Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN ORANG TUA MELALUI TEKNIK PIJAT BAYI DENGAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENGURANGI GEJALA ISPA PADA BALITA Siregar, Khairani; Savitri, Meili; Sari, Fatimah
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v4i02.280

Abstract

Nausea and vomiting (emesis gravidarum) are common complaints experienced by pregnant women, especially during the first trimester. If left untreated, this condition can progress to hyperemesis gravidarum, which poses serious risks to both the mother and the fetus. This activity aimed to provide education and intervention through the use of ginger essential oil in roll-on form as an effort to reduce the frequency of nausea and vomiting in pregnant women. The method of implementation included socialization and presentation of educational materials. Education combined with the use of ginger essential oil in roll-on form proved effective in reducing the frequency of nausea and vomiting. This therapy can serve as a safe, practical, and well-accepted non-pharmacological alternative for pregnant women.
Implementasi Etika Profesi Dalam Proses Rekrutmen Dan Seleksikaryawan Dini, Saptia Wulan; Nst, Dito Aditia Darma; Kurniati, Eka; Raihani, Bunga Hafizah; Chaida, Puteri Amelia; Siregar, Khairani; Sebayang, Tagor Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika profesi dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan, terutama dalam konteks perkembangan teknologi digital dan penggunaan kecerdasan buatan (AI). Melalui metode studi literatur, penelitian ini menelaah berbagai jurnal, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan terbaru (2018–2024) yang relevan dengan etika rekrutmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip fair hiring, non-diskriminasi, transparansi, dan objektivitas menjadi landasan penting dalam proses seleksi karyawan. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat tantangan etis seperti nepotisme, bias personal, pelanggaran privasi, dan bias algoritmik dalam sistem AI. Penggunaan teknologi seperti ATS dan AI terbukti meningkatkan efisiensi, tetapi juga menimbulkan risiko etis apabila tidak disertai pengawasan manusia dan mekanisme audit yang jelas. Oleh karena itu, strategi implementasi etika yang efektif perlu mencakup penyusunan kode etik rekrutmen, pembentukan komite seleksi independen, audit proses seleksi, pelatihan etika bagi HR, serta penyediaan feedback kepada pelamar. Penelitian ini menegaskan bahwa rekrutmen yang etis bukan hanya tanggung jawab moral, tetapi juga investasi strategis organisasi untuk membangun kepercayaan publik, reputasi profesional, dan keberlanjutan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan penerapan etika profesi yang konsisten, proses rekrutmen dapat menjadi instrumen yang adil, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika teknologi modern.
Implementasi Etika Profesi Dalam Proses Rekrutmen Dan Seleksi Karyawan Dini, Saptia Wulan; Nst, Dito Aditia Darma; Kurniati, Eka; Raihani, Bunga Hafizah; Chaida, Puteri Amelia; Siregar, Khairani; Sebayang, Tagor Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi etika profesi dalam proses rekrutmen dan seleksi karyawan, terutama dalam konteks perkembangan teknologi digital dan penggunaan kecerdasan buatan (AI). Melalui metode studi literatur, penelitian ini menelaah berbagai jurnal, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan terbaru (2018–2024) yang relevan dengan etika rekrutmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip fair hiring, non-diskriminasi, transparansi, dan objektivitas menjadi landasan penting dalam proses seleksi karyawan. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat tantangan etis seperti nepotisme, bias personal, pelanggaran privasi, dan bias algoritmik dalam sistem AI. Penggunaan teknologi seperti ATS dan AI terbukti meningkatkan efisiensi, tetapi juga menimbulkan risiko etis apabila tidak disertai pengawasan manusia dan mekanisme audit yang jelas. Oleh karena itu, strategi implementasi etika yang efektif perlu mencakup penyusunan kode etik rekrutmen, pembentukan komite seleksi independen, audit proses seleksi, pelatihan etika bagi HR, serta penyediaan feedback kepada pelamar. Penelitian ini menegaskan bahwa rekrutmen yang etis bukan hanya tanggung jawab moral, tetapi juga investasi strategis organisasi untuk membangun kepercayaan publik, reputasi profesional, dan keberlanjutan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan penerapan etika profesi yang konsisten, proses rekrutmen dapat menjadi instrumen yang adil, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika teknologi modern.