Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Kognitif IPA pada Pembelajaran Tematik Terpadu Hasanah, Mutiara; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.968

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 di sekolah dasar dilaksanakan melalui pembelajaran tematik terpadu, termasuk mata pelajaran IPA. Keberhasilan suatu kegiatan pembelajaran dapat dilihat dari kemampuan kognitif peserta didik. Rendahnya hasil belajar peserta didik berdampak buruk pada kualitas pembelajaran. Salah satu cara yang dapat dijadikan solusi dari rendahnya kemampuan kognitif peserta didik ialah penggunaan dan pemilihan model pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk membantu peserta didik memperoleh pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model problem-based learning terhadap hasil belajar kognitif IPA pada pembelajaran tematik terpadu. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuanti eksperimen dengan desain quasi-eksperimental bentuk the non-equivalent pretest-posttest control group design. Hasil penelitian ini adalah diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 78,22 dengan standar deviasi 9,03 dan kelas kontrol 68,41 dengan standar deviasi 11,82. Berdasarkan uji-t yang dilakukan diperoleh t hitung 3,43 sedangkan t tabel 2,000 sehingga t hitung > t tabel. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan model problem-based learning terhadap kemampuan Kognitif IPA pada pembelajaran tematik terpadu.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Kognitif IPA pada Pembelajaran Tematik Terpadu Hasanah, Mutiara; Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i3.968

Abstract

Penerapan Kurikulum 2013 di sekolah dasar dilaksanakan melalui pembelajaran tematik terpadu, termasuk mata pelajaran IPA. Keberhasilan suatu kegiatan pembelajaran dapat dilihat dari kemampuan kognitif peserta didik. Rendahnya hasil belajar peserta didik berdampak buruk pada kualitas pembelajaran. Salah satu cara yang dapat dijadikan solusi dari rendahnya kemampuan kognitif peserta didik ialah penggunaan dan pemilihan model pembelajaran yang dapat diterapkan oleh guru untuk membantu peserta didik memperoleh pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model problem-based learning terhadap hasil belajar kognitif IPA pada pembelajaran tematik terpadu. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuanti eksperimen dengan desain quasi-eksperimental bentuk the non-equivalent pretest-posttest control group design. Hasil penelitian ini adalah diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 78,22 dengan standar deviasi 9,03 dan kelas kontrol 68,41 dengan standar deviasi 11,82. Berdasarkan uji-t yang dilakukan diperoleh t hitung 3,43 sedangkan t tabel 2,000 sehingga t hitung > t tabel. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan model problem-based learning terhadap kemampuan Kognitif IPA pada pembelajaran tematik terpadu.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI KULIAH KERJA NYATA (KKN) DI DESA SUDIREJO KABUPATEN DELI SERDANG Ulkhoiroh, Annisa; Rambe, Rizki Nafiah; Rahmayanti, Rahmayanti; Hasanah, Mutiara; Nugraha, Akbar Sandy
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 01 (2025): JANUARI 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kegiatan KKN di Desa Sudirejo, Kabupaten Deli Serdang, dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk mengidentifikasi dan mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti penyuluhan tentang kesehatan, pelatihan keterampilan, dan pengembangan potensi lokal. Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat untuk merumuskan solusi yang berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan komunitas. Diharapkan, kegiatan KKN ini tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dan berdaya saing di masa depan.
Penyakit-Penyakit yang Dapat Merusak Tauhid dalam Islam Hasanah, Mutiara; Sultani, Dalmi Iskandar
Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu Vol 3 No 5 (2025): Februari 2025
Publisher : Melati Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diseases that can damage tawhid in Islam. Using qualitative research methods by applying literature studies, with data sources from literature both from books and journal articles related to the meaning of tawhid and diseases of tawhid in Islam. Shows that tawhid is a firm belief that there is no God but Allah and is the basis of aqidah, which means something that is believed by the heart. Tawhid prioritizes the oneness of Allah as explained in Surah Al-Ikhlas. Tawheed can be disturbed and even damaged by various diseases such as shirk, kufr, nifak, riya, bid'ah, apostasy, superstition, and khurafat, all of which damage the belief and purity of faith. Maintaining and maintaining true and straight beliefs is an obligation for every believing human being to stay on the path that is pleasing to Allah SWT, avoiding all threats that can damage faith.
Analisis Spasial dan Variasi Lokal Merchant QRIS Menggunakan Adaptive Geographically Weighted Regression Werizky, Muhammad Rafli; Ramdhani, Moh Ferdinand; Ibadurrahman, Muh Taqiyudin; Hasanah, Mutiara; Kurniawan, Ilham Wira; Cianata, Bryant; Zuhdi, Shaifudin
TIN: Terapan Informatika Nusantara Vol 6 No 7 (2025): December 2025
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/tin.v6i7.8945

Abstract

Indonesia’s digital payment ecosystem increasingly relies on the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). However, its distribution still exhibits clear spatial disparities between western and eastern regions. This study aims to analyze local variations and the determinants influencing the number of QRIS merchants across Indonesian provinces in 2024. The analysis employs Adaptive Geographically Weighted Regression (AGWR) with an adaptive bisquare kernel to capture spatial heterogeneity that cannot be explained by global models such as Ordinary Least Squares (OLS). The independent variables used include Gross Regional Domestic Product per capita, average years of schooling, digital infrastructure, urbanization rate, population density, number of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), and internet access. The results indicate that AGWR outperforms OLS, with the Coefficient of Determination (R²) increasing from 0,806 to 0,976 and the Adjusted R² from 0,751 to 0,905. Additionally, the Akaike Information Criterion (AIC) decreases from 1003,417 to 967,981, while the Sum of Squared Errors (SSE) drops significantly from 1,91×10¹³ to 2,32×10¹². The empirical findings reveal that the number of MSMEs is the most consistent determinant of QRIS adoption across regions. Socioeconomic factors exhibit strong influence in Java but show limited relevance in eastern provinces such as Papua and Maluku, suggesting the presence of structural constraints in these areas. This study recommends implementing location-specific financial inclusion strategies rather than uniform national policies.