Ekardo, Frisdo
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSFORMASI IDENTITAS ANAK MELALUI PEMBELAJARAN SENI PERTUNJUKAN BERBASIS MASYARAKAT: PENGALAMAN ARTISTIK KOMUNITAS RUMAH KREATIF TAMBAK BAYAN DALAM MENCIPTAKAN ESETIKA SENI PERTUNJUKAN Prastiawan, Inggit; Ekardo, Frisdo; Pradipta, Rendina
Batoboh Vol 10, No 2 (2025): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v10i2.5787

Abstract

Komunitas berfungsi sebagai lingkungan belajar non-formal yang signifikan. Komunitas Rumah Kreatif Tambak Bayan (RKTB) adalah inisiatif yang mengimplementasikan pendidikan seni pertunjukan berbasis masyarakat, menawarkan pengalaman belajar unik. RKTB membimbing anak-anak mengubah material non-artistik (misalnya serbuk kayu, barang bekas) menjadi karya artistik, menstimulasi imajinasi, inovasi, dan apresiasi estetika. Pendekatan ini tidak hanya mengembangkan kemampuan artistik, tetapi juga mendorong adaptasi lingkungan dan pemecahan masalah. Secara intrinsik, proses ini berkontribusi pada pembentukan identitas berbudaya anak, menumbuhkan penghargaan terhadap warisan lokal, pemahaman nilai estetika, dan ekspresi diri autentik.Penelitian ini bertujuan mengkaji transformasi identitas berbudaya anak melalui pembelajaran seni pertunjukan berbasis masyarakat di RKTB. Menggunakan pendekatan etnografi, yang didefinisikan oleh Gumperz (dalam Hammersley & Atkinson, 1983) sebagai kajian interaksi sosial mendetail dan oleh Lutz sebagai analisis holistik masyarakat, penelitian ini berfokus pada kontribusi pengalaman artistik unik terhadap pembentukan identitas berbudaya dan adaptif pada anak untuk menciptakan esetika seni.
Pengembangan Gerak Tari Tradisional Batak Toba Berdasarkan Elemen Gerak Martozet, Martozet; Nurwani, Nurwani; Heniwaty, Yusnizar; Ekardo, Frisdo
Gesture: Jurnal Seni Tari Vol. 15 No. 1 (2026): Gesture: Jurnal Seni Tari (April)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gjst.v15i1.69219

Abstract

In creating dance, the creator or choreographer will be faced with creative work in determining the composition of movements that will be arranged based on the choreographic structure. Development can be done in the studio by developing through movement elements. This study uses a qualitative descriptive approach, which focuses on the development of movements based on movement elements, namely energy, space, and time based on four Toba Batak traditional dance motifs, namely Mandenggal, Embas, Somba Situan Natorop, and Padao Mara. This study uses the theory of movement stimuli by La Meri, where there are five stimuli in dance creation and movement theory by Jacqueline Smith, including energy, space, and time. The results of the study explain that the results of the development of movements through movement elements, namely energy, space, and time for the four Toba Batak traditional dance motifs of Mandenggal, Embas, Somba Situan Natorop, and Padao Mara, have produced new forms and colors of movement. The results of the development of these three elements provide a constructive creative experience and the choreographer has succeeded in obtaining various new, even unique, motif forms.