Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Petani Kopi melalui Penguatan Kelembagaan dan Pengelolaan Green Bean Berkelanjutan Huda, Choirul; Nugroho , Rizky Adhitya; Husin; Hakim, Lukman; Bahanan, Muhammad; Wijanarko, Denny
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i2.6720

Abstract

Petani kopi di wilayah pedesaan sering menghadapi kendala struktural seperti ketiadaan kelembagaan tani, terbatasnya akses terhadap bantuan pemerintah dan CSR, serta lemahnya posisi tawar dalam pemasaran hasil panen. Kondisi tersebut juga dialami oleh petani kopi di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, yang umumnya menjual kopi gelondong ke pengepul dengan harga rendah, antara Rp12.000–Rp18.000 per kilogram. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian petani melalui pembentukan paguyuban petani kopi serta penerapan praktik value-added berupa pengolahan pascapanen hingga tahap green bean. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pendampingan kelembagaan, pelatihan peluang pasar kopi, serta penyediaan mesin pengupas kopi skala kecil sebagai prototipe. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani terhadap pentingnya organisasi kolektif sebagai sarana memperluas akses sumber daya eksternal, sekaligus tumbuhnya kesadaran akan potensi peningkatan pendapatan melalui pengolahan pascapanen sederhana. Pengenalan mesin pengupas turut memperkuat kemampuan teknis petani dan mendorong diferensiasi produk. Secara keseluruhan, penguatan kelembagaan yang dipadukan dengan pengolahan green bean terbukti menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing dan posisi tawar petani kopi pedesaan.
Water Quality Modelling (WQM) Using Machine Learning (ML) For Surface Modelling of Shrimp Pond Vehicles Using Smart Water Optimization (SWO) Destarianto, Prawidya; Gemaputri, Ariesia Ayuning; Wijanarko, Denny; Mulyadi, Ely
International Journal of Technology, Food and Agriculture Vol. 3 No. 1 (2026): Pebruary
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/tefa.v3i1.6735

Abstract

Indonesia is one of global major aquaculture producer. White leg shrimp is considered a superior commodity due to its growth resilience. Therefore, annual white leg production is increasing from 2018 at 932,698 tons. In regard to these findings, the shrimp farming sector appears to hold great promise. But the quality of the water, which constantly fluctuates, is a key factor in shrimp farming success. However, in line with united nation (UN) sustainable development goals (SDGs) 12 in which requiring optimization on food production. The farming environment such as temperature, pH, and the availability of phytoplankton—a natural source of shrimp food—all have an impact on the water quality. To guarantee ideal circumstances, these parameters have to stay inside predetermined bounds. Automated water quality control is critical to improve shrimp production efficiency. The main goal of this research is to apply a fuzzy algorithm to create surface modelling vehicle for shrimp ponds (SMV-SP) where utilize the same sensor as autonomous surface vehicles (ASVs), but instead of classifying the sensors based on coral reef monitoring, the reference is optimal water condition to support shrimp growth. A 92% accuracy rate is indicated by the test finding. The result confirms ReSMeV-SP is able to improve water quality thus enabling more efficient and enhanced yield of shrimp production.