Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA GUNA MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN MELALUI ANALISIS SWOT DIVISI CASH PROCESSING CENTER PADA PT ADVANTAGE SCM KOTA PADANG Dalimunthe, Letnan
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (September 2019)
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/jimt.v1i1.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi untuk mengembangkan sumber daya manusia PT Advantage SCM Cabang Padang dengan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kualitatif Matrik SWOT, Tabel IFAS,EFAS. Dari perhitungan tabel IFAS kekuatan lebih rendah dari pada kelemahan, serta perhitungan dari tabel EFAS peluang lebih besar dari ancaman sehingga titik diagram terdapat pada titik kuadan 1 stability. Adapun strategi yang digunakan adalah Strategi tepat yang harus diterapkan oleh PT Advantage SCM Cabang Semarang berdasarkan ANALISIS SWOT yaitu dengan menerapkan Strategi SO (Strength–Opportunities) strategi ini digunakan untuk memanfaatkan kekuatan perusahaan guna menangkap peluang perusahaan yang ada.
Edukasi Kesehatan Remaja Tentang Pencegahan Kanker Sejak Dini di SMP Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Hotma Royani; Dalimunthe, Letnan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2690

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Upaya pencegahan kanker perlu dilakukan sejak dini, khususnya pada kelompok remaja, melalui pembentukan perilaku hidup sehat. Salah satu pendekatan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah perilaku CERDIK, yaitu Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan edukasi kesehatan remaja tentang pencegahan kanker sejak dini dengan pendekatan CERDIK di SMP Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan pada tanggal 16 Desember 2025. Metode kegiatan yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan media edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep CERDIK dan menjelaskan kembali langkah-langkah pencegahan kanker yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi kesehatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong remaja untuk menerapkan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan kanker sejak dini.
PEMAHAMAN DAN PERSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR TERHADAP RISIKO JAJANAN TIDAK SEHAT SEBAGAI FAKTOR POTENSIAL PENYEBAB KANKER DI KOTA PADANGSIDIMPUAN Rangkuti, Juni Andriani; Siregar, Hotma Royani; Dalimunthe, Letnan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 11 No 1 (2026): Vol. 11 No. 1 Juni 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v11i1.2863

Abstract

Perilaku konsumsi jajanan sembarangan pada siswa sekolah dasar merupakan fenomena yang umum terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang, termasuk paparan zat karsinogenik. Rendahnya pemahaman anak mengenai kandungan berbahaya dalam jajanan serta minimnya literasi kesehatan menjadi faktor yang memengaruhi perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan persepsi siswa sekolah dasar terhadap risiko jajanan tidak sehat yang berpotensi menyebabkan kanker. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Partisipan adalah siswa sekolah dasar yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kebiasaan mengonsumsi jajanan di lingkungan sekolah di Kota Padangsidempuan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan panduan semi terstruktur serta observasi sederhana terhadap perilaku jajan. Seluruh wawancara direkam, ditranskripsi, dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan Empat tema yaitu pemahaman Siswa tentang jajanan tidak sehat, Persepsi Siswa tentang jajanan, perilaku konsumsi jajanan, Dan Faktor Lingkungan yang mempengaruhi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa seluruh siswa memiliki pemahaman yang terbatas mengenai kandungan berbahaya dalam jajanan. Jajanan dipersepsikan sebagai sesuatu yang menarik dari segi rasa, warna, dan harga yang terjangkau. Risiko kesehatan jangka panjang, termasuk kanker, belum menjadi pertimbangan dalam memilih jajanan. Faktor lingkungan seperti pengaruh teman sebaya, ketersediaan jajanan di sekitar sekolah, serta kurangnya edukasi dari orang tua dan guru turut memengaruhi perilaku konsumsi tersebut. Diperlukan intervensi edukasi kesehatan yang kontekstual dan berkelanjutan melalui peran sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini terhadap bahaya zat karsinogenik dalam jajanan.