Risakotta, Mirtha Yunitha Sari
Physics Department, Faculty Of Mathematics And Natural Sciences, Pattimura University, Ir. M. Putuhena Street, Unpatti Poka Campus, Ambon 97233, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JOURNAL ONLINE OF PHYSICS

KARAKTERISASI MINERALOGI LUMPUR BOR DI DESA KUFAR MENGGUNAKAN XRF DAN XRD BERBASIS METODE RIETVELD Ely, Sufilman; kaloari, Ruth Meisye; Akyuwen, Frandy; Risakotta, Mirtha Yunitha Sari
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 2 (2026): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i2.51180

Abstract

Lumpur di Desa Kufar, Maluku, Indonesia, merupakan lumpur hasil pengeboran minyak yang berpotensi sebagai sumber mineral sekunder bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi komposisi unsur, struktur kristal, dan fasa mineral lumpur tersebut melalui pendekatan terpadu X-Ray Fluorescence (XRF) dan X-Ray Diffraction (XRD), yang dianalisis menggunakan perangkat lunak Match 3!, Rietica, dan MAUD berbasis metode Rietveld refinement. Analisis XRF menunjukkan dominasi kalsium (Ca, 57,9 wt.%), diikuti oleh besi (Fe, 21 wt.%) dan silikon (Si, 12 wt.%), dengan unsur minor seperti Cr, V, Ba, dan Mn masing-masing <1 wt.% jauh di bawah ambang toksisitas lingkungan. Analisis XRD mengidentifikasi lima fasa mineral utama: kalsit (CaCO₃), kuarsa (SiO₂), aluminium oksida, ulvoespinel, dan grimaldi deuterate. Refinement kuantitatif dengan Rietica mengungkap dominasi kalsit sebesar 81,63%, diikuti kuarsa (6,62%), aluminium oksida (4,49%), ulvoespinel (3,89%), dan grimaldi deuterate (3,37%), dengan nilai Goodness of Fit (GoF) = 1,27 yang menunjukkan kesesuaian tinggi antara model dan data eksperimen. Analisis ukuran kristal menggunakan MAUD menghasilkan kristal kalsit berukuran 137 nm dan kuarsa 94 nm, sedangkan fasa minor tidak dapat dikuantifikasi akibat intensitas difraksi yang rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa lumpur bor di Desa Kufar merupakan sumber CaCO₃ alami yang aman dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri.