Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Strategi Model Bisnis Produk Industri Kreatif Dengan Pendekatan Model Canvas (Studi Pada Industri Batik Laweyan Kota Surakarta) Hariani, Danarti; Sutrisno, Sutrisno
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v1i2.270

Abstract

Currently, the world is entering the industrial era 4.0, namely the creative economy industry which develops creative ideas. Changes in consumers, technological developments and a competitive climate require the industry to renew its strategy by making innovations and constructive efforts so that the creative industry must improve itself to be able to compete in local and global markets. The Batik industry is one of the industries that is interesting to be studied, this is because batik is one of the world cultural heritages from Indonesia which must be protected and preserved. Surakarta is one of the cities which is famous for its Batik characteristics. As a design-based cultural city, batik is one of the leading products. Batik Solo has been proposed as a design-based creative city to the United Nations (UNESCO). The object of the research taken is the batik industrial area in Kampung Batik Laweyan, because Laweyan is the origin of batik created in Surakarta. Competition in the national and world batik industry will affect business development, so it requires a special strategy in facing competition, as well as using a model to structure its business. The purpose of this study is to determine the strategic model of the Laweyan batik industry with a canvas model by describing the facts of the economic potential of the Laweyan Batik industry and alternative business strategies with a canvas model approach in facing competition and maintaining the existence of Kampung Batik Laweyan as a sustainable batik industry icon in Surakarta.Keywords: Batik Laweyan Surakarta, Model Canvas, Creative Industry
Potensi dan Strategi Pengembangan UMKM Halal di Indonesia Hariani, Danarti; Sutrisno, Sutrisno
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v4i1.1492

