Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Perbandingan Hasil Belajar Siswa dengan Multimedia Berbasis Mobile Learning dan Multimedia Presentasi Pada Sub Pokok Bahasan Ekosistem Amalia, Lida; Agustin, Nidha Handa Resta; Putri, Diah Ika
Petik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2021): Volume 7 No 2 Tahun 2021
Publisher : Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/petik.v7i2.1237

Abstract

Abstrak — Perbandingan Hasil Belajar Siswa dengan Multimedia Berbasis Mobile Learning dan Multimedia Presentasi pada Sub Pokok Bahasan Ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan multimedia berbasis mobile learning dan multimedia presentasi pada Sub Pokok Bahasan Ekosistem. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experiment (eksperimen semu) dengan objek penelitian siswa kelas X MIPA SMA Negeri 15 Garut. Sampel dalam penelitian diambil dua kelas dengan cara Purposive Sampling, karena pengambilan sampel tidak dilakukan secara acak tetapi dipilih berdasarkan karakteristik, pertimbangan, dan tujuan tertentu, yaitu berdasarkan rata-rata hasil belajar yang sama. Sampel diambil dua kelas yaitu kelas X MIPA 5 dan X MIPA 6 dengan jumlah siswa sebanyak 69. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen utama berupa tes objektif (pilihan ganda) dan angket respon siswa sebagai instrumen penunjang. Teknik analisis data menggunakan uji statistik non parametrik, yaitu uji hipotesis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan asymp sig.(2-tailed) sebesar 0,044 <  α = 0,05 , maka Ho ditolak atau Ha diterima artinya terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan multimedia berbasis mobile learning (rata-rata nilai 79,857) dan multimedia presentasi (rata-rata nilai 73,824) pada Sub Pokok Bahasan Ekosistem. Berdasarkan hasil angket, respon siswa menunjukkan tanggapan sangat baik untuk multimedia berbasis mobile learning dan tanggapan baik untuk multimedia presentasi.   Kata Kunci —  Hasil Belajar, Multimedia Berbasis Mobile Learning, Multimedia Presentasi.   Abstract — Comparison of Student Learning Outcomes with Multimedia Based on Mobile Learning and Multimedia Presentation on Ecosystems. This study aims to determine the differences in student learning outcomes by using multimedia-based mobile learning and multimedia presentations on ecosystems. This research uses the Quasi Experiment research method with the object of research being the students of class X MIPA SMAN 15 Garut. The sample was taken two classes by means of Purposive sampling because the sampling was not done randomly but was chosen based on the characteristics, considerations, and specific objectives that are based on the same average learning outcomes. Samples were taken two classes, namely class X MIPA 5 and X MIPA 6 with 69 students. Data were collected using the main instrument in the form of an objective test (multiple choice) and student questionnaire responses as supporting instruments. Data analysis techniques using non-parametric statistical tests, where hypothesis testing uses the Mann Whitney test. The results showed asymp sig. (2-tailed) of 0.044 <α = 0.05, Ho is rejected or Ha is accepted, meaning that there are differences in learning outcomes between students who use multimedia based on mobile learning (average value 79.857) and multimedia presentations (average value 73.824) on ecosystems. The questionnaire responses of students showed very good responses to multimedia-based mobile learning and good responses to multimedia presentations.   Keywords — Learning Outcomes, Multimedia Based on Mobile Learning, Multimedia Presentations.  
ANALISIS PROFIL BAKTERI SEDIMEN SUNGAI CIWALEN GARUT Kristianti, Tati; Amalia, Lida
BIOMA : JURNAL BIOLOGI MAKASSAR Vol. 10 No. 1 (2025): Bioma : Januari - Juni 2025
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Garut merupakan daerah yang terkenal sebagai penghasil produk kulit terkemuka di Indonesia. Salah satu dampak dari industri kerajinan kulit ini adalah limbah. Sungai Ciwalen yang terletak di Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, merupakan salah satu sungai yang dialiri oleh buangan industri penyamakan kulit. Akibatnya air sungai berubah warna menjadi abu-abu dan berbau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profile bakteri sedimen sungai Ciwalen dengan menggunakan metode Next-Generation Sequencing (NGS). Hasil analisis NGS menunjukkan urutan bakteri yang diklasifikasikan secara taksonomi menjadi 84.661 bakteri (hampir 100%), 0,001% filum archaeal, dan 0,1% lainnya. Proteobacteria (43279), Bacteriodota (20640), Firmicutes (11813), Acidobacteria (3287), Spirochaetia (1460), Actinobacteria (570), Chloroflexi (469) dan sisanya belum diketahui. Proteobacteria ditemukan lebih dari 50%, yang terbagi menjadi Betaproteobacteria (74%), Gammaproteobacteria (12%), Deltaproteobacteria (10%), Alphaproteobacteria (3%) dan Epsilonprobactria (1%). Bakteriodota didominasi oleh Bactrioidia (82%). Clostridia (66%) dominan di Firmicutes. Holophagae dominan pada Acinobacteria. Spirochaetales dominan di Spirochaetia. Actinomycetia dominan pada Actinobacteria. Klorofleksi ditemukan memiliki lebih dari 88% dari Anaerolineae. Profil bakteri beserta presentasi keberadaannya pada sampel sedimen ini menunjukkan adanya logam berat limbah penyamakan kulit di sungai Ciwalen. Kehadiran logam berat tersebut menjadi habitat yang cocok bagi beberapa bakteri. Beberapa bakteri memiliki beberapa mekanisme untuk melawan dan meremediasi logam berat agar dapat bertahan hidup. Data penelitian ini menunjukkan bahwa Fe>Cr>Pb>NH3-N>Zn>Cu merupakan logam berat dengan konsentrasi tinggi yang terdapat di Sungai Ciwalen. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi berbagai pihak yang terkait serta pengambil kebijakan lingkungan.
PENGGUNAAN EKOENZIM KULIT BUAH KOPI ROBUSTA (Coffea canephora Piere) UNTUK PENGENDALIAN LARVA NYAMUK Culex sp. Amalia, Lida; Sriwahjuningsih; Nurjannah
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 4 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol4iss12pp350-358

