Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Kadar Glukosa Darah Dengan Hipertensi Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Lingkungan Perumahan River Park Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Gultom, Atri Gustiana; Ginting, Radina Yuni Mahesa
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah suatu kumpulan gejala yang timbul karena adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat penurun sekresi insulin yang progresif dan dilatar belakangi oleh resistensi insulin. International Diabetes Federation (IDF) menyebutkan bahwa DM sebagai penyebab kematian urutan ke tujuh di dunia. Kadar gula darah (KGD) yang tinggi dan terus menerus pada diabetes melitus dapat menyebabkan komplikasi pada penderita diabetes melitus. Salah satu adalah tekanan darah tinggi (hipertensi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar glukosa darah dengan hipertensi pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di lingkungan perumahan River Park Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan. Sampel yang digunakan yaitu penduduk di lingkungan perumahan River Park Kelurahan Mangga Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar glukosa darah dengan hipertensi dengan nilai signifikansi sebesar 0,161>0,05.
Identifikasi Bakteri Gram Positif Pada Saliva Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Simalingkar Gultom, Atri Gustiana; Pohan, Yuyun Angraini
Herbal Medicine Journal Vol 7 No 1 (2024): Herbal Medicine Journal
Publisher : Program Studi S1 Farmasi, STIKES Senior, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58996/hmj.v7i1.154

Abstract

Hyperglycemia is a decrease in insulin secretion by pancreatic beta cells or impaired insulin function (insulin resistance) is a sign of a metabolic disease known as type 2 diabetes mellitus. This study used a descriptive method by collecting saliva samples from 25 type 2 diabetes patients who were regularly examined at the Simalingkar Community Health Center. This study aims to identify Gram-positive bacteria in the saliva of type 2 diabetes mellitus sufferers at the Simalingkar Community Health Center or using Gram staining and bacterial identification through Blood Agar Plate (BAP) culture and biochemical tests (catalase test). Gram staining results showed that 10 of the 25 samples (40%) contained Gram positive bacteria, with details of 1 Streptococcus isolate (4%), 3 Staphylococcus isolates (12%), and 6 Bacillus subtilis isolates (24%). A total of 15 samples (60%) contained Gram negative bacteria. Microscopic identification showed that Gram-positive cocci bacteria included 3 isolates of Staphylococcus aureus and 1 isolate of Streptococcus mutans, while Gram-positive rod bacteria included 6 isolates of Bacillus subtilis. For Gram-negative bacteria, 3 isolates were found in the form of cocci and 12 isolates in the form of rods. Biochemical tests showed that Staphylococcus aureus was catalase positive with foam results, while Streptococcus mutans was catalase negative without foam formation. This study shows a significant prevalence of Gram-positive bacteria in the saliva of type 2 diabetes mellitus sufferers, which is likely caused by hyperglycemia conditions that support the growth of pathogenic bacteria. These results provide important insights into the relationship between type 2 diabetes mellitus and changes in oral flora, as well as the need for more intensive oral health care in people with diabetes.
Identifikasi Escherichia Coli Pada Suspek Diabetes Melitus Penyebab Infeksi Saluran Kemih Di Desa Pematang Lalang Kecamatan Percut Sei Tuan Manihuruk, Fani Nuryana; Gultom, Atri Gustiana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10418

Abstract

Identifikasi bakteri untuk mengetahui jenis bakteri penyebab ISK. Escherecia coli merupakan bakteri penyebab infeksi saluran kemih pada penderita DM yang ditemukan pada 80-90% kasus. Bakteri ini dapat berasal dari flora usus yang keluar sewaktu buang air besar, dan jika bakteri berkembang biak akan menjalar ke saluran genitalia dan naik ke kandung kemih dan ginjal, inilah yang menyebabkan infeksi saluran kemih. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitataif yang bersifat deskriptif. Untuk mengidentifikasi Escherichia Coli pada sampel urin suspek Diabetes Melitus penyebab infeksi saluran kemih di Desa Pematang Lalang. Escherichia Coli pada sampel urin suspek Diabetes Melitus penyebab Infeksi Saluran Kemih di Desa Pematang Lalang dari 24 reponden yang dilakukan pemeriksaan urin sebanyak 4(16,6%) reponden yang positif Escerichia Coli dan 20 (83,3) reponden yang negatif Escherichia Coli.