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki potensi industri halal yang  cukup besar. Dengan jumlah muslim terbanyak, serta di dukung oleh UMKM. UMKM menjadi bagian penting dalam perekonomian Indonesia dengan penyerapan tenaga kerja terbesar yaitu 99.9 % dari total pelaku usaha di Indonesia. Potensi yang besar ini harus dimanfaatkan agar tidak tertinggal dengan negara lain. Industri halal di tingkat global terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, tidak hanya di negara-negara mayoritas muslim, namun juga negara-negara nonmuslim karena Industri halal menawarkan konsep kebaikan untuk dikonsumsi, sehingga menjadi jaminan bahwa produk atau jasa yang dihasilkan mempunyai kualitas terbaik.  Hal ini  merupakan peluang bagi Indonesia untuk memanfaatkan peluang pasar industri halal global. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentfikasi potensi yang dimiliki Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia dalam hal berperan sebagai produsen industri halal kelas dunia serta pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu melakukan analisis terhadap sumber-sumber informasi melalui berbagai literatur yang kemudian dilakukan analisis Strength Weakness Opporutnity Threat (SWOT)  untuk disusun dalam sebuah kerangka pembahasan sehingga  dapat disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi dan peluang pengembangan UMKM Halal  sangat besar karena didukung oleh aspek pasar, jumlah UMKM Halal, kesiapan kerangka kebijakan, dan peningkatan ekspor produk halal. Sektor pengengembangan potensial UMKM halal adalah di bidang makanan-minuman, fashion, farmasi dan kosmetika, travel, perhotelan pariwisata, media dan rekreasi film dan keuangan syariah. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi pengembngan UMKM halal antara lain: meningkatkan pendanaan, sertifikasi halal, kualifikasi SDM, penggunaan teknologi modern dan tepat guna, inovasi dan diversifikasi produk , transformasi digital, kolaborasi dengan industri dan institusi terkait dalam pengembangan serta branding melalui media teknologi dan informasi. 
Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Customer Response dengan Brand Equity Sebagai Variabel Intervening (Studi pada PT Renbo Motor Bangsa, Rawasari Jakarta Pusat) Hariani, Danarti; Kartubi, Faizal
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v4i2.1866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social Media Marketing terhadap customer response, mengetahui pengaruh Brand Equity terhadap Customer Response, mengetahui pengaruh Sosial Media Marketing dan Brand Equity terhadap customer response serta mengetahui pengaruh Social Media Marketing Terhadap Customer Response dengan Brand Equity sebagai variabel Intervening dengan studi pada PT Renbo Motor Bangsa, Rawasari, Jakarta pusat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner kepada 70 followers Instagram PT Renbo dengan menggunakan teknik Puposive sampling berdasarkan kriteria yang ditentukan peneliti. Teknik Analisa yang digunakan yaitu uji instrumen, Uji regresi sederhana, Uji t dan Uji F serta analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel social media marketing berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap customer response berdasarkan hasil analisis uji t  dengan  nilai thitung > ttabel (1.816 > 0.235) dan nilai signifikasi adalah  0,74 > 0,05. Variabel brand equity berpengaruh positif dan signifikan  terhadap customer response berdasarkan uji t  dengan  nilai thitung > ttabel (4,049 > 0,235) dan nilai signifikan adalah 0,000 < 0,05. Variabel sosial media marketing dan brand equity berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer response berdasarkan hasil uji analisis F dengan nilai Fhitung > Ftabel (30.677 > 3,13) dan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Variabel brand equity mampu memediasi pengaruh sosial media marketing terhadap customer response berdasarkan analisis jalur menujukkan bahwa pengaruh tidak langsung (0,376) > pengaruh langsung (0,215) dan dari uji sobel diperoleh nilai thitung (2,744) > ttabel (0,235) sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh tidak langsung Sosial Media Marketing melalui Brand Equity signifikan terhadap custamer response.    
Penerapan Model Triple Helix Bagi Pengembangan UMKM Halal Food Indonesia Hariani, Danarti
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v5i1.2120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk dapat mengetahui penerapan model triple helix dalam pengembangan industri makanan halal Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berupa kajian pustaka. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari literatur, jurnal, karya ilmiah, laporan BPS dan beberapa Lembaga survey serta data-data terbaru yang berhubungan dengan tujuan penelitian. Dalam pengembangan UMKM Halal food terdapat berbagai macam permasalahan antara lain: permasalahan modal, permasalahan dalam sertifikasi halal, permasalahan sumber daya manusia, inovasi produk, teknologi, pengawasan, promosi, digitalisasi dan sinergi antar pihak yang terkait. Dalam pengembangan UMKM membutuhkan konsep Triple Helix untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pengembangan UMKM Halal food dengan menerapkan model triple helix merupakan sinergi dan kerjasama antara pemerintah, akademisi dan bisnis dalam menjalankan perannya masing-masing. Peran dari pemerintah sebagai regulator yang membuat kebijakan serta fasilitator yang berperan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu ada peran akademisi atau perguruan tinggi sebagai komunitas intelektual yang berperan sebagai gudang gagasan / ide kreatif, melakukan penelitian dengan data yang up to date mengenai model pengembangan industri halal food, serta menyediakan teknologi tepat guna bagi para pelaku usaha serta melakukan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat melalui kegiatan pendampingan dan bimbingan teknis para pelaku usaha halal food dalam mengembangkan usahanya. Selanjutnya bisnis atau industry halal food berperan sebagai centre of excellence bagi pengembangan produk, Bussines coaching dan mentoring serta marketing, penyediaan ruang public untuk promosi melalui even, festival maupun digital marketing menuju UMKM Go-digital.
Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Halal Food Indonesia Hariani, Danarti
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v5i2.2335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  strategi peningkatan produktivitas  dan daya saing UMKM makanan halal  Indonesia dalam menghadapi persaingan di pasar nasional dan global. Metode penelitian ini menggunakan  pendekatan deskriptif  kualitatif berupa kajian pustaka. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari literatur, jurnal, karya, ilmiah, laporan BPS dan beberapa Lembaga survey serta data-data terbaru yang berhubungan dengan tujuan penelitian.  Sedangkan pengumpulan data adalah cara-cara yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian berupa  studi literatur dan observasi dokumentasi untuk mengamati potensi dan perkembangan industry  makanan halal di Indonesia melalui media internet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengembangan UMKM Halal food terdapat berbagai macam permasalahan antara lain : permasalahan  modal, permasalahan dalam sertifikasi halal, permasalahan sumber daya manusia,inovasi produk,  teknologi, pengawasan,promosi,digitalisasi dan sinergi antar pihak yang terkait dalam peningkatan produktivitas  daya saing umkm  makanan halal.Faktor- Faktor  yang mempengaruhi   produktivitas dan daya saing   UMKM Makanan halal Indonesia antara lain :Akses terhadap teknologi dan inovasi ,Kebijakan dan program pemerintah yang mendukung UMKM makanan halal,Permintaan pasar untuk produk dan layanan halal,Peluang kolaborasi dan jaringan dalam komunitas industri halal dan Kepatuhan terhadap standar sertifikasi halal. Sedangkan Strategi untuk Meningkatkan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Halal di Indonesia antara lain(1) Dukungan dan kebijakan pemerintah berupa insentif keuangan, dukungan regulasi yang membantu UMKM dalam sertifikasi halal melalui penyerdehanaan proses dan biayanya, program pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan SDM melalui kolaborasi dengan asosiasi industri dan institusi pendidikan bisa membantu UMKM mengakses sumber daya dan keahlian untuk meningkatkan operasi mereka dan memenuhi permintaan yang terus berkembang untuk produk halal, (2)Kolaborasi dengan pemangku kepentingan industry melalui kemitraan dengan pemasok,distributor, komunitas industry makanan halal, institusi Pendidikan dan Lembaga penelitian dan mentoring dengan komunitas industry makanan halal seperti Asosiasi, pelaku industry  makanan halal serta pemerintah. (3)Standarisasi Sertifikasi halal untuk mendapatkan kredibilitas dan kepercayaan  konsumen . (4) Kemudahan dan sosialisasi   sertifikasi  (5) Digitalisasi UMKM Makanan halal mealui Program Go digital ba dengan memanfaatkan platform digital yang menguntungkan dari aspek promosi dan pemasarannya serta fasilitasi permodalam dengan pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang keuangan.
Green Marketing Strategy as an Effort of MSMEs to Enter the International Market: (Study on MSMEs in Laweyan Batik Village, Surakarta, Central Java) Hariani, Danarti
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v6i1.2629

