Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Teknologi Artificial Intellegence dan Nilai-Nilai Karakter Mahasiswa Universitas Islam Negeri Datokarama Palu: Artificial Intelligence Technology and the Character Values of Students at Datokarama State Islamic University, Palu Elfira, Riska
Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS) UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/moderasi.Vol5.Iss2.469

Abstract

The aim of the research is to analyze the use of artificial intelligence (AI) technology and its impact on the character values ​​of students at Datokarama State Islamic University, Palu. In this technological era, AI is used in various fields, including education, which can influence the way students learn and interact. The research used a qualitative method approach, data collection was carried out through surveys and interviews with students and lecturers. The research results show that the application of AI in the teaching and learning process not only increases academic efficiency, but also contributes to the formation of student character, such as collaboration, Critical Thinking, creativity and self-confidence. Lecturers' efforts to strengthen character values ​​by providing examples, integrating values ​​in learning, creating a conducive learning environment, individual guidance and conducting comprehensive evaluations. This research recommends the wise use of AI in learning activities. The use of AI must be in line with strengthening character values ​​in students. It is hoped that these findings can become a reference for educational institutions in utilizing AI technology wisely to improve the quality of learning and student character.
MENANAMKAN NILAI-NILAI KEHIDUPAN BAGI ANAK DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DIMASA PANDEMI COVID 19 Elfira, Riska
Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial (TIPS) UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/moderasi.Vol2.Iss2.44

Abstract

Pada masa pandemi Covid 19, segala aktifitas sosial dibatasi. Dari segala kendala yang dikeluhkan ada sisi positif yang bisa kita ambil dari pembatasan aktifitas sosial yang di anjurkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah banyaknya waktu berkumpul bersama keluarga. Hal ini akan mengembalikan peran keluarga sebagai institusi pertama dan utama dalam lingkungan pendidikan. Keluarga bukan hanya sekedar melahirkan anak, tapi bagaiamana keluarga dapat menanamkan nilai-nilai kehidupan bagi anak dalam lingkungannya. Kebijakan Pemerintah akan Work From Home (WFH), hal ini perlu disambut baik oleh keluarga, dengan adanya kebijakan WFH keluarga memiliki banyak kesempatan untuk mendampingi anak secara langsung ketika belajar sehingga dapat mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan perkembangan anak dalam belajar dan menjadi kesempatan bagi keluarga untuk menjalin kedekatan emosional yang lebih kuat antara orang tua dan anak. Ada empat gaya pengasuhan yang perlu diketahui oleh keluarga yaitu pengasuhan otoritarian, pengasuhan otoritatif, pengasuhan yang mengabaikan dan pengasuhan yang menuruti. Gaya pengasuhan yang paling efektif untuk diterapkan adalah gaya pengasuhan otoritatif yang mana keluarga mendorong anak untuk mandiri namun tetap memberi batasan akan akan hal – hal yang bisa dilakukan oleh anak dan yang tidak boleh dilakukan oleh anak. Anak akan mengenal nilai- nilai kehidupan dari pengajaran yang diperoleh dalam lingkungan keluarga. Adapun nilai-nilai kehidupan yang perlu di tanamkan dalam diri anak yaitu nilai-nilai sosial, nilai kewarganegaraan, nilai kerja, nilai agama, dan nilai-nilai umum. Pelaksanaan peran keluarga yang optimal dapat memberikan peluang kepada keluarga untuk melahirkan generasi penerus berkualitas sehingga diharapkan akan menjadi pemimpin bangsa yang berkualitas.
Artificial Intelligence-Based Mathematics Learning Media Integrated With Islamic Values: What’re The Experts Think About? Kharisma, Nafilah Ulfah; Nursupiamin, Nursupiamin; Elfira, Riska
Koordinat Jurnal MIPA Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Tadris Matematika dan Tadris Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/koordinat.v6i1.151

