Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Media Massa Lokal dalam Branding dan Pembentukan Citra Kandidat pada Pilkada Ramdana, Ilham
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 1 No. 2 (2024): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v1i2.3970

Abstract

Pada era demokrasi lokal, media massa lokal berperan strategis dalam membangun branding dan citra kandidat pada pemilihan kepala daerah (Pilkada). Media lokal tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi terkait kandidat dan isu-isu lokal, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk opini publik melalui pemberitaan yang dapat bersifat netral, berpihak, atau bias. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media lokal dalam proses branding dan pembentukan citra kandidat selama Pilkada. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa pemberitaan yang menonjolkan keunggulan dan prestasi kandidat mampu memperkuat citra positif di kalangan pemilih. Sebaliknya, pemberitaan yang tidak seimbang berpotensi merusak reputasi kandidat. Teknik framing yang digunakan media, serta keterlibatan aktif kandidat melalui media lokal dan media sosial, terbukti berperan besar dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi hasil Pilkada. Keberadaan media lokal yang independen dan berkualitas menjadi elemen krusial dalam mendukung demokrasi lokal melalui penyajian informasi yang akurat dan berimbang.
Komunikasi Antarbudaya antara Masyarakat Cina Benteng dan Sunda Kalipasir di Pasar Lama Tangerang Ramdana, Ilham; Prihatiwi, Nurrohma
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 1 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i1.5173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana keberagaman budaya dan nilai keagamaan membentuk pola komunikasi antarbudaya antara kedua komunitas serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat interaksi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipan pasif, dan dokumentasi lapangan dengan lima informan kunci dari kedua kelompok masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya di Pasar Lama Tangerang dibangun melalui penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa penghubung, nilai etika komunikasi yang bersumber dari ajaran Islam dan Konfusianisme, serta praktik interaksi rutin yang terjadi dalam aktivitas pasar, kegiatan keagamaan, dan tradisi budaya seperti Ngarak Perahu Maulid dan Gotong Toapekong. Namun, penelitian juga menemukan hambatan berupa menurunnya peran generasi muda dalam kegiatan tradisional, perubahan struktur kepengurusan klenteng, dan kekhawatiran terkait penjual daging babi yang memengaruhi preferensi interaksi sebagian warga.
Communication Strategies in Overcoming OGBV Through Gender Equality-Based Digital Literacy: A Case Study in Tangerang City Elyana, Korry; Ramdana, Ilham; Khikmawanto, Khikmawanto
Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting Vol. 6 No. 6 (2026): Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (January - Feb
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijefa.v6i6.5920

Abstract

(Online Gender-Based Violence (OGBV) in Tangerang City has become a serious threat to women and vulnerable groups, with three dominant forms: grooming, sexual extortion, and the dissemination of non-consensual personal content. This research uses a descriptive qualitative approach through interviews with DP3AP2KB, Diskominfo, and social practitioners, as well as social media content analysis. The results showed that the main factors causing OGDV include low digital literacy, gender inequality, and weak reporting systems. The Tangerang City Government has implemented digital literacy programs and campaigns through the Digital Festival, but challenges such as low early detection, social stigma, and inter-agency coordination still hinder the effectiveness of the treatment. This study recommends prevention strategies based on gender equality, strengthening integrated reporting systems, and multi-stakeholder collaboration to create a safer digital space.