Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK PENDEKATAN REALITAS UNTUK MEREDUKSI PERILAKU BULLYING VERBAL Amelia solihat; Nurodin; Faisal Rahmat
CONS-IEDU: Jurnal Program Studi Bimbingan Dan Konseling Islam Vol 3 No 2 (2023): CONS IEDU
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya pengetahuan tentang bullying verbal menjadi salah satu penyebab siswa melakukan  bullying. Bullying kebanyakan dianggap sebagai hal lumrah dan biasa di lingkungan sekitar. Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan pendekatan dalam mereduksi perilaku bullying verbal dengan pendekatan realitas. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif Eksperimen dengan desain One Group Pre-test and Post-test. Dilaksanakan di SMA Unggulan Mafazah pada bulan Maret-Juni 2023, fokus pada 6 siswa kelas XI dengan perilaku bullying verbal tinggi dan sedang. Konseling Kelompok Pendekatan Realita dilakukan dalam 6 sesi dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian setelah melakukan pre-test menunjukkan kecenderungan tinggi perilaku bullying verbal pada keenam konseli. Setelah intervensi, post-test menunjukkan penurunan skor, menandakan efektivitas Konseling Kelompok Pendekatan Realita dalam mereduksi perilaku tersebut. Grafik skor pre-test dan post-test dari keenam siswa menunjukkan perubahan signifikan, mengindikasikan perbaikan perilaku. Kesimpulannya, Konseling Kelompok Pendekatan Realita berperan efektif dalam mereduksi perilaku bullying verbal siswa.
Penerapan Rational Emotive Behavior Therapy Dalam Mereduksi Trauma Anak Korban Perceraian Nurodin; Ika Purnama Sari
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i2.3571

Abstract

Trauma yang dialami oleh anak korban perceraian dihasilkan oleh pemikiran konseli yang irasional dalam menerima keadaan yang terjadi. Banyak anak korban perceraian yang terus menerus membiarkan dirinya terperangkap dalam situasi trauma yang mereka alami sehingga menimbulkan sikap emosional dan perilaku yang tidak baik terhadap diri sendiri maupun lingkungannya. Oleh karena itu menurut peneliti teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) model ABCDEF dapat membantu korban dalam mereduksi trauma yang terjadi dalam dirinya. Penelitian ini menggunakan metode Mixed Methods dengan desain jenis Single Subject Research. Waktu pelaksanaan penelitian di Madrasah Tsanawiyah Ummul Quro Al-Islami Bogor dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 – Maret 2022. Penelitian ini dilakukan pada dua orang siswi Madrasah Tsanawiyah yang mengalami trauma akibat perceraian orang tuanya. Konseling Rational Emotive Behavior Therapy yang dilaksanakan pada penelitian ini berjumlah 6 sesi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan analisis data yang digunakan yakni berupa: uji coba pemakai, uji ahli bahasa, uji validitas instrumen, uji reliabilitas instrumen, uji ahli statistik, pelaksanaan program intervensi, dan statistik deskriptif. Skor yang didapat dari pengisian pre-test oleh An. BL dan An. MSP menunjukkan bahwa konseli mengalami trauma yang harus ditangani secara serius. Namun setelah dilaksanakan intervensi dan post-test konseli mengalami penurunan skor pada semua dimensi. Hal ini menunjukkan sebelum intervensi An. BL dan An. MSP memiliki trauma akibat perceraian orang tuanya. Sedangkan setelah intervensi tingkatan trauma yang dialami oleh konseli sudah menurun. Berdasarkan hasil grafik skor pre-test dan post-test yang telah dilaksanakan pada 2 orang siswi Madrasah Tsanawiyah Ummul Quro Al-Islami Bogor dapat diambil kesimpulan bahwa terlihat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah dilaksanakannya treathment ke arah yang lebih baik. Hasil skor pre-test dan post-test yang dilaksanakan oleh peneliti menunjukkan bahwa Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) berbasis Al-Qur’an berpengaruh dalam mereduksi trauma anak korban perceraian.