Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Formulasi Kebijakan Hukum Pidana tentang Rehabilitas dalam Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Supriyadin, Supriyadin; Herman, Herman; Handrawan, Handrawan
Halu Oleo Legal Research Vol 1, No 2 (2019): Halu Oleo Legal Research: Volume 1 Issue 2
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/holresch.v1i2.6209

Abstract

Artikel tentang formulasi kebijakan hukum pidana tentang rehabilitasi dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika, membahas tentang bentuk tindak pidana narkotika yang umum dikenal antara lain adalah, penyalahgunaan melebihi dosis, pengedaran narkotika, dan jual beli narkotika. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Rehabilitasi Pengguna dalam sistem hukum di Indonesia. 2) Formulasi Rehabilitasi terhadap penyalahgunaan narkotika dalam kebijakan hukum yang akan datang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian normatif. Bahan hukum primer yang terinventarisasi terlebih dahulu di sistematisasikan sesuai dengan substansi yang di atur dengan mempertimbangkan relevansinya terhadap rumusan masalah dan tujuan penelitian. Rehabilitasi terhadap pecandu dan penyalahgunaan telah diatur dalam Pasal 54 jo Pasal 55 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan undang-undang pendukung lainnya serta dalam hal formulasi kata wajib merupakan rujukan dalam menentukan pecandu dan penyalahgunaan narkotika harus direhabilitasi. 
PENERAPAN MODEL PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS XI SMK PGRI KARANGAMPEL Supriyadin, Supriyadin
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2 No 2 (2021): Vol. 2 No. 2, November 2021
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Program Pascasarjana, Universitas Pasundan Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/wistara.v2i2.4393

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (a) menggambarkan prosedur persiapan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran menulis cerpen dengan model peta pikiran, (b ) mengetahui perbedaan kemampuan menulis cerpen dengan menggunakan model peta pikiran peserta didik kelas kontrol dengan kelas eksperimen di kelas XI SMK PGRI Karangampel, dan (c) mengetahui pengaruh model peta pikiran dalam pembelajaran menulis cerpen terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas XI SMK PGRI Karangampel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed method) dengan jenis penelitian tipe Embedded desain. Penelitian ini meneliti bagaimana prosedur perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan model peta pikiran dalam pembelajaran menulis cerpen serta dampaknya terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Hasil uji hipotesis bahwa nilai sig (2-tailed)nya 0,000 < 0,05/2, maka Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen dengan model peta pikiran dan model ekspositoris. Begitu pula hasil uji hipotesis terhadap kemampuan berpikir kreatif dapat dilihat bahawa thitung sebesar 5,896 sedangkan nilai df 26-2 = 24 diperoleh ttabel sebesar 2,064. Dengan demikian thitung maka Ho ditolak Ha diterima, artinya signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan model peta pikiran dalam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas XI SMK PGRI Karangampel.
Storytelling as a Literacy Strategy to Improve Reading and Language Ability in Phase A: Mendongeng sebagai Strategi Literasi untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Berbahasa pada Fase A Supriyadin, Supriyadin; Wiarsih, Asih; Supriatin, Asep; Afifah, Riska; Latifah, Ufi
Edukasi: Journal of Educational Research Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : CV. Media Publikasi Profesional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57032/edukasi.v5i1.285

Abstract

Low reading interest among children has become a growing concern, considering that literacy skills serve as a foundational element in developing the quality of human resources. To address this issue, effective strategies are needed to increase children's engagement with reading. This study explored the use of storytelling as a literacy strategy to foster interest in reading and language development. A qualitative descriptive method was employed, using direct observation at the Pelita Community Reading Park (TMB) located in Cirebon Regency. The observations revealed that the storytelling method significantly improved children's reading interest, text comprehension, and verbal expression. Children became more engaged in listening, understanding, and applying new vocabulary in daily conversations. Furthermore, storytelling proved effective in creating a joyful learning environment and promoting early literacy development. Based on these findings, the study recommends integrating storytelling literacy into early-grade language instruction, particularly within elementary education, as a comprehensive strategy to enhance children's language ability.
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KEMITRAAN BERBASIS CLOUD UNTUK MENINGKATKAN KETERJANGKAUAN DAN AKSESBILITAS BAGI UMKM AISYIYAH JAWA TENGAH Arum, Prizka Rismawati; Amri, Saeful; Ridwan, Mohammad; Puspitasari, Listi; Supriyadin, Supriyadin; Putro, Dwi Purnomo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35200

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan signifikan dalam pembangunan ekonomi Indonesia, dengan mayoritas pelakunya adalah perempuan. Di Indonesia, 64,5% pelaku UMKM adalah perempuan, yang berkontribusi sebesar 61% terhadap PDB nasional. Namun, perempuan pelaku UMKM menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya dukungan keluarga, akses perizinan yang sulit, manajemen bisnis yang belum optimal, dan minimnya akses ke pasar. Organisasi Aisyiyah, melalui program Bina Usaha Ekonomi Keluarga Aisyiyah (BUEKA), berupaya mengatasi masalah ini dengan mengembangkan UMKM perempuan melalui pelatihan, peningkatan kapasitas, dan digitalisasi. Pengabdian masyarakat ini mengusulkan solusi berupa Sistem Informasi Kemitraan Berbasis Cloud untuk meningkatkan keterjangkauan dan aksesibilitas bagi UMKM Aisyiyah di Jawa Tengah. Metode yang digunakan mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pelatihan dengan pendekatan partisipatif. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan pengelolaan kemitraan UMKM, manajemen kasir, dan integrasi layanan digital berbasis cloud yang dapat memudahkan proses jual beli dan meningkatkan kinerja UMKM perempuan di bawah Aisyiyah.
Analysis of the Effectiveness of Artificial Intelligence as a Learning Medium Imansyah, M. Nur; Supriyadin, Supriyadin; Prayudi, Andi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 12, No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v12i1.10165

