Ajizah, Siti Nurul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DALAM PELAKSANAAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN BAGI KEGIATAN INDUSTRI DI KABUPATEN GARUT TAHUN 2017-2022 Ajizah, Siti Nurul; Suwaryo, Utang; Mulyawan, Rahman
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 2 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i2.1231

Abstract

The government's role can be carried out in various aspects, one of which is industrial activities that are required to do Corporate Social Responsibility that carried out by companies. This Corporate Social Responsibility is to sustain economic development that can improve the quality of life and the environment that is beneficial to various parties. Its implementation is regulated in Regional Regulation Number 16 of 2017 concerning Corporate Social and Environmental Responsibility and Regional Regulation Number 17 of 2017 concerning Amendments to Regional Regulation Number 14 of 2012 concerning Investment. The existence of these regulations shows that the role of local government is needed. However, there are problems that the policies that have been set didn’t worked yet, there are no fines and incentives in the implementation of corporate social responsibility, the absence of strategic partnerships by the government, community and private sector, and there’s no appropriate public sector management and steps that must be taken by the company in implementing corporate social responsibility. This research was carried out using the theory by Fox.T., Ward. H., and Howard. B that the Regional Government has the role of mandating, facilitating, partnering and endorsing. This research using a descriptive method with a qualitative approach. The research was carried out on the society, tanneries, PT. Herlinah Cipta Pratama (Dodol Picnic), Regional Development Planning Agency, and Integrated Investment and Licensing Service. The results of the research showed that Regional Government as the mandate has not yet shown its seriousness, the Regional Government as a facilitator has not been fulfilled, the Regional Government as partnering is still not optimal, and the Regional Government as endorsing is still not optimal.
EFEKTIVITAS E-GOVERNMENT MELALUI BANSERV PADA KOTA BANDUNG Fauzi, Lukman Munawar; Ajizah, Siti Nurul; Kurnia, Dody; Yulianti, Susi
Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Caraka Prabu
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v1i2.92

Abstract

Sistem politik Indonesia sudah dinamis dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Hal tersebut terbukti dengan program e-government, yaitu penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk meningkatkan kinerja dan hubungan antar pemerintah dengan pihak-pihak lain. Salah satu jenis e-government adalah Government To Citizen (G2C), yaitu penyampaian informasi dan layanan publik secara searah dari pemerintah ke masyarakat. Bagian dari Government To Citizen adalah website resmi pemerintah sebagai media penyampaian informasi pemerintah kepada masyarakat yang mulai diterapkan di setiap daerah Indonesia salah satunya Kota Bandung yaitu website resmi Kota Bandung. Namun, pada kenyataannya penyampaian informasi melalui website belum efektif. Hal tersebut diketahui dari penelitian yang ditulis dalam sebuah makalah ilmiah berjudul “Efeketivitas E-Government melalui Banserv Pada Kota Bandung”. Rumusan masalah pada penelitian ini, yaitu bagaimana cara untuk meningkatkan efektivitas website resmi Kota Bandung dalam mengoptimalkan program e-government?. Penelitian ini dilakukan dengan penyebaran angket kepada masyarakat Kota Bandung. Pada hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan masalah, yaitu sebagian masyarakat tidak mengetahui website resmi Kota Bandung, bahkan masyarakat yang mengetahui tidak suka mengaksesnya, padahal website resmi Pemerintah Kota Bandung dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih banyak. Hal tersebut menunjukan bahwa program e-government Kota Bandung pada salah satu media internet, yaitu website masih belum efektif, maka informasi tidak tersampaikan kepada masyarakat. Maka, diperlukan sebuah solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, yaitu melaui BanServ. BanServ (Bandung Service), adalah sebuah layanan notifikasi kepada masyarakat melaui handphone, yaitu adanya notifikasi berupa pesan singkat. Metode BanServ ini dapat menjadi salah satu alternatif solusi yang membantu pemerintah dalam penyampaian informasi.