Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERANCANGAN PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN MENGGUNAKAN BALANCED SCORECARD BERBASIS DIGITAL PADA PERUSAHAAN TEKSTIL DI CIREBON Dewi, Isti Riana; Puspitarini, Dewi Anggun
Jurnal EBI Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Industri
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52061/ebi.v6i2.310

Abstract

Hanjani Group is a company related to the textile industry. In the performance evaluation process, currently there is no system that can enter all sales data at each branch of the company. The proposed solution is creating a website using the balanced scorecard method that allows the evaluation process to be presented with practical nominal results in performance assessment when viewed from four perspectives, there are finance, customers, internal business processes, and growth. This website provides a better view that managers will use to conduct statistical processes and compare systems from various branches of the company because it allows for integration or connection between disciplines. Elements of system analysis and design are explained using context diagrams, flowcharts, DFDs, and ERDs. The steps taken by designing a software system using PHP (metatext preprocessor) as the translation language and MySQL as the database manager. After testing by the company owner, this website can load performance evaluation reports at various branches of the company in Hanjani Group. Key words: Performance Assessment, Balanced Scorecard, Hanjani Group
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL Kanivia, Aan; Puspitarini, Dewi Anggun; Dewi, Dessy Kumala; Akbari, Safitri; Chandra, Aditya Kurniawan
Jurnal Digit : Digital of Information Technology Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Catur Insan Cendekia (CIC) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51920/jd.v14i2.409

Abstract

Perkembangan pesat dalam implementasi Teknologi Informasi (TI) telah mengubah audit internal secara besar-besaran. Literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi informasi (TI) dalam audit internal, terutama dengan pengenalan teknologi terbaru. Dengan melalui pengumpulan data dari beberapa jurnal-jurnal ilmiah, artikel, serta publikasi terbaru dalam implementasi teknologi informasi terhadap kualitas audit internal yang dengan memanfaatkan platform ResearchGate dan Google Scholar   berbagai sektor industry ataupun organisai, kami menganalisis bagaimana penerapan sistem informasi, analisis data, manajemen resiko, dan alat audit otomatis telah mempengaruhi kemampuan audit internal dalam mendeteksi penyimpangan, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat pengendalian internal. Literatur ini menunjukkan bahwa organisasi yang secara efektif mengintegrasikan TI dalam audit internal mereka, karena TI mampu meningkatkan transparansi, identifikasi risiko, dan memperbaiki proses pengambilan keputusan manajemen. Faktor-faktor seperti independensi auditor, kompetensi tim audit, dan integrasi dengan manajemen risiko terbukti berpengaruh besar terhadap efektivitas audit internal. Namun, keterbatasan dalam metode auditnya seperti pengolahan data, software audit umum, fasilitas pengujian terintegritasi, serta simulasi paralel ini juga diidentifikasi sebagai faktor kritis. hasil ini memberikan wawasan untuk membuka jalan kepada pembaca dalam memahami bagaimana memanfaatkan TI secara optimal guna meningkatkan kualitas audit internal mereka sehingga bisa mencapai tujuan tata kelola perusahaan yang baik.Kata Kunci: Implementasi Teknologi Informasi, Audit Internal
Pemberdayaan Mahasiswa Akuntansi Melalui Edukasi Karir Auditor Junior di Cirebon Kanivia, Aan; Puspitarini, Dewi Anggun; Akbari, Safitri; Dewi, Dessy Kumala; Chandra, Aditya Kurniawan
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.522

Abstract

Kesenjangan antara kompetensi lulusan akuntansi dan tuntutan dunia kerja di sektor audit semakin menjadi perhatian di era digital. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi karir berbasis seminar interaktif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa akuntansi untuk meniti karir sebagai auditor junior. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari 78 mahasiswa akuntansi di Cirebon yang berpartisipasi dalam seminar edukasi karir auditor. Pengukuran efektivitas program dilakukan melalui analisis pre-test dan post-test, dengan membandingkan pemahaman teori audit, kesiapan karir, dan kesadaran mahasiswa terhadap profesi auditor junior sebelum dan sesudah seminar. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman teori audit (23%), kesiapan karir sebagai auditor junior (24%), dan kesadaran mahasiswa terhadap peluang karir di bidang audit (25%). Dibandingkan dengan program serupa di daerah lain, seminar ini menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi, terutama karena pendekatan experiential learning, diskusi interaktif, dan keterlibatan langsung dengan praktisi auditor. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pendidikan akuntansi. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan untuk diadopsi secara lebih luas dalam kurikulum pendidikan akuntansi, baik melalui seminar, simulasi audit, maupun kolaborasi dengan industri.
Pemberdayaan Mahasiswa Akuntansi Melalui Edukasi Karir Auditor Junior di Cirebon Kanivia, Aan; Puspitarini, Dewi Anggun; Akbari, Safitri; Dewi, Dessy Kumala; Chandra, Aditya Kurniawan
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.522

