Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Style : Journal of Fashion Design

Feminine Romantic Style dengan Aplikasi Songket Balai Panjang Payakumbuh Fitri, Qurratha Laila; Rahmanita, Nofi; Aryadi, Mirda
Style : Journal of Fashion Design Vol 3, No 1 (2023): Style: Journal of Fashion Design
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/style.v3i1.4752

Abstract

Feminine romantic is one of basic fashion styles that is synonymous with the impression of a dress that is calm, sweet, and dominated by soft design lines, the colors used in this clothing style are synonymous with soft colors, and the use of materials such as silk, borkat, crepe, silk and chiffon. To realize the feminine romantic style in clothing creation, the Balai Panjang songket was chosen as a medium applying this style to become ready-to-wear clothing. Clothing that designed is aimed at teenage women aged 19-25 years, and adult women aged 26-35 years, to make it easier for users to choose clothes for work, travel, recreation, and parties. The purpose of creating this clothing is to be able to design clothing with the theme of feminine fomantic style with the Balai Panjang songket application, then demonstrate it in the form of a fashion show, so that the designed work can be socialized to general public. Clothing with a type of feminine romantic style has never been made with the Balai Panjang Songket, so with the creation of this work it can be become a reference for the creation of work of feminine romantic style for the future. In creating the work of this final project, the artist uses creation methods such as preparation, design, embodiment to the presentation of the work carried out. The process of creating clothing uses standard boutique sewing technique, namely by using a lining material, so that the clothes are the resulting impression give a neat, and clean. The results of the design source ideas for feminine romantic style are in the form of ready to wear, ready to wear deluxe and haute couture clothing.
RUMOH ACEH SEBAGAI INSPIRASI BUSANA UNISEX Aziz Z, Imam M Al; Rahmat, Fadri; Aryadi, Mirda
Style : Journal of Fashion Design Vol 4, No 2 (2025): Style : Journal Of Fashion Desain
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/style.v4i2.5754

Abstract

Karya yang berjudul “Rumoh Aceh Sebagai Inspirasi Busana Unisex” terinspirasi dari elemen dan ornamen Rumoh Aceh yang diwujudkan dalam bentuk busana unisex. Mengekspresikan Rumoh Aceh ke dalam bentuk busana unisex serta menjadi ajang promosi kepada khalayak umum. Busana unisex yang diwujudkan berupa overall, jas, turtleneck, kemeja, outer, celana kulot, serta celana balon. Sebagian ornamen Rumoh Aceh diterapkan pada motif kain tenun Peulalu khas Aceh Timur sebagai pendukung busana. Pemilihan warna terinspirasi langsung dari Rumoh Aceh yaitu warna kuning, merah, putih, hijau, coklat, dan hitam. Bahan yang digunakan yaitu wol cashmere dan tenun Peulalu. Metode penciptaan dimulai dengan persiapan, yaitu mencari literatur atau referensi yang berkaitan dengan ide penciptaan, melakukan survei lapangan untuk menemukan sumber ide atau tema, dan membuat rumusan ide penciptaan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bentuk karya yang dibuat. Perwujudan karya menggunakan teknik penyambungan dan butik. Detail busana diwujudkan dengan teknik fabric manipulation dan sulam payet. Terdiri dari tingkatan busana ready to wear, ready to wear deluxe dan houte couture, busana ini dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari, busana kerja, busana pesta, dan busana gala.
BUSANA KONTEMPORER TERINSPIRASI DARI JAM GADANG Fitriani, Riska; Rahmat, Fadri; Aryadi, Mirda
Style : Journal of Fashion Design Vol 5, No 1 (2025): Style : Journal Of Fashion Desain
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/style.v5i1.6268

Abstract

Karya berjudul "Busana Kontemporer Terinspirasi dari Jam Gadang". Pengkarya mengambil ide jam gadang sebagai sumber karena menyoroti keindahan, keunikan, dan sejarah jam gadang. Busana kontemporer dirancang dengan bentuk modern dan unik. Karya busana yang diciptakan mengambil bagian-bagian tertentu dari jam gadang seperti jam, jendela, ornamen yang digunakan sebagai motif dalam dekorasi busana kontemporer. Lorong dan gonjong jam gadang digunakan sebagai potongan pada busana kontemporer. Pengkarya menggunakan songket Silungkang karena ingin menggabungkan tekstil tradisional Sumatera Barat ke dalam busana. Busana kontemporer yang diciptakan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu busana siap pakai, busana siap pakai deluxe, dan busana haute couture. Dalam perwujudannya menggunakan teknik jahit semi-butik dan teknik butik, dekorasi pada busana ini menggunakan teknik bordir benang dan bordir payet. Metode kreasi yang digunakan dimulai dari eksplorasi, desain, dan realisasi karya. Karya ini menggunakan tema Tren Peramalan 2021-2022 yaitu Spiritualitas yang menggambarkan kesadaran dalam melindungi lingkungan alam dan akar budaya. Karya yang diwujudkan terdiri dari tiga karya busana siap pakai, dua karya busana siap pakai mewah, dan satu karya busana haute couture.