Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelayanan Pendaftaran Dan Penerbitan Identitas Kependudukan Digital (IKD) Di Kota Pekanbaru Nadia Antania Hanjani; Hafzana Bedasari
Jurnal Niara Vol. 18 No. 1 (2025): Mei
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/niara.v18i1.25325

Abstract

Abstrak Pelaksanaan Pelayanan Pendaftaran dan Penerbitan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Pekanbaru masih belum tercapai target kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebesar 25% yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan terdapat modus penipuan yang menyamar sebagai layanan aktivasi IKD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelayanan pendaftaran dan penerbitan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data serta dianalisis menggunakan teori Bharata dengan empat indikator yaitu penyedia layanan, penerima layanan, jenis layanan, dan kepuasan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap prosedur dan manfaat IKD masih rendah, sementara kendala teknis seperti stabilitas aplikasi dan spesifikasi perangkat memperlambat adopsi layanan. Kepuasan pengguna juga belum tercapai sepenuhnya, dengan kebutuhan akan peningkatan performa aplikasi dan panduan yang lebih jelas. Kata Kunci : Pelayanan, Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Strategi Pengembangan Objek Wisata Tepian Batang Mandau di Desa Balai Pungut Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Nelsa Putri; Hafzana Bedasari
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 5 No. 2 (2025): Juni : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v5i2.5971

Abstract

Balai Pungut village has a lot of tourism potentials that could be develop to attract visitors more. A SWOT analysis that used in this study to evaluate how well strategies for developing tourism are working. The main goal of this research is to create a development strategy for the Tepian Batang Mandau destination site, while identifying the supporting and also inhibiting factors in that strategy. This research uses a qualitative approach and was carried out in Desa Balai Pungut, Pinggir District, Bengkalis Regency. The data collection was done through interviews, observation, and documentation. The data was then analyzed using SWOT analysis. The result shows that development strategies for Tepian Batang Mandau has been going well. Efforts have been made to improve its appeal, developed the better access, add some supporting facilities, and collaborate with the government to attract visitors more. From the SWOT analysis, absolutely that Tepian Batang Mandau has strong natural resources, which is a big advantage. However, there are still several weaknesses, especially in terms of supporting infrastructure. Some of the issues include a lack of clean water, limited lighting at the site, no directional signs to guide visitors, lack of cleanliness, and the unavailability of entrance tickets. These problems could make it harder for the site to grow and attract more tourists. On the bright side, the development of the site is supported by its tourism potential, its natural appeal, and the active involvement of local communities. Which said, there are also a lot of obstacles, such as poor infrastructure, low investment, lack of environmental awareness, limited skilled human resources, overlapping regulations, weak promotion, and lack of collaboration with investors. This study recommends that the community and local government should be cooperate to preserve the beauty of the site and take a good care of the existing facilities. This cooperation could be a main strategy in helping the Tepian Batang Mandau tourist destination grow and thrive.
PENGURANGAN POLUSI ASAP MELALUI EDUKASI DAN IMPLEMENTASI ROCKET STOVE DI TUAH NEGERI Hafzana Bedasari; Toga Dipetrus Sihite; Muhammad Hafizd; Muhammad Untung; Aaqila Eka Syahrani; Yelsa Apriza; Raisya Kelvi Atline
Setawar Abdimas Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembakaran sampah secara terbuka masih menjadi permasalahan lingkungan di RW 5 Kelurahan Tuah Negeri, di mana asap tebal yang dihasilkan berdampak pada kesehatan, kenyamanan, serta kualitas udara masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan solusi praktis melalui penerapan teknologi rocket stove, yaitu alat pembakaran minim asap yang dapat dibuat dari material lokal dan mudah dioperasikan oleh warga. Metode pengabdian meliputi observasi awal untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kebiasaan masyarakat, sosialisasi kepada ketua RW dan perwakilan RT, pengumpulan bahan melalui gotong royong, serta pembuatan rocket stove pada lokasi yang dapat diakses oleh warga RT 1, RT 2, dan RT 3. Uji coba pembakaran dilakukan pada 3 November 2025, disertai pendampingan agar masyarakat mampu mengoperasikan dan merawat alat secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan signifikan pada kepulan asap, proses pembakaran yang lebih efisien, serta meningkatnya kenyamanan lingkungan. Selain itu, terjadi perubahan perilaku berupa meningkatnya kesadaran warga terhadap bahaya asap dan penggunaan rutin rocket stove. Secara keseluruhan, rocket stove terbukti sebagai teknologi tepat guna yang efektif, murah, dan berpotensi berkelanjutan dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga di RW 5.
Implementasi Kebijakan Penanggulangan Abrasi di Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti Zura Hidayati; Hafzana Bedasari
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 7 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v7i1.414

Abstract

Abrasi merupakan ancaman serius bagi wilayah pesisir Indonesia, khususnya di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti yang mengalami kerusakan garis pantai mencapai 90.000 meter. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan penanggulangan abrasi dan mengidentifikasi faktor penghambatnya menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus diterapkan melalui wawancara mendalam dengan 11 informan dari BPBD, Dinas PUPR, pemerintah desa, dan masyarakat terdampak, dilengkapi observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kebijakan belum optimal pada keempat dimensi Edward III: komunikasi belum merata ke wilayah terpencil, sumber daya terbatas (anggaran, alat berat, tenaga teknis), disposisi pelaksana bervariasi, dan struktur birokrasi mengalami fragmentasi antarinstansi. Faktor penghambat utama adalah keterbatasan anggaran daerah yang menyebabkan ketergantungan pada pemerintah pusat dan provinsi, serta perbedaan Standar Operasional Prosedur (SOP) antarinstansi yang melemahkan koordinasi dan memperlambat penanganan darurat. Meskipun program seperti pembangunan pemecah gelombang dan penanaman mangrove telah dilaksanakan, dampaknya belum signifikan mengurangi laju abrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pemahaman kompleksitas implementasi kebijakan penanggulangan bencana di daerah kepulauan dengan keterbatasan sumber daya dan tantangan geografis