p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ABDIMAS Iqtishadia
Mafiyah, Mafiyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kelembagaan melalui Komunikasi dan Manajemen Organisasi yang Efektif mafiyah, Mafiyah; Hanum, Nurilah; Utomo, Nugroho Adi
ABDIMAS Iqtishadia Vol. 2 No. 1 (2024): ABDIMAS Iqtishadia
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/iqtis.v2i1.38883

Abstract

Era Digital 4.0 saat ini berkembang dengan pesat, hampir di semua lini kehidupan menggunakan dan memanfaatkan digitalisasi sebagai suatu upaya yang mampu mengembangkan perubahan individu maupun organisasi ke arah yang lebih baik lagi. Di Tangerang Selatan sendiri saat ini UMKM, berdasarkan informasi dari Entrepreneur Data Center (EDC) yang digagas Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Tangerang Selatan, berjumlah 142 ribu pelaku usaha mikro, kecil, dan menangah (UMKM) di Tangerang Selatan. Jumlah itu diharapkan dapat menjadi pendorong kekuatan ekonomi baru di Tangsel, yang digerakkan dari sektor usaha. Menurut Musheke, M. M., & Phiri, J. (2021), komunikasi yang efektif adalah penentu keberhasilan organisasi dimana pun. Tanpa komunikasi yang efektif, kinerja organisasi cenderung menurun. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa gaya manajemen dan konflik di tempat kerja merupakan hambatan terbesar dalam komunikasi. Ditemukan juga bahwa komunikasi yang efektif berpengaruh terhadap kinerja organisasi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya : Pelatihan komunikasi dan manajemen konflik harus diberikan kepada seluruh karyawan untuk mengatasi masalah umum; Penyampaian informasi yang tepat waktu dari manajemen harus dilakukan untuk mengurangi tekanan pada karyawan; Sebuah studi (riset kecil) dapat dilakukan di masa depan untuk menentukan apakah gaya manajemen dan sikap karyawan mempengaruhi komunikasi efektif dalam organisasi; Umpan balik harus didorong untuk memastikan bahwa ada pemahaman baik dari manajemen maupun karyawan mengenai tugas, sasaran, sasaran. Perkembangan teknologi yang makin pesat mempengaruhi tren berkomunikasi juga di RT 02 RW 03 Pondok Benda saat ini, dimana mulai beralih ke komunikasi secara online atau komunikasi tak langsung. Semua ini memang memberikan kemudahan dalam berkomunikasi dan bertukar informasi, juga lebih mudah dalam mempromosikan produk, sehingga jangkauan pemasarannya lebih luas dan efisiensi biaya pemasaran. Dari permasalahan tersebut, sebagai wujud pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi tim dosen Prodi Manajemen Universitas Pamulang telah melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada tanggal 9-11 November 2023, bertempat di Sekretariat RT 02 RW 03 Pondok Benda Kelurahan Pondok Benda Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten. Adapun solusi yang diberikan terhadap permasalahan mitra yaitu tim dosen melakukan PKM dengan judul “Penguatan Kelembagaan Melalui Komunikasi dan Manajemen Organisasi Yang Efektif”. Kegiatan dalam bentuk pelatihan diikuti tanya jawab dan praktek langsung, sebagai upaya untuk motivasi dan inspirasi bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan UMKM dan Karang Taruna dalam beberapa tahun kedepan.
Strategi Komunikasi Dalam Pemberdayaan Usaha Mikro di Desa Ciampea Udik Ciampea Bogor mafiyah, Mafiyah; Sheila Ardilla Yughi; Warman
ABDIMAS Iqtishadia Vol. 3 No. 2 (2025): ABDIMAS Iqtishadia
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha  mikro  tergolong  jenis  usaha  marjinal,  yang karena penggunaan teknologi yang relatif sederhana, Tingkat modal yang rendah, akses terhadap kredit yang rendah, serta cenderung berorientasi pada pasar lokal. Oleh karena itu, harus  selalu   diupayakan   strategi   yang   tepat   untuk   memberdayakan   UMKM   agar kesejahteraan  masyarakat  semakin  terangkat terutama di Desa Ciampea Udik Bogor. Berbagai  peran  strategis  dimiliki sektor UMKM, namun sektor ini juga dihadapkan berbagai   permasalahan. Kendala   dan   permasalahan   antara   lain   dari   aspek   permodalan,   kemampuan manajemen  usaha  dan  kualitas  sumberdaya  manusia  pengelolanya.  Kendala  dan permasalahan  usaha  kecil  dan  informal  lainnya  juga  disebabkan  karena  sulitnya akses  terhadap  informasi  dan  sumberdaya  produktif  seperti  modal  dan teknologi, yang berakibat menjadi terbatasnya kemampuan usaha kecil untuk berkembang. Untuk menggalang partisipasi masyarakat yang sekaligus memberdayakan mereka dalam proses pembangunan, sangat penting dilakukan upaya serta mengkondisikan terjadinya dialog atau hubungan komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemerintah, antara berbagai pihak dalam masyarakat dan pemerintah dalam berbagai tingkatan. Hal tersebut perlu dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan selama proses pembangunan berlangsung. Sehingga nantinya akan terjadi penyadaran atau saling pengertian dan persepsi yang sama antara berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan. Penyadaran tersebut berkenaan dengan apa, mengapa dan bagaimana pembangunan seharusnya dilakukan untuk kesejahteraan bersama menuju masyarakat madani yang dicita-citakan. Dalam pelaksanaan kegiatan ini metode yang kita ambil adalah dengan melibatkan banyak pihak selain dari masyarakat sekitar yang mengelola usaha dan pihak Karang Taruna di Desa Ciampea Udik Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Jawa Barat. Kegiatan pengabdian melalui sosialisasi dan pelatihan dilakukan di Balai Desa Ciampea Udik, dengan adanya kegiatan pengabdian ini diharapkan kebermanfaatannya besar sekali untuk masyarakat di lingkungan tersebut