Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PEMBANGUNAN DESA WISATA BERKELANJUTAN BERBASIS COMMUNITY BASED TOURISM MELALUI COLLABORATIVE GOVERNANCE (STUDI KASUS: WISATA TEKNOLOGI HIDROGANIK DESA MOJOREJO) Fawaid, Fawaid; M Fauzan Firjatullah; Dr. Hayat, S.A.P., M.Si
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 8 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v6i8.10222

Abstract

Specifically, this article aims to analyze the effectiveness of the programs that have been conducted by the Batu city government in addressing sustainable village development. This research also aims to identify the obstacles faced by the Batu City government in the development of tourist villages and provide recommendations to improve the programs that have been carried out. This research uses a qualitative approach method, which is a process of inquiry (questioning/investigation) regarding the understanding of a matter to obtain data, information, text of respondents' views using various methodologies in a social or humanitarian problem or phenomenon. In this article has two conclusions, First, the concept of this Hydroganic Technology Tourism is the management of organic crop agriculture and red tilapia fish farming collaborated with technology. Second, the Hydroganic Technology Tourism in Mojorejo Village explores how the implementation of hydroganic technology can support sustainable development goals.
Penyelesaian Problem Akad Istishna Berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 06/DSN-MUI/IV/2000 di UD Putra Ngetos Meubel Abdillah, Ulil Absor Faiq; Fawaid, Fawaid; Huda, Bakhrul
el-Jizya : Jurnal Ekonomi Islam Vol. 12 No. 1 (2024): el-Jizya : Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/ej.v12i1.11273

Abstract

Terdapat kasus perselisihan dalam transaksi jual beli antara pelanggan dan pihak UD Putra Ngetos Meubel sebagai pemasok. Kasus ini melibatkan pemesanan meja kerja oleh seorang pelanggan, namun setelah barang diterima di rumahnya, terungkap bahwa ukuran meja tidak sesuai dengan pesanan awal. Ketidaksesuaian ukuran ini kemudian menjadi sumber konflik, menciptakan sengketa yang timbul dari perbedaan antara perjanjian awal dan barang yang diterima. Hal ini berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 06/DSN-MUI/IV/2000 bagaimana bentuk penyelesaian yang harusnya dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penyelesaiaan problem akad Istishna bedasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 06/DSN-MUI/IV/2000 di UD Putra Ngetos Meubel. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan padangan Fatwa DSN-MUI Nomor 06/DSN-MUI/IV/2000 bentuk penyelesaiannya ialah pihak pembeli yang tidak menerima hak atas pemesanan barang sebaiknya diselesaikan secara musyawarah kekeluargaan. Hal ini bertujuan untuk kemaslahatan bersama. Jika proses sengketa masih berkelanjutan, sebaiknya diselesaikan melalui persidangan melalui Badan Arbitrasi Syariah. Keputusan dari Badan Arbitrasi Syariah biasanya bersifat final dan mengikat kedua belah pihak, dan hukuman atau ganti rugi yang diberikan harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang ada.