Abstract

Kesenjangan antara kompetensi lulusan akuntansi dan tuntutan dunia kerja di sektor audit semakin menjadi perhatian di era digital. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi karir berbasis seminar interaktif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa akuntansi untuk meniti karir sebagai auditor junior. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari 78 mahasiswa akuntansi di Cirebon yang berpartisipasi dalam seminar edukasi karir auditor. Pengukuran efektivitas program dilakukan melalui analisis pre-test dan post-test, dengan membandingkan pemahaman teori audit, kesiapan karir, dan kesadaran mahasiswa terhadap profesi auditor junior sebelum dan sesudah seminar. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman teori audit (23%), kesiapan karir sebagai auditor junior (24%), dan kesadaran mahasiswa terhadap peluang karir di bidang audit (25%). Dibandingkan dengan program serupa di daerah lain, seminar ini menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi, terutama karena pendekatan experiential learning, diskusi interaktif, dan keterlibatan langsung dengan praktisi auditor. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pendidikan akuntansi. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan untuk diadopsi secara lebih luas dalam kurikulum pendidikan akuntansi, baik melalui seminar, simulasi audit, maupun kolaborasi dengan industri.
Fraud risk and trust on the intention to buy of e-commerce Puspitarini, Dewi Anggun; Purnama, Prawira Aros; Dewi, Isti Riana
Journal of Contemporary Accounting Volume 3 Issue 1, 2021
Publisher : Master in Accounting Program, Faculty of Business & Economics, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jca.vol3.iss1.art5

Abstract

This study aims to analyze and obtain empirical evidence of deceptive behavior as a moderating variable of trust in purchasing through e-commerce purchase intentions. The data of this research were obtained from the results of collecting a questionnaire of 100 respondents who were consumers who had made transactions through e-commerce sites. Testing the hypothesis in this study using the measurement model (Outer Model) and structural models (Inner Model) with the application of Partial Least Square (PLS). The PLS program used is SmartPLS version 3.02.8. The results of this study indicate that trust has a positive effect on purchase intentions. However, with deceptive behavior as moderation, deceptive behavior weakens the relationship between trust in purchasing through E-Commerce and purchase intention as a mediating variable. Purchase intention is proven to be a mediating variable that mediates trust in mentally buying. The government should be more assertive in handling cases of e-commerce crime that are rife to create security and comfort for e-commerce site users.
PERAN LITERASI KEUANGAN DALAM MEMODERASI PENGARUH FINTECH DAN SOCIAL COMMERCE TERHADAP PERILAKU KEUANGAN GEN Z Iqlimah, Nur; Kanivia, Aan; Puspitarini, Dewi Anggun
Jurnal Investasi Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Investasi Vol. 11 No. 3
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v11i3.346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan dalam memoderasi pengaruh Fintech dan Social Commerce terhadap perilaku keuangan gen z. Penelitian ini menggunakan variabel Financial Technology dan Social Commerce sebagai variabel independen sedangkan perilaku keuangan gen z sebagai variabel dependen dan variabel literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner online yang disebarkan kepada 250 responden generasi z di wilayah CIAYUMAJAKUNING. Analisis data yang dilakukan menggunakan software Smart PLS versi 4.1.0.6 Partial Least Squares (PLS) digunakan untuk mengevaluasi model pengukuran dan struktural. Hasil penelitian menunjukan bahwa Fintech dan Social Commerce memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku keuangan gen z. Selain itu, literasi keuangan terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang signifikan, memperkuat hubungan antara penggunaan Fintech dan Social Commerce dengan perilaku keuangan. Selain itu Fintech dan Social Commerce secara simultan berpengaruh terhadap perilaku keuangan gen z. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi edukasi keuangan yang relevan dengan kemajuan teknologi digital.
LITERATURE REVIEW: LEVERAGING ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN AUDITING FOR DETECTING FRAUD Puspitarini, Dewi Anggun; Kanivia, Aan; Renaldi, Natashia; Saputra, Jennifer Villya; Sandi, Septian Eris
Soedirman Accounting, Auditing and Public Sector Journal Vol 4 No 2 (2025): SOEDIRMAN ACCOUNTING, AUDITING, AND PUBLIC SECTOR JOURNAL
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.saap.2025.4.2.19531

Abstract

This article examines the role of Artificial Intelligence in auditing with a specific focus on fraud detection, drawing on findings from a systematic literature review and bibliometric analysis. The study highlights how the rapid growth of digital data has made traditional sampling methods less effective, increasing the need for AI-based tools capable of analyzing full populations of transactions. The literature shows that machine learning models such as CART, neural networks, and ensemble techniques significantly improve anomaly detection accuracy while reducing audit processing time. Using the PRISMA framework, the analysis identifies publication trends, dominant authors, key institutions, and frequently occurring keywords related to AI and fraud detection. The results reveal that AI enhances audit quality by identifying patterns that are difficult for manual procedures to capture, but its effectiveness depends on cybersecurity readiness, auditor digital competence, and overall organizational support. Although AI improves efficiency, human judgment remains essential for interpreting results and assessing qualitative factors that algorithms cannot evaluate. The study concludes that AI will continue to play an important role in fraud detection, provided that organizations strengthen their digital infrastructure, ensure proper training, and integrate technology with sound governance practices.