Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH LITERASI KEUANGAN FINANCIAL TECHNOLOGY, DAN TINGKAT PENDAPATAN, TERHADAP INKLUSIF KEUANGAN PADA KARYAWAN INDOMARET CABANG KELURAHAN BANGKA JAKARTA SELATAN Tego Sugianto; Yunita Kurnia Shanti
Journal of Research and Publication Innovation Vol 3 No 1 (2025): JANUARI
Publisher : Journal of Research and Publication Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the influence of Financial Literacy, Financial Technology and Income Level on Financial Inclusion. The methodology used is quantitative. Where the sampling technique used a purposive sample totaling 47 employees. Data analysis uses descriptive analysis, validity and reliability testing, classical assumption testing, and hypothesis testing. 42 sample data were obtained. The type of data in this research is primary data with quantitative research methods. The analysis technique used is panel data regression analysis with a significance level of 5%. This research was processed using IBM SPSS V.24.00 software and shows that (1) financial literacy has no significant effect on financial inclusion, which means the hypothesis is accepted, and (2) financial technology has a significant effect on financial inclusion, which means the hypothesis is accepted, and (3) the level of income has a significant effect on financial inclusion, which means the hypothesis is accepted.
PERAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN CV.LARRAZ MODERATION JAYA COSMETICS DI PAMULANG TANGERANG SELATAN Susi Sih Kusumawardhany; Yunita Kurnia Shanti; Sudarmadi
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): PROSIDING DEDIKASI OKTOBER
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pemasaran digital atau yang lebih dikenal dengan digital marketing sudah tidak asing lagi bagi para pelaku bisnis. Sejak beberapa tahun belakangan ini, digital marketing menjadi pilihan banyak pebisnis dalam memasarkan produk mereka. Digital marketing adalah kegiatan promosi dan pencarian pasar melalui media digital secara online dengan memanfaatkan berbagai sarana misalnya jejaring sosial. Dunia maya kini tak lagi hanya mampu menghubungkan orang dengan perangkat, namun juga orang dengan orang lain di seluruh penjuru dunia. Digital marketing biasanya terdiri atas pemasaran interaktif dan terpadu untuk memudahkan interaksi antara produsen, perantara pasar dan calon konsumen salah satu keunggulan pemasaran digital adalah biaya yang digunakan jauh lebih rendah daripada pemasaran konvensional. Rendahnya biaya pemasaran digital ini diharapkan dapat berpengaruh pada harga jual yang kompetitif guna menarik perhatian lebih banyak pelanggan. Selain itu, pemasaran digital memanfaatkan teknologi internet yang membuat nyaman konsumen dilihat dari segi kemudahan akses dan kepraktisan. Pelanggan bisa membeli produk kapan dan dimana cukup dengan memakai gawai. Pemanfaatan digital marketing dalam bentuk pemanfaatan teknologi sangatlah penting karena dapat memberi pengetahuan kepada para pelaku UMKM mengenai cara maupun tahapan dalam memperluas jaringan konsumen melalui pemanfaatan media sosial dalam memasarkan produknya sehingga dapat meningkatkan keunggulan bersaing bagi UMKM. Pemasaran digital mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap pemasaran produk karena dapat meningkatkan volume penjualan dan juga meningkatkan keuntungan bagi pengusaha UMKM. Kata Kunci : Digital Marketi; Strategi Pemasaran; Pendapatan
Analisis determinan fraudulent financial statement Melalui pendekatan fraud triangle Yunita Kurnia Shanti
Jurnal Widya Vol. 3 No. 2 (2022): Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti secara empiris mengenai analisis determinan Fraudulent Financial Statement melalui pendekatan Fraud Triangle pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2020. Variable independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah External pressure, nature of industry, change in auditor. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penentuan sampel purposive sampling, diperoleh 50 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian dengan pengamatan selama 3 (tiga) tahun, sehingga total sampel adalah sebanyak 150 laporan keuangan yang telah diaudit. Pengolahan data dengan menggunakan eviews versi 9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1), External Pressure, Nature of Industry, Change in Auditor berpengaruh secara simultan terhadap Fraudulent Financial Statement, (2) external pressure tidak berpengaruh terhadap Fraudulent Financial Statement, (3) Nature of Industry berpengaruh secara signifikan terhadap Fraudulent Financial Statement, (4) Change in Auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap Fraudulent Financial Statement.
Pengaruh Komisaris Independen Dan Ukuran Kap Terhadap Audit Delay Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Pemoderasi Yunita Kurnia Shanti; Susi Sih Kusumawardhany
Jurnal Widya Vol. 4 No. 1 (2023): Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/awl.v4i1.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti secara empiris mengenai pengaruh komisaris independent dan ukuran KAP terhadap audit delay dengan ukuran perusahaan sebagai pemoderasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2021. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode penentuan sampel adalah metode purposive sampling, diperoleh 29 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian dengan pengamatan selama 4 (empat) tahun, sehingga total observasi adalah sebanyak 116 sampel. Metode analisis data menggunakan eviews versi 9. Berdasarkan hasil analisa data yang telah dilakukan menunjukkan hasil bahwa secara parsial komisaris independen berpengaruh negative terhadap audit delay, ukuran KAP tidak berpengaruh terhadap audit delay, dan secara simultan komisaris independen dan ukuran KAP berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Hasil uji MRA menunjukkan bahwa Ukuran perusahaan memperkuat pengaruh komisaris independen terhadap audit delay artinya semakin besar perusahaan akan lebih membutuhkan komisaris independen untuk membantu mengawasi operasional perusahaan agar tidak terjadi audit delay. Dan ukuran perusahaan memperlemah pengaruh ukuran KAP terhadap audit delay artinya semua KAP dituntut untuk dapat menyelesaikan proses audit laporan keuangan tepat waktu sehingga semua perusahaan dapat melakukan penyampaian laporan keuangan perusahaan tidak mengalami audit delay
PENGARUH AUDIT TENURE, FIRM SIZE, KEPEMILIKAN PUBLIK, DAN KOMPLEKSITAS OPERASI TERHADAP AUDIT DELAY: AUDIT DELAY Amanda Priscilia; Yunita Kurnia Shanti
JEKOS (Jurnal Ekonomi Dan Sosial) Vol. 3 No. 2 (2026): My Jurnal Agustus 2026
Publisher : Yayasan Kayyis Mulia Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  This study aims to examine the effect of audit tenure, firm size, public ownership, and operational complexity on audit delay. The research employs a quantitative approach using secondary data obtained from the annual report of consumer cyclicals sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period of 2020-2024. The population of this study consisted of 164 companies. The sample was selected using a purposive sampling methode, resulting in 50 companies that met the predetermined criteria. With an observation period of five years, the study obtained a total of 250 observations. The data ware analyzed using panel data regression with the assistance of EViews 12 software. The result indicate that audit tenure, firm size, public ownership, and operational complexity simultaneously affect audit delay. Partially, audit tenure dan public ownership have a significant effect on audit delay. Meanwhile, firm size and operational complexity do not have a significant effect on audit delay.   Keywords:    Audit tenure, Firm size, Public Ownership, Operational Complexity, Audit delay