Abstract

This study aims to develop an Islamic-integrated mathematics learning media based on Artificial Intelligence (AI), with the expectation of enhancing learning effectiveness in the digital era. The research employed the ADDIE development model, which consists of the stages of analysis, design, and development. The participants in this study were three experts who validated the developed media, named "SAFINAH." The instruments used included validation sheets based on a Likert scale to assess the validity aspects of the media, both in terms of content and appearance. Data collection techniques involved expert evaluations, while data analysis was conducted by calculating the percentage of validity scores. The results showed that the "SAFINAH" media achieved a validity score above 88%, categorized as very valid, indicating that the media is suitable for use in the learning process. The impact of this study is expected to contribute to educational innovation by integrating Islamic values with AI-based technology and encourage the creation of more interactive learning media that align with students’ needs in the digital age
Pengembangan LKPD Berbasis Kearifan Lokal Dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika Melati; Nursupiamin; Elfira, Riska
JRPM (Jurnal Review Pembelajaran Matematika) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jrpm.2025.10.2.91-107

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis kearifan lokal pada materi fungsi guna meningkatkan minat belajar matematika siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk divalidasi oleh enam validator (tiga ahli materi dan tiga ahli media), kemudian diuji coba secara terbatas pada 25 siswa kelas XI MAN 2 Kota Palu. Instrumen penelitian mencakup lembar validasi ahli dan angket minat belajar siswa berbasis skala Likert. Hasil validasi ahli menunjukkan LKPD berada dalam kategori Sangat Layak, dengan skor rata-rata 93,4% untuk aspek materi dan 93,3% untuk aspek media. Uji coba lapangan menunjukkan bahwa LKPD berbasis kearifan lokal secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa, dibuktikan dengan rata-rata skor angket sebesar 84,18% (kategori Sangat Tinggi). Integrasi unsur budaya lokal seperti rumah adat, motif daun kelor, dan anyaman bambu terbukti membuat pembelajaran matematika lebih kontekstual, relevan, dan bermakna secara kognitif maupun afektif. Temuan ini menegaskan bahwa LKPD berbasis kearifan lokal tidak hanya layak dan efektif sebagai media pembelajaran matematika, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian identitas budaya daerah dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan produk serupa pada topik matematika lainnya.
Pengembangan Buku Saku Digital Berbasis Android Untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Peserta Didik Secara Mandiri Muhlis, Sartika; Nursupiamin, Nursupiamin; Elfira, Riska
Tematik : Jurnal Konten Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2026): TEMATIK: Jurnal Konten Pendidikan Matematika
Publisher : Prodi Tadris Matematika Fakultas Tadris Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tematik.v4i1.2300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku digital berbasis Android sebagai media pembelajaran matematika yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Media dikembangkan pada materi bilangan berpangkat, aljabar, dan sistem persamaan linear dua variabel. Validitas media dinilai melalui lembar validasi ahli materi dan media yang masing-masing menghasilkan skor 92,8% dan 92,7% dengan kategori “Sangat Valid”. Uji coba dilakukan pada 30 peserta didik kelas VIII A SMP Negeri 3 Kota Palu, dengan hasil angket kepraktisan menunjukkan skor 84,2% (siswa) dan 88,6% (guru), sehingga dikategorikan sangat praktis. Analisis efektivitas menggunakan perhitungan N-Gain berdasarkan hasil pretest dan posttest menunjukkan peningkatan kemampuan penalaran matematis sebesar 61,45% dengan kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa buku saku digital berbasis Android yang dikembangkan cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa dan berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran matematika yang interaktif, adaptif, dan mendukung pembelajaran mandiri di era digital.
Matematika Ceria: Menginspirasi Generasi Digital Dengan Logika Dan Algoritma Nursupiamin, Nursupiamin; Yulia, Yulia; Badjeber, Rafiq; Elfira, Riska; Abd. Gani, Fathurrahmah; Amanda, Miftah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.743

