembiayaan dilakukan melalui monitoring pembayaran, pemberian reminder, pengiriman surat peringatan secara bertahap, hingga likuidasi agunan sebagai langkah terakhir. Strategi tersebut dinilai efektif dalam menjaga kualitas pembiayaan tetap stabil dan meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah.