Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Review: Eksplorasi Keterkaitan Vertikal Antara Aktivitas Departemen SDM-Strategi SDM Perusahaan Latisya, Silva
Cendekia Niaga Vol. 3 No. 1 (2019): Cendekia Niaga
Publisher : Pusat Pengembangan Kompetensi Aparatur Perdagangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the vertical alignments between HR department activities and the company's HR strategy. The goal of this study is to ensure how HR activities can be aligned with HR strategies to enhance the HR department works in the context of achieving company goals. The study was conducted by depth discussion of scientific journals that have been written with interactive group brainstorming approach, consisting of 21 students into three groups to discuss and generate ideas about HR activities and their strategic relationships while researchers guide and provide the materialsneeded. The group identified and agreed on seven HR activities including job design; mobilization; selection; retention and separation; performance management; employee training; and compensation, and aligned with each of the four HR strategies identified including the Bargain Laborer; Free Agent; Loyal Soldier; and Committed Expert. The results of the study revealed the relevance of the activities of the HR department with the company's HR strategy. Total organizational performance also be positively influenced by HR activities through the company's HR strategy
Optimasi Produksi Selulosa Mikrokristal dari Selulosa Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Metode Respon Permukaan Harahap, Serarifi Elagin; Michelle, Michelle; Latisya, Silva; Dimawarnita, Firda; Herawan, Tjahjono; Faramitha, Yora
Jurnal Penelitian Kelapa Sawit Vol 33 No 3 (2025): Jurnal Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.jur.jpks.v33i3.330

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan limbah biomassa yang melimpah dengan kandungan selulosa tinggi, namun pemanfaatannya masih terbatas pada aplikasi konvensional seperti sebagai mulsa di perkebunan kelapa sawit. Padahal, TKKS berpotensi dikembangkan menjadi produk turunannya yang bernilai tinggi, seperti mikrokristalin selulosa (mycrocrystalline cellulose/MCC) yang memiliki aplikasi luas di berbagai industri, termasuk farmasi, makanan, dan material komposit. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi produksi MCC dari selulosa TKKS melalui hidrolisis asam menggunakan pendekatan Response Surface Methodology (RSM) untuk mencapai yield tertinggi. Optimasi dilakukan terhadap tiga variabel utama, yaitu konsentrasi asam klorida/HCl (1,2,3 M), waktu hidrolisis (20, 40, 60 menit), dan rasio massa selulosa terhadap volume HCl (25, 50, 75 g/L), dengan rancangan eksperimen Box-Behnken. Hasil menunjukkan bahwa yield MCC tertinggi sebesar 84,41% tercapai pada konsentrasi HCl 1,77 M, waktu hidrolisis 36,57 menit, dan rasio massa selulosa terhadap volume HCl 58,33 g/L. MCC yang diperoleh berdasarkan kondisi optimum memiliki kandungan alpha selulosa 71,42%; hemiselulosa 14,36%; dan lignin 0,59%. Analisis Forier Transform Infrared (FT-IR) dan X-Ray Diffraction (XRD) mengkonfirmasi profil spektral dan kristalinitas yang sesuai dengan tipikal MCC. Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa optimasi produksi menggunakan RSM berhasil meningkatkan efisiensi produksi MCC dengan yield dan kandungan selulosa yang tinggi.
BIODELIGNIFIKASI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN APLIKASINYA SEBAGAI PUPUK ORGANIK Dimawarnita, Firda; Latisya, Silva; Perwitasari, Urip; Faramitha, Yora
WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit Vol. 30 No. 2 (2025): Warta Pusat Penelitian Kelapa Sawit
Publisher : Pusat Penelitian Kelapa Sawit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22302/iopri.war.warta.v30i2.214

Abstract

Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan limbah biomassa yang jumlahnya melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. TKKS berpotensi dimanfaatkan kembali melalui proses pengomposan menjadi pupuk organik. Akan tetapi, kandungan lignin yang tinggi dalam TKKS menyebabkan proses pengomposan berlangsung lama, sehingga diperlukan upaya untuk menurunkan kadar lignin melalui proses biodelignifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses biodelignifikasi TKKS melalui pemanfaatannya sebagai media pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) dan mengevaluasi efektivitas sisa baglog hasil budidaya tersebut sebagai pupuk organik. TKKS diformulasikan dalam berbagai komposisi dan digunakan sebagai bahan baglog jamur. Sisa baglog yang telah terdekomposisi selanjutnya diuji kandungan lignin, selulosa, hemiselulosa, dan rasio C/N, kemudian diaplikasikan ke tanaman cabai dan terong. Hasil menunjukkan adanya penurunan kadar lignin dan C/N rasio yang mengindikasikan terjadinya proses biodelignifikasi dan pengomposan. Aplikasi pupuk organik dari sisa baglog pada tanaman cabai dan terong menunjukkan pertumbuhan yang baik, terutama pada perlakuan dengan kandungan TKKS 75–100%. Hasil ini menunjukkan bahwa sisa baglog TKKS berpotensi besar sebagai pupuk organik yang efektif dan ramah lingkungan.