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran matematika yang menekankan proses berpikir logis, sistematis, dan algoritmik, bukan sekadar berorientasi pada hasil akhir. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konsep matematika peserta didik melalui pendekatan computational thinking yang terintegrasi dengan media digital interaktif dan permainan edukatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan strategi game-based learning dan project-based learning, melibatkan 50 peserta didik sebagai subjek kegiatan. Hasil pretest–posttest menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 50,3 menjadi 78,9, yang menggambarkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir logis dan algoritmik siswa. Observasi kualitatif juga menunjukkan perubahan perilaku belajar, di mana siswa menjadi lebih antusias, aktif berdiskusi, dan reflektif dalam menyelesaikan permasalahan matematis. Program ini menghadirkan model integrasi antara pembelajaran logika–algoritma dan eksplorasi digital berbantuan AI untuk menumbuhkan keterampilan abad ke-21. Dengan demikian, strategi Matematika Ceria berkontribusi dalam mempersiapkan siswa menghadapi era digital melalui penguatan berpikir logis–algoritmik, literasi teknologi, dan kemampuan adaptif terhadap perkembangan komputasi dan AI.
The Effect of The Wordwall Educational Game on Students’ Mathematical Understanding of Integer Addition and Subtraction Hairunnisa, Zazkia; Badjeber, Rafiq; Elfira, Riska
Jurnal Likhitaprajna Vol 28 No 1 (2026): April 2026
Publisher : FKIP Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/likhitaprajna.v28i1.964

Abstract

Students’ understanding of integer addition and subtraction at the junior high school level is still limited, even though these topics are fundamental in mathematics. Engaging learning media, such as the educational game Wordwall, is believed to support a more effective mathematical understanding. This study aims to examine the effect of the Wordwall educational game on students’ mathematical understanding. The method used in this research is a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The research population consisted of seventh-grade students at SMP Negeri 3 Palu, with two classes selected as the sample: Class VII I as the experimental group and Class VII K as the control group. Data were collected through mathematical understanding tests that had met the standards of validity and reliability. The results indicate that the use of the Wordwall educational game enhances student engagement and participation; however, no significant difference was found between the experimental and control classes in terms of mathematical understanding. The Mann–Whitney U test yielded a p-value of 0.644, which is greater than the significance level (p > 0.05). This is believed to be influenced by differences in students’ prior knowledge, the relatively short duration of the media’s use, and the media’s lack of suitability for visualizing mathematical concepts. Consequently, the use of Wordwall did not have a significant effect on students’ mathematical understanding of integer addition and subtraction.
The Utilisation of Audiovisual Media in Akidah Akhlak Subject to Improve Student Learning Outcomes Fahril, Moh.; Nur, Muhammad Djamil M; Elfira, Riska
JIE (Journal of Islamic Education) Vol. 11 No. 1 (2026): JIE (Journal of Islamic Education)
Publisher : Yayasan Letiges Konsultan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/jie.v11i1.716

Abstract

This study aims to examine the forms of audiovisual media utilisation in the Akidah Akhlak subject and analyse student learning outcomes at MIs Karya Thayyibah Limran Pantoloan Boya. The research employs a qualitative case study design to explore the implementation of audiovisual media in depth and context. Data collection was conducted through participatory observation, in-depth interviews with teachers, school principals, and students, and documentation of learning materials and student achievement data. Data analysis utilised the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, encompassing data condensation, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation of techniques and sources, member checking, and thick description. The findings reveal that audiovisual media are systematically utilised through animated learning videos, interactive multimedia presentations, and documentary films, integrated with active learning strategies such as viewing guides, group discussions, and creative project assignments. This implementation is supported by adequate technological infrastructure, continuously developed teacher competencies, and ongoing evaluation. Student learning outcomes demonstrate documented improvements across three domains: cognitive aspects, evidenced by increased average scores and mastery percentages; affective aspects, marked by enhanced motivation and positive attitude changes; and psychomotor aspects, reflected in the development of digital literacy, social skills, and noble character formation. This research employs a qualitative approach, supported by quantitative data, to explore these improvements. The novelty of this study lies in its contextual, process-oriented exploration within a madrasah ibtidaiyah setting in Central Sulawesi — a region underrepresented in the existing literature, which experimental-quantitative designs have dominated. This research contributes to achieving SDG 4 by documenting evidence of learning technology's effectiveness in improving the quality of Islamic religious education and preparing generations who are intellectually and spiritually intelligent, as well as competent in facing digital-era challenges.