Woen, Victoria
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gen-Z and Harmony Community Woen, Victoria
Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52489/juteolog.v3i2.129

Abstract

Di zaman serba modern ini setiap kita merasakan kemajuan teknologi yang begitu canggih. Bahkan kecanggihan teknologi ini membuat beberapa orang lebih terlihat sibuk dan memperdulikan kepentingannya sendiri. Kesibukan terhadap diri sendiri bisa terlihat pada generasi yang sangat erat hubungannya dengan kemajuan zaman ini. Dalam hal kepiawaian menggunakan teknologi, Gen-Z tidak diragukan lagi. Namun dalam sisi lainnya Gen-Z mengalami krisis di beberapa aspek kehidupan mereka. Generasi ini sudah berada di komunitas gereja dan dalam aspek apa saja generasi ini mengalami hambatan atau kesulitan. Misalnya, pertumbuhan iman mereka, cara mereka berinteraksi dengan komunitasnya. Artikel ini mencari jawaban tentang bagaimana Gen-Z bertumbuh secara harmoni dalam komunitas mereka berada. Sehingga membantu para Hamba Tuhan yang melayani Gen-Z di masa modern ini. Generasi Z adalah bagian tubuh Kristus pada masa kini yang tidak terpisahkan dengan generasi lainnya. Realitanya ada banyak perbedaan dalam cara pandang dan cara berelasi satu sama lain. Dalam hal ini, keharmonisan dalam komunitas dapat terjadi oleh karena semua bagian tubuh Kristus turut mengambil bagian dalam karya pelayanan bersama.
KASIH SEBAGAI DASAR DALAM TRITUGAS GEREJA: Komunitas Kristen Awal; Pertumbuhan; Pembelajaran; Persekutuan; Ibadah; Amanat Agung; Kesaksian; Isu Sosial; Relevansi; Pelayanan; Perubahan Sosial; Kasih Kristen; Keterlibatan Komunitas; Hubungan Harmonis; Garam dan Terang. Woen, Victoria; Sele Barail, Eirene Victoria; Waruwu, Nofaeliza
Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/ed.v9i1.248

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran kasih sebagai fondasi dalam Tritugas Gereja—kerygma (pewartaan), koinonia (persekutuan), dan diakonia (pelayanan)—dengan menggunakan pendekatan teo-pastoral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka sebagai pendekatan utama, melalui analisis isi terhadap teks-teks Alkitab, literatur teologis, serta data kontekstual mengenai dinamika pelayanan gereja kontemporer. Pendekatan teo-pastoral dipilih karena mampu mengintegrasikan refleksi teologis dengan praksis pelayanan yang kontekstual dan transformatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasih (agape) bukan hanya nilai moral, tetapi merupakan dasar teologis yang menyatukan ketiga tugas gereja tersebut. Dalam kerygma, kasih menjadikan pewartaan lebih empatik dan relevan secara eksistensial. Dalam koinonia, kasih memperkuat ikatan persekutuan yang inklusif dan partisipatif. Sedangkan dalam diakonia, kasih melahirkan pelayanan yang tidak hanya karitatif tetapi juga transformatif dan advokatif. Implikasi dari kajian ini adalah bahwa gereja perlu membangun paradigma pelayanan yang berbasis kasih, bukan hanya untuk menjaga keberlangsungan eksistensinya, tetapi juga sebagai bentuk kesaksian otentik di tengah krisis sosial dan spiritual dunia masa kini.