Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Perilaku Lentur Balok Finger Jointed Laminated Board (FJLB) Kayu Karet (Hevea Brasiliensis) Shulhan, M. Afif; Awaludin, Ali; Nugroho, Maris Setyo; Octavia, Sherly
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 2 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v28i2.45714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku lentur balok FJLB (finger jointed laminated board) kayu Karet sebagai komponen struktur bangunan. Penelitian dijalankan melalui pendekatan eksperimen dan analisis numerik terhadap enam buah spesimen balok FJLB dengan dimensi penampang 100 mm x 150 mm dan panjang 2850 mm. Eksperimen terdiri dari pengujian spesimen skala kecil (BS-373:1957) dan uji lentur empat titik (EN-408) dengan dua orientasi penampang yang berbeda (flatwise dan edgewise). Analisis numerik dilaksanakan menggunakan analisis elemen hingga 2-D yang dikembangkan pada program MATLAB berdasarkan asumsi plane stress. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa beban lentur maksimum pada balok dengan orientasi edgewise mencapai 24,6 kN, lebih tinggi daripada balok dengan orientasi flatwise sebesar 19,7 kN. Meskipun demikian, tegangan lentur (modulus of rupture) kedua orientasi balok tidak berbeda signifikan. Semua benda uji balok mengalami kegagalan yang getas (brittle failure) yang disebabkan kegagalan perekat (glueline) antar lamina atau pada finger joint. Hasil dari pengukuran regangan pada tengah bentang menunjukkan bahwa balok FJLB mengalami kegagalan dengan respon elastik. Hal ini divalidasi analisis numerik.
TAHANAN LATERAL SAMBUNGAN GESER GANDA KAYU KARET FJLB – PELAT BESI DENGAN ALAT SAMBUNG BAUT Octavia, Sherly; Awaludin, Ali Awaludin; Wusqo, Urwatul
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 6, No 1 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1298.189 KB) | DOI: 10.20961/jrrs.v6i1.62337

Abstract

Rumah Instan Kayu (RIKA) merupakan salah satu rumah tahan gempa yang direkomendasikan untuk percepatan perbaikan pembangunan rumah terdampak bencana memiliki tantangan terutama dalam penyediaan material kayu. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan menggunakan material Finger Joint Laminated Board (FJLB) sebagai komponen struktur. Untuk desain bangunan tahan gempa, salah satu komponen yang perlu ditinjau dengan teliti adalah komponen sambungan. Pada penelitian ini, tahanan lateral dari sambungan FJLB dengan baja akan dikaji. Alat sambung yang digunakan adalah baut. Sambungan diuji dengan menggunakan beban monotonik pada arah sejajar serat dan tegak lurus serat. Hasil pengujian pada 12 benda uji dengan standar ASTM D-5764-97a kemudian dibandingkan dengan hasil perhitungan manual menggunakan teori European Yield Model (EYM) yang tertera pada Eurocode 5. Dari pengujian, didapatkan rata-rata nilai tahanan lateral per baut adalah sebesar 18,63 kN (sambungan sejajar serat) dan 15,22 kN (sambungan tegak lurus serat). Rasio antara nilai tahanan lateral hasil pengujian dan perhitungan manual menggunakan teori EYM mendekati nilai 1, dimana sebagian besar mode kegagalan sambungan dari hasil pengujian mendekati mode kegagalan sambungan secara teoritis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa aplikasi teori EYM pada sambungan FJLB dengan baja menggunakan alat sambung baut masih cukup relevan dan memberikan hasil yang cukup dekat dengan hasil pengujian.