Abstract

Mosquitoes Culex sp. become a potential vector of filariasis, so it must be controlled. One of the controls is by using ecoenzymes as natural insecticides. Coffee rind can be used as an ecoenzyme material to kill Culex sp. mosquito larvae. This research aims to find out: 1). The effect of Robusta coffee rind (Coffea canephora) ecoenzymes with various concentrations on the mortality of Culex sp mosquito larvae. 2). The most effective concentration of Robusta coffee rind (Coffea canephora) ecoenzymes on the mortality of Culex sp mosquito larvae. The method used is an experimental method with a completely randomized design (CRD), as well as 5 treatments of Robusta coffee rind ecoenzyme (0%, 5%, 10%, 15%, and 20%). The parameter observed was the mortality of Culex sp mosquito larvae for 24 hours after treatment. The data were analyzed using the Kruskal-Wallis test, because there are data that are not normally distributed. The results showed that the Robusta coffee rind (Coffea canephora) ecoenzymes affected the mortality of Culex sp mosquito larvae. The most effective ecoenzyme concentration was at a concentration of 20% with a mortality of 78% of mosquito larvae.
The effect of Canva-assisted guided inquiry on students’ creativity and conceptual understanding in environmental change learning: A quasi-experimental Amalia, Lida; Muthmainnah, Rifaatul; Soviawati, Siti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v8i1.23751

Abstract

In the 21st century, science education must not only promote conceptual mastery but also cultivate creativity and higher-order thinking skills to address global challenges such as sustainability and environmental change. However, students often struggle to connect scientific knowledge with real-world contexts, leading to fragmented understanding and limited opportunities for creative expression. This study investigates the effectiveness of guided inquiry assisted by Canva, in enhancing both conceptual understanding and creativity in environmental change learning. The novelty of this research is the use of Canva-assisted guided inquiry as an integrated approach to develop both higher-order conceptual understanding and creativity aligned with 21st-century learning demands. A quasi-experimental design with a one-group pretest–posttest model was implemented with 40 tenth-grade students in Garut, Indonesia. Data were collected through a conceptual understanding test and a creativity rubric applied to student-designed posters. The results indicated an improvement in conceptual understanding (p < 0.001, Cohen’s d = 3.48, N-gain = 0.63, medium-category) and generally positive levels of creativity across most groups, particularly in relevance and originality. These findings suggest that Canva-supported guided inquiry provides a low-cost yet powerful pedagogical model that bridges cognitive and creative learning. The study contributes to theory by extending inquiry learning into digital platforms and to practice by offering scalable strategies for teachers. Future research is recommended to employ more comprehensive creativity assessments and to implement this approach across diverse educational contexts.Abstrak. Pembelajaran sains abad ke-21 menuntut penguasaan konsep sekaligus pengembangan kreativitas dan keterampilan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi isu global seperti perubahan lingkungan. Namun, siswa sering kesulitan menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan konteks nyata sehingga pemahaman menjadi terfragmentasi dan kesempatan berekspresi kreatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas inkuiri terbimbing berbantuan Canva dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kreativitas siswa pada topik perubahan lingkungan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan guided inquiry berbantuan Canva sebagai pendekatan terintegrasi untuk mengembangkan pemahaman konseptual tingkat tinggi dan kreativitas yang selaras dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest–posttest satu kelompok pada 40 siswa kelas X di Garut. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan rubrik kreativitas untuk menilai poster yang dibuat siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konseptual (p < 0,001; Cohen’s d = 3,48; N-gain = 0,63 kategori sedang–tinggi) serta tingkat kreativitas yang secara umum positif pada sebagian besar kelompok, khususnya pada aspek relevansi dan orisinalitas. Temuan ini menegaskan bahwa Canva dapat menjadi media digital yang efektif, murah, dan mudah digunakan dalam mendukung inkuiri terbimbing. Penelitian ini berkontribusi pada teori dengan memperluas penerapan inkuiri ke platform digital serta pada praktik dengan menawarkan model pembelajaran yang relevan bagi tuntutan abad ke-21. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan instrumen penilaian kreativitas yang lebih komprehensif dan menerapkan pendekatan ini pada konteks pendidikan yang lebih beragam.