Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAMALAN HARGA EMAS DENGAN METODE ARIMA (STUDI KASUS: HARGA JUAL PADA TABUNGAN EMAS PT. PEGADAIAN DI INDONESIA) Susanti, Elok Devi; Matulessy, Esther Ria; Anggriyani, Indah Ratih
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.40054

Abstract

Investasi adalah kegiatan yang diminati oleh sebagian besar orang di dunia dengan tujuan mendapatkan keuntungan di masa depan, namun investasi juga ada resiko tersendiri. Jenis investasi yang menjadi primadona di berbagai kalangan usia adalah emas. Investasi emas termasuk mudah dilakukan, karena tidak harus dilakukan oleh seseorang yang mempunyai penghasilan besar, selain itu juga sangat menguntungkan karena nilainya tidak terpengaruh oleh inflasi yang terjadi. Terdapat berbagai instansi yang mempermudah untuk melakukan investasi emas, salah satunya pelayanan Tabungan Emas PT. Pegadaian. Tabungan emas pegadaian adalah layanan penitipan saldo emas yang memudahkan masyarakat dalam berinvestasi emas secara mudah, murah, aman dan terpercaya. Investasi emas juga memiliki resiko, untuk memperkecil resiko yang terjadi perlu adanya analisa pergerakan harga emas agar dapat memprediksi harga emas. Metode time series adalah metode peramalan dengan menggunakan analisa plot hubungan antara variabel yang akan diperkirakan dengan urutan waktu. Metode time series yang biasa digunakan adalah metode ARIMA. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan model terbaik dan memperoleh hasil ramalan harga jual emas pada bulan Oktober, November dan Desember Tahun 2022. Hasil yang diperoleh adalah model terbaik dari harga jual emas adalah ARIMA (2,1,3) dengan hasil ramalan yang berfluktuasi dan yang meneghasilkan nilai MAPE  2,5%. Berdasarkan hasil MAPE yang diperoleh berarti model sangat baik dan hasil ramalan mempunyai tingkat keakuratan yang sangat baik
Measuring Latent Household Food Security with Binary-Indicator Confirmatory Factor Analysis: Evidence from the Raja Ampat Marine Protected Area, Indonesia Anggriyani, Indah Ratih; Sumertajaya, I Made; Notodiputro, Khairil Anwar; Angraini, Yenni
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi Vol 11, No 1 (2026): CAUCHY: JURNAL MATEMATIKA MURNI DAN APLIKASI
Publisher : Mathematics Department, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/cauchy.v11i1.40979

Abstract

This study analyzed household food security in four marine conservation areas in Raja Ampat by modeling it as a latent construct. Confirmatory factor analysis (CFA) with binary indicators was applied to household survey data from 2010 to 2024 in four regions. The latent food security score was estimated from binary indicators representing the dimensions of food access using tetrachoric correlations and the robust diagonally weighted least squares method. The estimation results show that the measurement model consistently captures the underlying latent structure of household food security. From a methodological perspective, this study is the first to estimate the latent food security score in the Raja Ampat marine conservation area using a CFA approach based on binary indicators, supported by the latest survey data and the development of ready-to-use, algorithmic functions. Further analysis of the latent scores revealed a decline in food security across most regions during the latest monitoring period compared to the pre-pandemic period, indicating increasing household vulnerability. This decline coincides with rising socioeconomic pressures in the post-COVID-19 pandemic era. Overall, the research findings confirm that CFA with binary indicators is an effective approach for measuring household food security in conservation areas, as it can produce stable latent structures