Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN ORANG TUA MELALUI TEKNIK PIJAT BAYI DENGAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENGURANGI GEJALA ISPA PADA BALITA Siregar, Khairani; Savitri, Meili; Sari, Fatimah
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 4 No. 02 (2025): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v4i02.280

Abstract

Nausea and vomiting (emesis gravidarum) are common complaints experienced by pregnant women, especially during the first trimester. If left untreated, this condition can progress to hyperemesis gravidarum, which poses serious risks to both the mother and the fetus. This activity aimed to provide education and intervention through the use of ginger essential oil in roll-on form as an effort to reduce the frequency of nausea and vomiting in pregnant women. The method of implementation included socialization and presentation of educational materials. Education combined with the use of ginger essential oil in roll-on form proved effective in reducing the frequency of nausea and vomiting. This therapy can serve as a safe, practical, and well-accepted non-pharmacological alternative for pregnant women.
Pemanfaatan Ikan sebagai Sumber Protein untuk Pencegahan Kurang Energi Protein Balita Siregar, Khairani; Yuristi, Imelda; Nurmasitoh; Syahputra, Ilham
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8048

Abstract

Pendahuluan: Kurang Energi Protein (KEP) pada balita masih menjadi masalah gizi masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan daya tahan tubuh anak. Salah satu upaya pencegahan yang potensial adalah pemanfaatan sumber protein hewani yang terjangkau dan mudah diperoleh, seperti ikan. Namun, pemanfaatan ikan dalam menu balita masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan ibu mengenai kandungan gizi dan cara pengolahan yang tepat. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam memanfaatkan ikan sebagai sumber protein untuk mencegah KEP. Metode: Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi pengolahan menu berbahan dasar ikan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pada 30 ibu balita. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan ibu setelah edukasi, dengan rata-rata skor meningkat dari 58 menjadi 84. Kesimpulan: Edukasi dan pelatihan pemanfaatan ikan efektif meningkatkan pemahaman ibu tentang pencegahan KEP serta berpotensi diintegrasikan dalam program layanan kesehatan.