Abstract

This study aims to be able to formulate the right green marketing strategy in the efforts of Laweyan batik UMKM, Surakarta, Central Java. This research method uses a qualitative descriptive approach in the form of a literature review. The data used are secondary data obtained from literature, journals, scientific works, BPS reports and several survey institutions and the latest data related to the research objectives. While data collection is the methods used to collect data in research in the form of literature studies and documentation observations to observe the potential and development of the Laweyan Batik industry, the application of the green marketing concept to Laweyan Batik UMKM and various supporting data and documentation through internet media. The results of the study indicate that in the development of Laweyan Batik UMKM with a green marketing strategy approach in an effort to enter the international market, there are various problems including: the cost of environmentally friendly batik products is relatively high, Laweyan craftsmen's awareness of environmentally friendly products is still limited, production waste processing technology is not optimal, minimal knowledge and experience of UMKM actors to enter the international market, suboptimal supply chain distribution, and limited market reach to local networks so that in development it requires a green marketing concept to overcome these problems. The development strategy of Laweyan Batik UMKM with a green marketing approach requires constructive efforts through the development of green products, green distribution, green price, green people and green promotion so that the green marketing strategy by Laweyan Batik UMKM in an effort to enter the international market does not only focus on the product marketing aspect, but also covers the entire value chain from raw materials to distribution. Thus, this strategy can increase the competitiveness of Laweyan batik products while supporting global environmental sustainability.