Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Imagining The 18th Islam in Mataram Court: Structure of Thinking of Javanese Islam in Babad Tanah Jawi Hambali, Hambali; Fawaid, Achmad; Faridy, Faridy; Fachri, Moh.
JURNAL AT-TURAS Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v8i2.3037

Abstract

This study seeks to examine the Islamic life behind the palace walls in the Babad Tanah Jawi by R.Ng. Yasadipura I. In all historical studies on the 'Islamization of Java', the Babad Tanah Jawi is almost always quoted, because this text tells a lot about the transition of palace power, the involvement of the guardians, to the court's conspiracy with the Dutch. This study aims to explore one aspect that according to the author, Babad Tanah Jawi researchers rarely take, namely aesthetic politics. R.Ng. Yasadipura I can be said to be a political subject, because he has a long and intimate history with Islam on the one hand, but he lives in the great tradition of Javanese royalty on the other. He was a court servant who was asked to write about the greatness of Javanese kings on the one hand, but he was also known as a poet who was subversive to the kingdom on the other. He lived in the circle of the great Mataram Pakubuwana IV kingdom, but he was also a descendant of Jaka Tingkir whose story was 'marginal' in the historiography of Mataram and Demak. That is, R.Ng. Yasadipura I refuses to be identified in a particular social class. It is 'political' because he is able to migrate from one social class to another.
Integration of Religious Values to Reduce the Decline of Adolescent Ethics in High School Rozi, Fathor; Bulqis, Vicky Amalia; Fachri, Moh.
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 4 No. 4 (2025): September
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v4i4.3672

Abstract

Ethical decline among adolescents is one of the main challenges in education today. This study aims to examine how the integration of religious values into moral education can mitigate the ethical decline among adolescents at High School, a boarding school that combines religious and general education. This research used a case study approach with qualitative methodology, involving participant observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation. This research was conducted at Nurul Jadid High School. The results indicate that the integration of religious values into the curriculum and extracurricular activities plays a significant role in improving students' morals and ethics, particularly in the areas of discipline, respect, and responsibility. Furthermore, the role of teachers as moral role models and a positive school environment also influence the successful internalization of religious values in students. However, challenges in its implementation include the gap between the teaching of religious theory and the implementation of these values in daily life. This study recommends a more contextual and integrative approach to address this challenge and strengthen religion-based moral education.
Aktivisme Digital: Efek Covid-19 dalam Pembelajaran Kampus BZ, Zakiyah; Fachri, Moh.; Munawaroh, Rofi’atul; Aini, Nur; Ummah, Adilatul Himmah Fiqiyadatil
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 2, No 3 (2021): Pengembangan Teknologi dan Kesehatan di Lembaga Keagamaan
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.685 KB) | DOI: 10.33650/trilogi.v2i3.3076

Abstract

Penggunaan internet adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Sebagian besar dari kita menghabiskansebagian besar penggunaan kuota pada aplikasi media sosial, sepertiFacebook, Twitter, Instagram, dan YouTube sebagai media sosialsaluran . Covid-19 telah menjembatani peningkatan pesat penggunaan media sosialmedia/internet, adanya sistem pembelajaran jarak jauh (online)membuktikan bahwa pandemi ini berfokus pada pergeseran pembelajaran darikonvensional ke jarak jauh atau online (dalam jaringan). tulisannyaMetode penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Diskusi 1. Aktivisme Digital Era Covid-19 2. Dampak Covid-19 terhadapSistem Pembelajaran 3. Efek Kesehatan dari Pembelajaran Jarak Jauh atau OnlineModel (dalam jaringan). Kesimpulan: Penyebaran COVID-19 di Indonesia diawal Maret 2020. Penyebaran virus ini menimbulkan kerugian bagi banyak pihak negara, khususnya dalam bidang ekonomi. Di bidang pendidikan, COVID-19 juga mengubah model pembelajaran secara drastis; semua belajar kegiatan dilakukan secara online mulai dari sekolah dasartingkat ke tingkat universitas. Efek kesehatan perlu dipertimbangkan dalamhadir, sehingga diharapkan setiap pelaku sosial memahami danmengatasi efek penggunaan media dalam pembelajaran jarak jauh.
STRATEGI PEMBELAJARAN INTEGRATIF PENDIDIKAN AGAM ISLAM DAN BAHASA ARAB DALAM MEMBENTUK AKHLAK AL-KARIMAH SANTRI Ulum, Moh.; Fachri, Moh.; Saribudin, Saribudin; Kurniawan, Moch Dani
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i2.423

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara penguasaan materi bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan praktik akhlak al-karimah santri di pesantren yang berdampak pada pembinaan karakter. Dilakukannya penelitian bertujuan untuk menganalisis strategi integrasi pembelajaran bahasa Arab-PAI dalam penanaman akhlak al-karimah serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Paiton. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data primer penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru bahasa Arab, guru PAI dan santri, serta dokumentasi perangkat ajar. Sedangkan data sekunder berasal dari arsip institusi dan literatur terkait. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan, disertai triangulasi teknik dan sumber untuk menjamin kredibilitas. Hasil menunjukkan integrasi diwujudkan melalui pemilihan teks Arab bertema akhlak, analisis kebahasaan yang diikuti pembacaan, diskusi reflektif, studi kasus adab, kolaborasi guru lintas mapel, umpan balik formatif, serta halaqah akhlak pascakelas. Strategi kontekstual menautkan teks dengan problem keseharian, misalnya adab berinteraksi, menjaga amanah dan resolusi konflik, sehingga meningkatkan kesadaran moral, empati dan komitmen santri. Faktor pendukung adalah kultur pesantren dan ketersediaan turats, sedangkan hambatan mencakup heterogenitas kemampuan bahasa Arab, keterbatasan evaluasi ranah afektif dan kepadatan jadwal kegiatan.