Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGGEMBALAAN REMAJA MELALUI MEDIA SOSIAL Laheba, Timothy; Hermanto, Yanto
BONAFIDE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI INJILI SETIA SIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46558/bonafide.v5i1.195

Abstract

The role of information technology in church ministry is becoming increasingly important nowadays. One of the technological developments that is currently widely used in church services is social media. This social media is widely used because it can reach many people very quickly and easily. This research was conducted to understand the strategies that can be used by churches to effectively shepherd the youth generation. The teenage generation is a generation that is very close to social media. The teenage generation is at the stage of searching for identity and is very easily exposed to negative content on social media. This is a reason for the church to be present and provide shepherding through social media to them. This research uses a literature study approach to find four factors that influence the quality of shepherding carried out by churches through social media. These factors are the choice of social media used, content shared, human resources involved and continuous innovation. By paying attention to these four factors, it is hoped that the church will be able to overcome challenges and provide more effective shepherding to the younger generation.
Pemberdayaan Ekonomi Jemaat Gereja melalui Edukasi Keuangan dan Diakonia Transformatif: Studi PKM di Gereja Methodist Misi Injili Bandung Ywana, Satya; Susanto, Hendra; Kosasih, Andro; Hermanto, Yanto; Riwu , Herison
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1857

Abstract

Pelayanan diakonia tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga menyangkut pemulihan martabat manusia melalui relasi yang saling menguatkan. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Gereja Methodist Misi Injili, yang terdiri dari ±100 jemaat (30 kepala keluarga) dengan latar belakang ekonomi tidak stabil. Kegiatan meliputi edukasi pengelolaan keuangan sederhana, diskusi kelompok kecil, dan pembagian paket sembako sebagai bentuk dukungan jangka pendek. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif–partisipatif dengan observasi kualitatif untuk melihat dinamika perubahan sosial di dalam komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hambatan terbesar bukan terletak pada minimnya pengetahuan finansial atau kurangnya sumber daya ekonomi, melainkan pada ketiadaan ruang aman untuk percakapan jujur mengenai pergumulan hidup. Diskusi kelompok kecil membuka ruang sosial baru yang memicu perubahan sikap dari pasif menjadi mulai terbuka, meskipun masih pada tahap embrionik. Perubahan atmosfer emosional ini menjadi tanda awal terbentuknya solidaritas dan kesadaran kolektif sebagai tubuh Kristus yang saling memikul beban. Temuan ini menegaskan bahwa membangun ruang aman dialog merupakan fondasi penting bagi diakonia transformatif, di mana relasi dan dukungan spiritual menjadi dasar pemberdayaan ekonomi. Program ini menjadi langkah awal bagi pengembangan model pendampingan berkelanjutan melalui forum dialog rutin dan kolaborasi gereja–kampus–komunitas. Hasil penelitian ini menawarkan kontribusi bagi praktik pelayanan gereja dan pengembangan strategi PkM berbasis relasi dan pemulihan martabat.