Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS UJIAN AKHIR SEMESTER SECARA ONLINE MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE FORM PADA SMP MA'ARIF NU CIMANGGU Setiawan, Diky; Hasymi Somaida, Mochammad
Jurnal Teknologi dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : STMIK Komputama Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37087/jtb.v2i2.33

Abstract

The Corona virus is a virus that originates from China, and spreads rapidly throughout the world andbegan to spread to Indonesia in early March 2020. The impact of Covid-19 has caused losses in all fields,be it economy, education, etc. In the field of education, activities both learning and examinations must bereplaced online due to the impact of the spread of Covid-19. This study aims to determine theeffectiveness of the implementation of UAS which is carried out online using the Google Form applicationmedia at SMP MA'ARIF NU CIMANGGU. This research uses the quantitative survey method whichdescribes the online UAS implementation activities at SMP MA'ARIF NU CIMANGGU during thepandemic. The object consists of 35 student respondents. The data sample collection is done using aquestionnaire / questionnaire containing questions related to the implementation of UAS online using theGoogle Form application at SMP MA ' ARIF NU CIMANGGU. Based on the results of this study, theimplementation of online UAS runs effectively f and good, it can be seen from the results of satisfactorystudent scores. The application used is of course the Googke Form as the main media, and Whatsapp as amedium for interaction between teachers and students. The obstacles experienced are regarding badconnections, limited quota, schedules that frequently change, as well as difficulties in understandingsubject matter.Keywords: Covid-19,impact,effectiveness
Kampanye Edukasi Budaya Lokal Memperkuat Identitas Lokal Untuk Meningkatkan Minat Wisata Adityawarman Afifah, Aura; Risky, Bella; Yanti, Cici Rahma; Setiawan, Diky; Sari, Marta Widian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 5 (2024): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i5.1094

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah memberikan Pemahaman dan pengetahuan pemilik mengenai pengedukasian budaya lokal untuk memperkuat identitas lokal untuk meningkatkan minat wisata di Museum Adityawarman . dalam pengabdian ini kami menggunakan analisis secara detail dengan Teknik pengumpulan data, observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kurangnya minat wisata Budaya lokal saat ini dan tidak adanya trobosan baru dalam promosi atau  pengiklanan . Untuk itu kami memberikan inovasi baru dalam menerapkan dan meningkatkan promosi di berbagai  media sosial  seperti Instagram, atau Tiktok agar lebih maju, banyak diminati oleh masyarakat. Dengan adanya pengabdian ini diharapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan  tentang Budaya Lokal.
Fenomena Persekusi Digital dan Cyberbullying: Analisis Hukum Pidana Terhadap Konten Kekerasan Psikis di Internet Setiawan, Diky; Farina, Thea; Nugraha, Satriya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20273

Abstract

Kekerasan psikis digital seperti cyberbullying dan persekusi digital telah menjadi ancaman serius dalam kehidupan masyarakat modern. Meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum melalui KUHP Nasional dan UU ITE, perlindungan terhadap korban kekerasan psikis di dunia maya masih bersifat terbatas dan belum menyentuh akar persoalan. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan perlindungan hukum terhadap korban kekerasan digital, hambatan dalam pembuktian unsur pidana, dan dampak psikologis yang dialami korban. Melalui pendekatan yuridis normatif dan studi perbandingan terhadap sistem hukum di Korea Selatan, Inggris, dan Australia, ditemukan bahwa Indonesia memerlukan regulasi yang lebih eksplisit dan sistem pendukung yang lebih responsif terhadap kebutuhan korban. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan hukum yang berbasis korban, pembentukan lembaga pelaporan independen, serta peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam menangani kekerasan psikis digital secara profesional dan empatik.