Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Sejarah Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Siswa Kelas X Fase E SMA Aini, Faridatul; Saddam, Saddam; Suratmi, Sri
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/historis.v8i2.22417

Abstract

Abstrak: Kurangnya motivasi belajar sejarah disebabkan oleh kegiatan belajar mengajar masih berpusat pada guru, guru belum menggunakan model-model pembelajaran inovatif, siswa kurang tertarik terhadap media pembelajaran, dan metode pembelajaran yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan peserta didik sehingga proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa pada mata pelajaran sejarah melalui model pembelajaran problem based learning pada kelas X Fase E di SMA Negeri 1 Batukliang tahun pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Mulai dari pendekatan, pelaksanaan hingga pelaporan data, kegiatan penelitian tindakan kelas ini dilakukan sebanyak 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, obervasi dan refleksi. Pengumpulan data melaui observasi dan hasil penilaian pengetahuan. Penelitian dilaksanakan di kelas X fase E dengan jumlah siswa 36 orang pada materi kehidupan manusia di Indonesia pada masa praaksara. Berdasarkan hasil analisis pengetahuan siswa dalam menerapkan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, dimana motivasi belajar siswa pada siklus I rata-rata nilai peserta didik 80 dengan presentase ketuntasan 69,44% sedangkan siklus II mengalami peningkatan dilihat dari hasil belajar siswa rata-rata nilai 85 dengan presentase ketuntasan 97,2%. Sehingga penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X Fase E.Abstract:  The lack of motivation to learn history is caused by teaching and learning activities that are still teacher-centered, teachers have not used innovative learning models, students are less interested in learning media, and the learning methods used are not to the needs of students so that the learning process becomes less effective. This study aims to increase student motivation in history subjects through a problem-based learning model in class X Phase E at SMA Negeri 1 Batukliang for the 2023/2024 academic year. The type of research used is classroom action research. Starting from approach, and implementation to data reporting, this class action research activity is carried out in as many as 2 cycles. Each cycle consists of planning, execution, observation, and reflection. Data collection through observation and knowledge assessment results. The research was carried out in class X phase E with a total of 36 students on the material of human life in Indonesia during the preliteracy period. Based on the results of the analysis of student knowledge in applying the problem-based learning model can increase student learning motivation, where student learning motivation in cycle I averaged 80 student scores with a percentage of completeness of 69.44% while cycle II experienced an increase seen from student learning outcomes with an average score of 85 with a percentage of completeness of 97.2%. So that the application of the problem-based learning model can increase the learning motivation of grade X Phase E students.
Sosialisasi Stop Bullying dan Penyalahgunaan Narkoba di SMP IT Daarul Uzma Kecamatan Picung Kabupaten Pandeglang Wahyuningrum, Rina; Putri, Putri; Humaemah, Ratu; Aini, Faridatul; Syafitri, Viyonisa Nabilah; Almunir, Rizal Rizqi
TAFANI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): TAFANI
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/tafani.v4i1.9117

Abstract

In the era of globalization, social issues such as bullying and drug abuse have become increasingly complex and require serious attention. The educational activity themed “Stop Bullying and Drug Abuse Prevention” conducted by the KKN Group 42 of UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten in collaboration with the Picung Police at SMPIT Daarul Uzma aimed to raise student awareness about the dangers of these behaviors. The methods used included lectures, discussions, and interactive Q&A sessions. The results of this activity showed that students became more aware of the signs and impacts of both bullying and drug abuse. The event also successfully provided moral support to students to avoid negative behaviors, as reflected in the signing of a banner as a commitment. The collaboration between students, police, and the school proved effective in creating a safer and healthier environment and is expected to serve as a model for similar efforts in other schools.
Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Pengupahan dalam Meningkatkan Efektivitas Kinerja Karyawan pada Pabrik Rokok Empat Sekawan Pamekasan Aini, Faridatul; Ardiana, Meta
JFAS : Journal of Finance and Accounting Studies Vol. 4 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : Prodi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/jfas.v4i3.5559

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi penggajian dan pengupahan dalam meningkatkan efektivitas kinerja karyawan pada pabrik rokok empat sekawan Pamekasan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Tahap- tahap penulis dalam penelitian ini (1) mengidentifikasi sistem penggajian dan pengupahan (2) analisis penerapan atau prosedur sistem penggajian dan pengupahan (3) analisis dokumen, catatan, dan fungsi yang digunakan atau terkait di dalam sistem penggajian dan pengupahan. Hasil penelitian pada pabrik rokok empat sekawan Pamekasan menunjukkan (1) dokumen dan catatan yang digunakan dalam sistem penggajian dan pengupahan masih memakai sistem manual dari masuknya jam kerja sampai pembayaran. Tidak adanya check clock, slip gaji. (2) karyawan pada pabrik rokok empat sekawan bisa dikatakan efektif karena di pabrik sifatnya borongan, dilihat dari banyaknya hasil yang di dapat setiap karyawan, karyawan yang lebih banyak mendapatkan rokok maka upah yang di dapat semakin banyak