Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Bahasa Inggris Dasar pada Siswa SMP Islam Plus Hidayatut Thullab untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Inggris Septiana, Ayu Rizki; Hanafi, Moh.
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 10 (2024): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/a61wve15

Abstract

Pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam Bahasa Inggris, meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam berbicara Bahasa Inggris. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan dengan sasaran siswa SMP Islam Plus yang tergabung dalam extrakulikuler English Class. Ada 40 siswa yang tergabung dalam English class tersebut dan mengikuti kegiatan English Basic Speaking Class. Dalam 4 pertemuan, siswa belajar beberapa topik untuk berbicara Bahasa Inggris diantaranya self-introduction, greetings, expression of thanks, expression of apologizing dengan berbagai metode. Setelah 4 kali pelatihan, kemampuan siswa mulai meningkat dan mereka lebih termotivasi serta lebih percaya diri dalam berbicara dalam Bahasa Inggris. Karena keterbatasan waktu, diharapkan English Basic Speaking Class memiliki keberlanjutan kegiatan untuk memaksimalkan kemampuan siswa dalam berbicara Bahasa Inggris.
Grammatical Competence Across Different Learning Styles Septiana, Ayu Rizki; Hanafi, Moh
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17043

Abstract

Effective grammar instruction should integrate a variety of activities that cater to different learning styles. This research is intended to investigate students’ learning style, to investigate students’ grammatical competence and to find out whether any significant differences on students’ grammatical competence across different learning style. The design of this present research was convergent mix method which intended to analyze the data from quantitative and qualitative separately but complement each other. There were 15 students who became the sample of this research. In addition, in order to take the data, there were two instruments used, namely, grammar test and learning style questionnaire. The result of the questionnaire showed that the major preference of the learning style was visual learning style. Meanwhile, the grammar test showed the mean score of 86 or A- in average. Further, the result of hypothesis testing using One-way Anova on IbM SPSS 26 found that there is no significant difference on students’ grammatical competence among auditory, visual and kinesthetics learning styles.
Revealing The Correlation between Students’ Grammatical Competence and Speaking Performance Hanafi, Moh; Septiana, Ayu Rizki
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17044

Abstract

Grammatical competence and speaking performance are interrelated components of language proficiency. Developing both aspects requires a balanced approach to language instruction that integrates grammar learning with speaking practice. This research is intended to investigate the correlation between students’ grammatical competence and their speaking performance. There were 19 students who were taken as the sample of this study. To take the data, grammar test and speaking test were administered. The result showed that the grammar test of the students was 79.86 in average or B+. Meanwhile, the speaking test resulted on 73.47 in average or it can be categorized into B. Further, the test of Pearson Correlation Product moment revealed that the coefficient of the correlation was .468 which was at moderate positive correlation. In addition, the significance of the correlation resulted on 0.043. Since it is lower than the level of significance 0.05, it can be concluded that H0 is rejected. It means that there is a significant correlation on students’ grammatical competence and their speaking performance.
Kampus Mengajar Angkatan 8 dan Implikasinya pada Literasi dan Numerasi Siswa di SDN Bakalan Septiana, Ayu Rizki; Hanafi, Moh.; Nisya, Firly Salsabilla Difa; Ardhianti, Kiky; Karimah, Umi Lina Adibatul
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/a4vg2d79

Abstract

Artikel ini disusun untuk melaporkan hasil pengabdian kepada masyarakat yang merupakan kolaborasi antara Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan mahasiswa pada program Kampus Mengajar Angkatan 8 di SDN Bakalan. Ada empat program kerja yang disusun bersama dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa di SD tersebut, diantaranya adalah tongkrongan baca, NNT (nonton, nulis, tayangkan), puzzle numerasi dan math duel. Keempat program kerja tersebut diimplementasikan selama penugasan Kampus Mengajar dan hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan literasi sebesar 17% dan kemampuan numerasi sebesar 29%.
Pemantapan Kesiapan Guru dan Pelatihan Literasi Digital pada Implementasi Kurikulum Merdeka Ayu Rizki Septiana; Moh. Hanafi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i3.832

Abstract

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SD Negeri 1 Sidem Desa Sidem Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung. Guru-guru di SD tersebut menjadi sasaran pengabdian kepada masyarakat ini yang bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait pengimplementasian Kurikulum Merdeka serta pelatihan tentang pentingnya literasi digital dalam kurikulum Merdeka. Hasilnya menunjukkan bahwa guru-guru SD Negeri 1 Sidem masih memerlukan pendampingan untuk memantapkan kesiapan guru-guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka juga menuntut guru untuk beradaptasi dengan teknologi. Selanjutnya, pelatihan literasi digital menujukkan bahwa untuk menjadi guru yang unggul utamanya dalam menghadapai kebaharuan Kurikulum Merdeka, guru-guru harus memiliki empat pilar literasi digital yaitu digital skills, digital culture, digital ethic dan digital safety.