Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Sampah Melalui Bank Sampah untuk Menyejahterakan Masyarakat di Desa Truko Jawa Tengah Siregar, Hajizah Azmi; Siregar, Noya Yukari; Selfia, Yeni
JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) Vol 5 No 1 (2021): Jati Emas (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Dosen Indonesia Semesta (DIS) Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36339/je.v5i1.406

Abstract

Indonesia is the second largest contributor to plastic waste after China. In this case, the Kendal Regency government has various ways to educate the community to be aware of the importance of waste management. One way to reduce the amount of waste is by establishing Garbage Bank. Truko Village is one of the villages in Kendal district, Central Java province, this village was selected for community service activities because Truko village does not yet have a Garbage Bankand the village community also does not understand the system of running a Garbage Bank. This happens because there is still a lack of information about the Garbage Bank and proper waste management. To achieve this goal, the methods used are:1) Educating the public about the Garbage Bank program 2) Socializing the management of Garbage Bank and waste 3) Socialization and training on waste management has become a valuable project. The existence of this article is expected to improve facilities in Truko village and in other villages with a plan to form a Waste Bank.Establishing a Garbage Bank is a way to improve village facilities because with a Garbage Bank the waste management process will be more focused, it is hoped that this article can provide information to people in Truko Village and people outside Truko Village the process of forming a Garbage Bank and managing waste appropriately to become valuable goods selling
KAJIAN MORFOLOGI KECAMATAN GUNUNGSITOLI DITINJAU DARI ASPEK EKOLOGI Batubara, Rizky Ramadhan; Selfia, Yeni
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 5 No 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Unika Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54367/alur.v5i2.2103

Abstract

Perkembangan fisik Kecamatan Gunungsitoli cukup pesat sejak terjadinya gempa pada 28 Maret 2006 sehingga terbentuklah pola kota yang khas yang diakibatkan oleh beberapa aspek, salah satu yang sangat berpengaruh adalah aspek fisik ekologi. Penelitian ini bertujuan sebagai upaya dalam proses perencanaan pengembangan kota di Kecamatan Gunungsitoli ke depannya guna terciptanya kualitas lingkungan fisik yang berkesinambungan dan berkelanjutan. Hal tersebut diperlukan karena masalah bentukan fisik kota sejalan dengan semakin kompleksnya kehidupan kota di Kecamatan Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berupa wawancara mendalam dengan responden dari instansi Bappeda Kota Gunungsitoli, Dinas PUPR Kota Gunungsitoli, dan Akademisi. Pembangunan di Kecamatan Gunungsitoli memiliki kendala dari faktor topografi yang mengakibatkan adanya perbedaan kontur dan karakteristik tanah sehingga terdapat kendala dalam pengadaaan sistem jaringan jalan seperti kecendrungan tidak meratanya perletakaan massa bangunan. Bentuk alam Kecamatan Gunungsitoli dibelah oleh Sungai Nou dan dikelilingi oleh pegunungan yang membentuk delta pada muara antara Sungai Nou dengan laut. Perkembangan berpusat pada daerah delta yang berbentuk kipas dan perkembangan lainnya bersifat linear berkesinambungan dengan garis pantai dikarenakan tersedia struktur kota berupa jalan yang memungkinkan untuk di jadikan jalan karena kontur tanahnya relatif datar. Faktor topografi dan bentuk alam di Kecamatan Gunungsitoli yang menjadi kendala justru menjadi karakter dan keunikan dalam perkembangan morfologi Kota Gunungsitoli.
KAJIAN MORFOLOGI KECAMATAN GUNUNGSITOLI DITINJAU DARI ASPEK EKOLOGI Batubara, Rizky Ramadhan; Selfia, Yeni
ALUR :Jurnal Arsitektur Vol 5 No 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Unika Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.776 KB) | DOI: 10.54367/alur.v5i2.2103

Abstract

Perkembangan fisik Kecamatan Gunungsitoli cukup pesat sejak terjadinya gempa pada 28 Maret 2006 sehingga terbentuklah pola kota yang khas yang diakibatkan oleh beberapa aspek, salah satu yang sangat berpengaruh adalah aspek fisik ekologi. Penelitian ini bertujuan sebagai upaya dalam proses perencanaan pengembangan kota di Kecamatan Gunungsitoli ke depannya guna terciptanya kualitas lingkungan fisik yang berkesinambungan dan berkelanjutan. Hal tersebut diperlukan karena masalah bentukan fisik kota sejalan dengan semakin kompleksnya kehidupan kota di Kecamatan Gunungsitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berupa wawancara mendalam dengan responden dari instansi Bappeda Kota Gunungsitoli, Dinas PUPR Kota Gunungsitoli, dan Akademisi. Pembangunan di Kecamatan Gunungsitoli memiliki kendala dari faktor topografi yang mengakibatkan adanya perbedaan kontur dan karakteristik tanah sehingga terdapat kendala dalam pengadaaan sistem jaringan jalan seperti kecendrungan tidak meratanya perletakaan massa bangunan. Bentuk alam Kecamatan Gunungsitoli dibelah oleh Sungai Nou dan dikelilingi oleh pegunungan yang membentuk delta pada muara antara Sungai Nou dengan laut. Perkembangan berpusat pada daerah delta yang berbentuk kipas dan perkembangan lainnya bersifat linear berkesinambungan dengan garis pantai dikarenakan tersedia struktur kota berupa jalan yang memungkinkan untuk di jadikan jalan karena kontur tanahnya relatif datar. Faktor topografi dan bentuk alam di Kecamatan Gunungsitoli yang menjadi kendala justru menjadi karakter dan keunikan dalam perkembangan morfologi Kota Gunungsitoli.
Internalisasi Profesionalisme, K3L, dan Etika Profesi Insinyur melalui Alih Praktik Baik Mahasiswa Indonesia dan Jepang Arianti, Santi Febri; Selfia, Yeni; Haifan, Mohamad
Lebah Vol. 19 No. 3 (2026): January: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i3.517

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan internalisasi nilai profesionalisme, keselamatan dan kesehatan kerja serta lingkungan (K3L), dan etika profesi insinyur pada mahasiswa teknik di Indonesia melalui alih praktik lintas budaya dari Jepang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif sederhana, yang dilaksanakan melalui wawancara terstruktur dengan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Gifu University, Jepang, analisis tematik pengalaman profesional, serta diseminasi hasil kepada mahasiswa teknik di Indonesia melalui diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa pada seluruh aspek yang dinilai, dengan perubahan dari kategori sedang pada tahap pra-diseminasi menjadi kategori tinggi pada tahap pasca-diseminasi. Secara kualitatif, mahasiswa menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya budaya keselamatan, refleksi etis dalam pengambilan keputusan, serta pemahaman kontekstual mengenai praktik profesionalisme yang dapat diadaptasi di Indonesia. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pengabdian berbasis pengalaman nyata dan refleksi lintas budaya efektif dalam memperkuat pembelajaran etika profesi dan K3L secara aplikatif. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi dalam pembentukan karakter calon insinyur yang beretika, mandiri, dan berorientasi pada keselamatan serta keberlanjutan