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has driven significant transformation in the education sector, particularly in its application as a learning medium. AI offers the potential to enhance learning quality through personalization, automated feedback, and real-time learning analytics. This article aims to analyze the effectiveness of AI as a learning medium based on empirical research findings and systematic reviews published over the last five years. The research employs a literature review method by examining relevant national and international journal articles. The results indicate that AI-based learning media are generally effective in improving learning outcomes, student motivation, and engagement, especially when integrated with appropriate instructional design. However, AI implementation also faces challenges related to infrastructure limitations, teacher readiness, and ethical and data privacy issues. Therefore, comprehensive implementation strategies are required to ensure that AI can be optimally and sustainably utilized as a learning medium.
Implementation of Cisco Packet Tracer–Based Learning Media Integrated with a Learning Management System (LMS) at SMK Bangun Negeri Hu’u Imansyah, M. Nur; Supriyadin, Supriyadin; Prayudi, Andi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 11, No 1 (2026): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v11i1.10166

Abstract

The development of technology-based learning media is a strategic necessity in vocational education to improve instructional quality and teacher competence. Computer networking instruction often encounters limitations related to the availability of practical equipment and the high cost of laboratory infrastructure. This study aims to develop and implement learning media based on the Cisco Packet Tracer simulator integrated with a Learning Management System (LMS) using the ADDIE development model. This research employed a Research and Development approach involving 20 teachers from SMK Bangun Negeri Hu’u as research participants. Data were collected through practicality questionnaires, effectiveness questionnaires, and observations. The results indicate that the developed learning media achieved an average practicality score of 3.52 and an effectiveness score of 3.47 on a four-point Likert scale, both categorized as very good. These findings demonstrate that Cisco Packet Tracer–based learning media integrated with an LMS are practical and effective in supporting computer networking instruction in vocational high schools.
Model Peta Pikiran Sebagai Strategi Kognitif dalam Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Peserta Didik Kelas XI SMK Supriyadin, Supriyadin
Jurnal Guru Indonesia Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v5i2.1830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosedur persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan model peta pikiran serta menganalisis pengaruh model tersebut terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas XI SMK. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method) dengan tipe embedded design. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI SMK yang terdiri atas kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menulis cerpen dengan model peta pikiran dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran dengan model ekspositori. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi untuk mendeskripsikan prosedur pembelajaran, sedangkan data kuantitatif dikumpulkan melalui tes menulis cerpen dan tes kemampuan berpikir kreatif. Analisis data kualitatif dilakukan dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman, sedangkan analisis data kuantitatif dilakukan dengan uji-t pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pembelajaran menulis cerpen dengan model peta pikiran dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu: (1) tahap persiapan yang meliputi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dan penyiapan instrumen penilaian; (2) tahap pelaksanaan yang meliputi kegiatan orientasi, pembentukan kelompok, pembuatan peta pikiran secara kolaboratif, pengembangan peta pikiran menjadi cerpen utuh, dan presentasi hasil karya; serta (3) tahap penilaian yang meliputi penilaian proses melalui observasi dan penilaian hasil melalui pedoman penskoran cerpen. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen peserta didik yang memperoleh pembelajaran dengan model peta pikiran dan model ekspositori, dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Demikian pula pada kemampuan berpikir kreatif, diperoleh nilai thitung sebesar 5,896 > ttabel >(2,064), yang menunjukkan bahwa model peta pikiran berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa model peta pikiran tidak hanya efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Model ini direkomendasikan untuk diimplementasikan dalam pembelajaran menulis di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan sebagai strategi alternatif yang inovatif dan berpusat pada peserta didik.Mind Map Model as a Cognitive Strategy in Learning to Write Short Stories for Grade XI Vocational High School StudentsThis study aims to describe the preparation, implementation, and assessment procedures for learning to write short stories using the mind map model and analyze the model's influence on the creative thinking skills of 11th-grade vocational high school students. This study uses a mixed methods approach with an embedded design type. The subjects of the study were 11th-grade vocational high school students consisting of an experimental class that received short story writing learning using the mind map model and a control class that received learning using the expository model. Qualitative data were collected through observation to describe the learning procedures, while quantitative data were collected through short story writing tests and creative thinking ability tests. Qualitative data analysis was carried out using the Miles and Huberman interactive analysis model, while quantitative data analysis was carried out using the t-test at a significance level of 0.05. The results of the study indicate that the short story writing learning procedure using the mind map model is carried out through three main stages, namely: (1) the preparation stage which includes preparing a learning implementation plan and preparing assessment instruments; (2) the implementation stage which includes orientation activities, group formation, making collaborative mind maps, developing mind maps into complete short stories, and presentation of work; and (3) the assessment stage which includes assessing the process through observation and assessing the results through short story assessment guidelines. The results of the hypothesis test show that there is a significant difference between the short story writing abilities of students who receive learning with the mind map model and the expository model, with a significance value of 0.000 (<0.05). Similarly, in creative thinking abilities, the calculated tvalue is 5.896 > ttable > (2.064), which indicates that the mind map model has a significant influence on students' creative thinking abilities. The findings of this study indicate that the mind map model is not only effective in improving short story writing skills, but also contributes to the development of students' creative thinking abilities. This model is recommended to be implemented in writing learning at the Vocational High School level as an innovative and student-centered alternative strategy.