Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KASIH SEBAGAI DASAR DALAM TRITUGAS GEREJA: Komunitas Kristen Awal; Pertumbuhan; Pembelajaran; Persekutuan; Ibadah; Amanat Agung; Kesaksian; Isu Sosial; Relevansi; Pelayanan; Perubahan Sosial; Kasih Kristen; Keterlibatan Komunitas; Hubungan Harmonis; Garam dan Terang. Woen, Victoria; Sele Barail, Eirene Victoria; Waruwu, Nofaeliza
Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2025): Vol. 9 No. 1 Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Excelsius

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51730/ed.v9i1.248

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran kasih sebagai fondasi dalam Tritugas Gereja—kerygma (pewartaan), koinonia (persekutuan), dan diakonia (pelayanan)—dengan menggunakan pendekatan teo-pastoral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka sebagai pendekatan utama, melalui analisis isi terhadap teks-teks Alkitab, literatur teologis, serta data kontekstual mengenai dinamika pelayanan gereja kontemporer. Pendekatan teo-pastoral dipilih karena mampu mengintegrasikan refleksi teologis dengan praksis pelayanan yang kontekstual dan transformatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasih (agape) bukan hanya nilai moral, tetapi merupakan dasar teologis yang menyatukan ketiga tugas gereja tersebut. Dalam kerygma, kasih menjadikan pewartaan lebih empatik dan relevan secara eksistensial. Dalam koinonia, kasih memperkuat ikatan persekutuan yang inklusif dan partisipatif. Sedangkan dalam diakonia, kasih melahirkan pelayanan yang tidak hanya karitatif tetapi juga transformatif dan advokatif. Implikasi dari kajian ini adalah bahwa gereja perlu membangun paradigma pelayanan yang berbasis kasih, bukan hanya untuk menjaga keberlangsungan eksistensinya, tetapi juga sebagai bentuk kesaksian otentik di tengah krisis sosial dan spiritual dunia masa kini.
Mewujudkan Kasih Kristus dalam Keberagaman Agama: Pendekatan Teologi Agama-Agama Widiyaningtyas, Ester; Sele Barail, Eirene Victoria; Junias, Resa
Journal Of Spirituality And Practical Theology Vol 2 No 1 (2025): JOSAPRAT (Journal Of Spirituality And Practical Theology)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69668/josaprat.v2i1.111

Abstract

Religious diversity is a social and theological reality that demands contextual and transformative reflection of Christian faith. This article aims to explore how Christ's love can be realized in a pluralistic life together through the approach of theology of religions. Using qualitative-reflective methods and literature studies, this study examines three main approaches in theology of religions, namely exclusivism, inclusivism, and pluralism, and their implications in building interfaith relations. The love of Christ, which is universal and transformative, becomes the ethical and spiritual foundation in presenting sincere, just, and peaceful interfaith dialogue. This article concludes that amidst the complexity of pluralism, the church and Christians are called to bear witness with active love, which not only respects differences, but also brings about restoration and social justice. This research is expected to provide a theological contribution to the development of a more inclusive paradigm of interfaith relations based on divine love.