Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kesulitan Membaca Pada Siswa Kelas 1 SD-IT Almultazam: Studi Kasus Kesalahan Fonologis Sahfitri, Indah; Gustiasari, Dewi Rani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan fonologis pada siswa kelas I, dan (2) mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan membaca pada peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan menginterpretasikan data secara sistematis. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori fonologi sebagai landasan utama dalam mengidentifikasi bentuk kesalahan membaca siswa. Data dalam penelitian ini berupa kutipan dari teks cerita anak berjudul “Si Ulat dan Pohon Apel” serta lima orang siswa kelas I yang mengalami kesulitan membaca. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, komunikasi langsung melalui kegiatan membaca yang direkam, teknik pencatatan, dan wawancara dengan siswa, guru kelas I, serta orang tua siswa. Hasil analisis menunjukkan terdapat 40 data kesalahan fonologis yang ditemukan pada siswa kelas I SDIT Al-Multazam. Selain itu, faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan membaca didominasi oleh faktor psikologis, seperti rendahnya minat dan motivasi belajar, serta faktor lingkungan rumah, terutama ketidakteraturan dalam pendampingan belajar siswa di rumah. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran membaca yang lebih adaptif, dukungan intensif dari keluarga, serta kolaborasi erat antara guru dan orang tua untuk mengoptimalkan perkembangan literasi anak sejak dini demi hasil belajar yang lebih baik dan berkelanjutan di masa depan yang gemilang bagi mereka semua.
Terkikisnya Nama Diri Orang Sunda sebagai Tanda Pudarnya Sebagian Kearifan Lokal di Jawa Barat Hartini, Lilis; Gustiasari, Dewi Rani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis terkikisnya penamaan diri Bahasa Sunda di kalangan masyarakat Sunda. Metode penelitian yang digunakan adalah Etnografi dengan pendekatan Antropolinguistik. Objek penelitian bersumber dari nama di data absensi mahasiswa, grup WhatsApp, facebook serta hasil dari 175 responden yang menjawab kuesioner. Ditemukan nama-nama Sunda seperti Asep, Encep, Cecep, Lilis yang sering disebutkan oleh responden dewasa. Artinya, penamaan dengan nama-nama Sunda tersebut masih terjadi di generasi kakek dan nenek anak-anak yang lahir zaman sekarang. Penelitian ini juga mendapati bahwa pengaruh era globalisasi dan akulturasi menyebabkan terkikisnya nama diri Sunda. Nama-nama Sunda tidak digunakan oleh orang tua yang melahirkan anak di tahun 2000-an dan yang melakukan pernikahan campuran. Meskipun ada keprihatinan yang mendorong upaya pelestarian nama Sunda dari beberapa kalangan, kondisi saat ini adalah dampak dari akulturasi dengan filtrasi budaya asing yang kurang sehingga mengancam eksistensi nama Sunda.
Pragmatic Analysis of Expressive Speech Acts in the Radio Drama Tutur Tinular-Series 010 Episode 1: Rainbow Above Kurawan Azizah, Nur; Gustiasari, Dewi Rani; Latifah, Ade Yayang; Harisman, Tisna
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 08 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, December (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze expressive speech acts in the radio drama Tutur Tinular – Series 010, Episode 1: Pelangi di Atas Kurawan, using a pragmatic approach. Language functions not only as a means of communication but also as a medium for emotional and psychological expression that reflects the speaker’s inner state. Expressive speech acts, such as expressing gratitude, apologizing, praising, complaining, and criticizing, represent concrete manifestations of human emotions in language use. The research data were collected through listening and note-taking techniques and analyzed using a descriptive qualitative method based on the context of the utterances. The findings reveal fifteen instances of expressive speech acts, which are classified into several types, including apologizing, praising, self-blaming, complaining, expressing gratitude, threatening, and admiring. These expressive speech acts function to construct emotional atmospheres, deepen character development, and drive the narrative progression. Through these utterances, listeners are invited to experience emotional dynamics such as sadness, inner conflict, affection, tension, and empathy, which strengthen the dramatic value of the work. Moreover, the expressive speech acts convey Javanese moral and cultural values, including respect, politeness, and sincerity. This study confirms that expressive speech acts serve both aesthetic and pragmatic functions in oral literary works, as they contribute to depth of meaning, emotional richness, and cultural reflection within Indonesian society.
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM CERPEN ORANG GILA KARYA LAORA ARKEMAN (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA) Pratomo, Nugroho Widhi; Gustiasari, Dewi Rani; Sudarti, Zulva
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v10i2.54-58

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap konflik batin tokoh utama dalam Cerpen Orang Gila karya Laora Arkeman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif serta menggunakan pendekatan psikologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik studi pustaka dengan cara membaca, menyimak, dan mencatat. Adapun sumber data primer penelitian ini diambil dari cerpen karya Laora Arkeman yang berjudul Orang Gila, sementara sumber data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari buku dan jurnal dan artikel-artikel yang berhubungan dengan karya sastra, psikologi sastra dan konflik batin. Dari hasil penelitian ini ditemukan tiga jenis konflik yaitu (1) konflik mendekat-mendekat, (2) konflik menjauh-menjauh dan (3) konflik mendekat-menjauh. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman terhadap masalah psikologis yang diakibatkan konflik batin dalam cerpen Orang Gila.